Timnas U-19 Laris Manis, Ini Komentar La Nyalla
Editor Bolanet | 27 Maret 2014 17:34
- Banyaknya perusahaan yang ingin menjadi sponsor bagi tim nasional Indonesia U-19, ditanggapi datar Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Matalitti.
Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut, tetap kepada keputusan awalnya untuk tidak mengeksploitasi Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan dengan hal-hal non teknis.
Saya bersyukur kalau banyak sponsor. Tapi saya tetap komit tidak akan melepas Timnas U-19 digunakan untuk dijadikan bintang iklan dan mengganggu pemain itu sendiri, kata La Nyalla.
Dilanjutkannya, menginstruksikan semua elemen di BTN serta pemain Timnas agar tetap fokus bekerja dengan memikirkan prestasi bukan memikirkan rayuan iklan walaupun diiming-imingi bantuan finansial.
Dapatkan dulu cita-cita dan target semuanya. Nanti setelah tercapai semua target, semua tujuan, semua program dan menjadi sebuah kebanggaan, baru BTN akan mempertimbangkan tawaran-tawaran iklan kepada pemain. Salah satu target yang harus tercapai adalah bisa masuk Piala Dunia U-20, tambahnya.
La Nyalla mengakui, jika sikapnya tersebut karena masih banyak yang harus diperjuangkan BTN. Selain itu, lantaran masih banyak hambatan-hambatan teknis maupun non teknis di depan yang harus dilalui bersama.
Kita sendiri sebagai manusia belum tahu akan ada hambatan apa, jadi jangan kita membuat hambatan itu sendiri dengan diganggu iklan-iklan. Saya harap semua harus fokus, tegasnya lagi.
Keputusan yang lebih mengejutkan dari BTN bukan hanya soal penolakan iklan kepada pemain muda Timnas. BTN di bawah komando La Nyalla ini juga sama sekali tidak mengemis uang pemerintah untuk membiayai Timnas senior, Timnas U-19 maupun timnas kelompok umur lainnya.
Masyarakat sudah tahu kami tidak dibantu pemerintah. Tapi masyarakat juga harus tahu, kalau kami memang tidak mau dibantu. Disini saya juga coba terapkan instruksi FIFA dimana pemerintah tidak boleh turut campur dalam sepak bola, urainya.
La Nyalla juga memberi nasehat bahwasannya kepada seluruh pemain, official maupun perangkat Timnas U-19 untuk tidak merasa bangga, sombong dan hebat dalam keadaan seperti ini. Karena hal tersebut, justru akan menjadi boomerang pada diri sendiri yang akan mengakibatkan kegagalan karena kesombongan.
Saya selalu tegaskan kepada pemain Timnas U-19, maupun kepada Indra Sjafri sebagai pelatih. Jika diri pemain maupun diri kita sendiri sudah merasa hebat, sudah merasa sempurna, maka itu menjadi awal dari kehancuran, bebernya.
Karena itu, saya tidak mau menimbulkan hambatan-hambatan baru dengan dipublikasikannya pemain Timnas dengan terlalu berlebihan. Salah satunya dengan menjadi bintang iklan. Pemain Timnas U-19 pemain muda, pemain yang harus terus merasakan bersyukur dan berjuang, pungkasnya. (esa/dzi)
Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut, tetap kepada keputusan awalnya untuk tidak mengeksploitasi Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan dengan hal-hal non teknis.
Saya bersyukur kalau banyak sponsor. Tapi saya tetap komit tidak akan melepas Timnas U-19 digunakan untuk dijadikan bintang iklan dan mengganggu pemain itu sendiri, kata La Nyalla.
Dilanjutkannya, menginstruksikan semua elemen di BTN serta pemain Timnas agar tetap fokus bekerja dengan memikirkan prestasi bukan memikirkan rayuan iklan walaupun diiming-imingi bantuan finansial.
Dapatkan dulu cita-cita dan target semuanya. Nanti setelah tercapai semua target, semua tujuan, semua program dan menjadi sebuah kebanggaan, baru BTN akan mempertimbangkan tawaran-tawaran iklan kepada pemain. Salah satu target yang harus tercapai adalah bisa masuk Piala Dunia U-20, tambahnya.
La Nyalla mengakui, jika sikapnya tersebut karena masih banyak yang harus diperjuangkan BTN. Selain itu, lantaran masih banyak hambatan-hambatan teknis maupun non teknis di depan yang harus dilalui bersama.
Kita sendiri sebagai manusia belum tahu akan ada hambatan apa, jadi jangan kita membuat hambatan itu sendiri dengan diganggu iklan-iklan. Saya harap semua harus fokus, tegasnya lagi.
Keputusan yang lebih mengejutkan dari BTN bukan hanya soal penolakan iklan kepada pemain muda Timnas. BTN di bawah komando La Nyalla ini juga sama sekali tidak mengemis uang pemerintah untuk membiayai Timnas senior, Timnas U-19 maupun timnas kelompok umur lainnya.
Masyarakat sudah tahu kami tidak dibantu pemerintah. Tapi masyarakat juga harus tahu, kalau kami memang tidak mau dibantu. Disini saya juga coba terapkan instruksi FIFA dimana pemerintah tidak boleh turut campur dalam sepak bola, urainya.
La Nyalla juga memberi nasehat bahwasannya kepada seluruh pemain, official maupun perangkat Timnas U-19 untuk tidak merasa bangga, sombong dan hebat dalam keadaan seperti ini. Karena hal tersebut, justru akan menjadi boomerang pada diri sendiri yang akan mengakibatkan kegagalan karena kesombongan.
Saya selalu tegaskan kepada pemain Timnas U-19, maupun kepada Indra Sjafri sebagai pelatih. Jika diri pemain maupun diri kita sendiri sudah merasa hebat, sudah merasa sempurna, maka itu menjadi awal dari kehancuran, bebernya.
Karena itu, saya tidak mau menimbulkan hambatan-hambatan baru dengan dipublikasikannya pemain Timnas dengan terlalu berlebihan. Salah satunya dengan menjadi bintang iklan. Pemain Timnas U-19 pemain muda, pemain yang harus terus merasakan bersyukur dan berjuang, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
-
Bernardo Silva Harus Starter!
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:16
-
Real Madrid dan Catatan Historis yang Mengancam Peluang Juara Mereka
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:12
-
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:07
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Tak Malu Akui Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 22 September 2026, 23:30
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





