Timnas U-19 Butuh Suporter, Bukan Penonton

Editor Bolanet | 10 September 2013 06:32
Timnas U-19 Butuh Suporter, Bukan Penonton
Timnas U-19 butuh suporter. AFP
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri berharap masyarakat di sekitar Sidoarjo dan Gresik untuk datang langsung menyaksikan timnya berjuang di Piala AFF U-19. Bukan sebagai penonton, melainkan suporter.

Hal itu diungkapkan Indra ketika ditanya perihal demam panggung anak asuhnya jika bermain di hadapan ribuan penonton. Kalau yang datang itu suporter malah bagus bagi anak-anak. Suporter lho ya, beda dengan penonton, ujarnya Selasa (11/9).

Demam panggung memang pantas dikhawatirkan bagi skuat yang ingin dijuluki Garuda Jaya itu. Sebab, dari sembilan kali ujicoba Timnas U-19 selama ini hampir tak pernah disaksikan ribuan penonton. Begitu pun saat sebagian besar dari skuat ini menjadi juara dua kali berturut-turut di HKFA Youth Tournamen. Mereka berjuang tanpa ribuan suporter.

Indra pun kemudian menyanjung loyalitas suporter Timnas U-19 saat beruji coba dengan Uni Emirat Arab lalu. Meski pihak lawan tak memperbolehkan penonton masuk, suporter Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang rata-rata mengaku Bonek itu tetap bisa mencari cara agar masuk Stadion Shah Alam.

Mereka harus perjalanan empat jam ke stadion. Namanya juga Bonek, entah bagaimana caranya mereka tetap bisa masuk stadion. Mereka kemudian saya perbolehkan ikut di bus tim, kenang Indra sambil tertawa.

Sementara itu, pada even Piala AFF U-19 2013 yang dibuka mulai kemarin, tetap diberlakukan tiket untuk masuk. Untuk kelas Belakang Gawang dikenai harga tiket sebesar Rp 20 ribu, kemudian Rp 50 ribu untuk kelas Utama dan Rp 75 ribu untuk harga tiket VIP. Timnas U-19 sendiri akan melakoni laga perdananya pada malam nanti di Gelora Delta Sidoarjo dengan meladeni Brunei Darussalam. [initial]

Baca Juga:

 (fjr/mac)

TAG TERKAIT

LATEST UPDATE