1,5 Tahun di Old Trafford, Zlatan Ibrahimovic Bikin Manchester United Menderita
Serafin Unus Pasi | 10 Maret 2021 20:00
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Scott McTominay. Ia menyebut bahwa Zlatan Ibrahimovic membuat timnya 'menderita' saat ia masih menjadi bagian dari Setan Merah.
Zlatan bergabung dengan Manchester United di tahun 2016 silam. Di musim perdananya, ia menjadi top scorer Setan Merah dan membantu United memenangkan Liga Europa dan Carabao Cup.
Sang striker memutuskan pindah klub di Januari 2018. Ia meninggalkan MU dan bergabung dengan LA Galaxy, sebelum akhirnya ia memperkuat mantan klubnya, AC Milan di tahun lalu.
MU berpotensi bereuni dengan Ibrahimovic setelah hasil undian babak 16 besar Liga Europa mempertemukan mereka dengan wakil Italia itu. Scott McTominay mengaku punya kenangan khusus dengan Zlatan.
Simak penuturan McTominay di bawah ini.
Kejam dan Vokal
Menurut McTominay, Zlatan menjadi sosok yang dominan di ruang ganti MU pada saat itu. Ia disebut sangat vokal ketika mengutarakan pendapatnya.
"Dia [Zlatan] adalah sosok yang kejam, dan saya tidak mau mengatakan lebih banyak mengenai hal itu,"
"Dia sosok yang profesional dan juga pekerja keras. Ia menjadi soosk yang krusial di ruang ganti kami, di mana ia adalah sosok yang sangat vokal,"
Bikin Menderita
McTominay membeberkan bahwa kehadiran Zlatan di skuat Manchester United memang membawa dampak yang besar. Namun ia menyebut bahwa timnya sering dibuat 'menderita' oleh sang striker gaek.
"Dia adalah sosok yang kejam dalam konteks bagaimana ia selalu ingin menang. Jika anda tidak memiliki visi yang sama dengannya, maka anda tidak akan meraih kesuksesan bersamanya,"
"Dia akan membuat segalanya menjadi sulit jika anda bermalas-malasan. Jadi anda harus bekerja keras untuk menghadirkan kemenangan bagi tim, jika tidak anda akan merasakan momen yang berat,"
Sangat Hormat
McTominay sendiri mengaku senang bisa bekerja sama dengan Zlatan. Ia menilai sang striker adalah teladan yang bagus bagi timnya.
"Saya pribadi menyukai orang-orang seperti Zlatan. Ia memiliki karir yang legendaris, dan saya hanya punya pujian yang besar untuk mendeskripsikannya,"
"Dia memang terkadang menjadi sosok yang menyebalkan, namun itu adalah sesuatu yang positif. Karena saya juga bisa menjadi sosok yang menyebalkan juga," ujarnya.
Harap-Harap Cemas
AC Milan masih berharap Zlatan bisa bermain melawan Manchester United.
Mereka masih menunggu hasil pemeriksaan terbaru cedera sang striker.
(UEFA)
Baca Juga:
- Terabaikan di Chelsea, Manchester United Bakal Comot Christian Pulisic?
- Gara-gara Ini, Daniel James Dapat Olokan dari Luke Shaw
- Eric Bailly Gelar Pertemuan Empat Mata dengan Solskjaer, Apa yang Dibahas?
- Manchester United vs AC Milan: Ketika Old Trafford Menjadi Kanvas Lukisan Spektakuler Mahakarya Kaka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





