Turkmenistan Minta Maaf Buruknya Lapangan Mereka

Editor Bolanet | 26 Juli 2011 08:43
Turkmenistan Minta Maaf Buruknya Lapangan Mereka
Peltih Turkmenistan, Yazquly Hojagaldiyev © Bola/Egy
- Keluhan yang disampaikan oleh tim nasional Indonesia dan insan sepakbola tanah air atas buruknya kondisi lapangan milik tim nasional Turkmenistan, Ashkhabad Olympic Stadium, ditanggapi oleh Grigoryants Konstantine. Asisten pelatih tim nasional Turkmenistan tersebut mengungkapkan, kondisi lapangan yang bergelombang sehingga menimbulkan ketidaknyamanan seperti itu, sejatinya juga tidak diinginkan oleh pihaknya.

"Namun harus bagaimana lagi. Kondisi situasional yang memaksa kami demikian. Terlebih, FIFA dan AFC juga sudah memberikan izin kepada kami untuk terus menggelar pertandingan di stadion tersebut," lanjutnya kepada Bola.net, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Senin (25/7).

"Jika memang tidak berkenan dan masih menyisakan ganjalan, saya harap dibukakan pintu maaf," lanjutnya.

Konstantine juga mengungkapkan, hal tersebut terjadi lantaran kondisi cuaca di Turkmenistan yang sangat ekstrem, yakni mencapai 45 Derajat Celcius.

"Udara panas ini baru kami alami lagi. Sebelumnya memang pernah terjadi pada 10 tahun lalu, namun tidak sampai merusak lapangan hingga seperti ini," ungkapnya.

Sempat sebelumnya, pelatih tim nasional Indonesia, Wim Rijsbergen mengaku terkejut melihat kondisi lapangan yang bergelombang serta rumput yang tidak rata, saat menjalani putaran pertama Pra-Piala Dunia 2014, di Turkmenistan pada 23 Juli, lalu. Kondisi lapangan yang buruk menyulitkan gaya permainan tim nasional Indonesia yang mengandalkan bola-bola pendek menyusur tanah.

Beruntung, Firman Utina dan kawan-kawan tetap semangat menjalani pertandingan hingga akhirnya mampu mengimbangi Turkmenistan dengan skor 1-1. Gol tim nasional Merah Putih dicetak M.Ilham pada menit ke-29 dan gol dari Turkmenistan dicetak oleh Vyancheslav Nikolaevic Krendelyov pada menit ke-11.

Sementara itu, Stadion Ashkhabad Olympic Stadium, memiliki kapasitas 60 ribu penonton dan baru dibangun sejak medio 2003. Pada awal berdirinya, kapasitas stadion hanya mampu menampung 35 ribu penonton. Namun, usia menjalani renovasi pada 2007, akhirnya kapasitas stadion mengalami peningkatan jumlah daya tampung hingga 60 ribu. [initial]

KUALIFIKASI PPD - Tantang Indonesia, Turkmenistan Tanpa Krendelyov (esa/fjr)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE