Timnas U-19 Petik Pelajaran Mental di Brunei
Editor Bolanet | 19 Agustus 2014 21:43
- Walau babak belur di Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014, Brunei Darussalam, pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengaku mendapat banyak pelajaran. Terutama dari sisi mental.
Skuat Garuda Jaya hanya berhasil meraih satu kali kemenangan dari lima kali laga Grup B. Kemenangan didapat di laga terakhir melawan Singapura U-21. Satu laga lain kontra Malaysia, berakhir imbang. Sementara tiga lainnya, masing-masing melawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja, berkesudahan dengan kekalahan.
Meski begitu, kami mendapat banyak pelajaran dari HBT. Hampir semua tim termasuk Indonesia memperoleh pengalaman dari sisi mental, terang Indra Sjafri.
Moral kami juga, bagaimana pemain bisa keluar dari tekanan dan kekalahan. Itu yang akan terus kami perbaiki sebagai pelatih dan melanjutkannya di Jakarta, sambungnya.
Hal tersebut, diharapkan Indra, dapat menebalkan kepercayaan diri para pemain saat tampil di Piala Asia U-19, Oktober 2014. Sebab menurut Indra, di situlah pertarungan utamanya.
Pemain dalam performa di pertandingan kelima dan mampu mencetak gol. Kemenangan telak itu diharapkan mengangkat motivasi pemain setelah menuai hasil buruk di empat laga penyisihan Grup B HBT, tuntasnya.
(esa/fjr)
Skuat Garuda Jaya hanya berhasil meraih satu kali kemenangan dari lima kali laga Grup B. Kemenangan didapat di laga terakhir melawan Singapura U-21. Satu laga lain kontra Malaysia, berakhir imbang. Sementara tiga lainnya, masing-masing melawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja, berkesudahan dengan kekalahan.
Meski begitu, kami mendapat banyak pelajaran dari HBT. Hampir semua tim termasuk Indonesia memperoleh pengalaman dari sisi mental, terang Indra Sjafri.
Moral kami juga, bagaimana pemain bisa keluar dari tekanan dan kekalahan. Itu yang akan terus kami perbaiki sebagai pelatih dan melanjutkannya di Jakarta, sambungnya.
Hal tersebut, diharapkan Indra, dapat menebalkan kepercayaan diri para pemain saat tampil di Piala Asia U-19, Oktober 2014. Sebab menurut Indra, di situlah pertarungan utamanya.
Pemain dalam performa di pertandingan kelima dan mampu mencetak gol. Kemenangan telak itu diharapkan mengangkat motivasi pemain setelah menuai hasil buruk di empat laga penyisihan Grup B HBT, tuntasnya.
(esa/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















