5 Pelajaran dari Laga Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Lautaro Masih Pemain Penting
Aga Deta | 18 Agustus 2020 08:54
Bola.net - Inter Milan masih terlalu kuat untuk Shakhtar Donetsk. Nerazzurri mengalahkan wakil Ukraina itu dengan skor telak 5-0 di semifinal Liga Europa.
Inter menghadapi Shakhtar di Dusseldorf Arena, Selasa (18/8/2020) dini hari WIB. Tim asuhan Antonio Conte itu mencetak gol pertama melalui Lautaro Martinez.
La Beneamata kemudian menggandakan skor lewat Danilo D'Ambrosio. Tiga gol selanjutnya dicetak oleh Lautaro Martinez lagi dan brace dari Romelu Lukaku.
Dengan kemenangan ini, Inter melaju ke final Liga Europa. La Beneamata selanjutnya akan menghadapi wakil Spanyol, Sevilla, yang sebelumnya sukses menyingkirkan Manchester United.
Lantas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel Inter Milan vs Shakhtar Donetsk? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Inter Mampu Manfaatkan Kesalahan Shakhtar

Shakhtar Donetsk sejatinya unggul dalam penguasaan bola. Mereka menguasai hingga 63 persen ball possession.
Namun, anak asuh Luis Castro itu kerap melakukan sejumlah kesalahan individual. Hal itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Inter Milan.
Tiga dari lima gol Nerazzurri berawal dari kesalahan umpan atau penguasaan bola para pemain Shakhtar. Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku tidak menyia-nyiakan peluang tersebut.
Lukaku Belum Berhenti Mencetak Gol

Lukaku kembali mencetak gol untuk Inter Milan. Tak tanggung-tanggung, bomber asal Belgia itu memborong dua gol sekaligus ke gawang Shakhtar Donetsk.
Lukaku tak pernah absen mencetak gol pada lima laga yang sudah dimainkan Inter Milan di Liga Europa. Dengan demikian, ia sudah mencetak 33 gol untuk Intr di berbagai kompetisi.
Mantan pemain Manchester United itu semakin mengukuhkan dirinya sebagai striker yang mematikan. Ia bisa diandalkan ketika Inter sedang membutuhkan gol.
Lautaro Masih Pemain Penting

Penampilan Lautaro Martinez terlihat menurun setelah lockdown. Hal itu membuat pemain asal Argentina tersebut kerap mendapat kritik.
Namun, Lautaro berhasil membuktikan bahwa dirinya masih tetap berbahaya di depan gawang. Ia memborong dua gol sekaligus ke gawang Shakhtar Donestsk.
Kini Lautaro sudah mencetak 21 gol untuk Inter di semua kompetisi. Setelah tampil cemerlang melawan Shakhtar, pemain berusia 22 tahun ini jelas menjadi andalan Inter di final Liga Europa.
Final Eropa Pertama Setelah 10 Tahun

Kesuksesan menembus final Liga Europa patut dirayakan oleh Inter Milan. Ini menjadi final pertama Inter di kompetisi Eropa sejak 10 tahun lalu.
Inter terakhir kali maju ke final kompetisi Eropa pada musim 2009/2010. Saat itu La Beneamata menjadi juara Liga Champions bersama Jose Mourinho.
Setelah sedekade, Inter akhirnya kembali bermain di final kompetisi Eropa. Bedanya, kali ini ke final Liga Europa, bukan Liga Champions.
Inter Sudah Ditunggu Lawan Sulit

Banyak yang menyebut final paling ideal dari Liga Europa musim ini adalah Inter Milan vs Manchester United. Namun, Sevilla bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Sevilla adalah pemegang rekor gelar juara Liga Europa. Sejauh ini, klub Spanyol itu telah lima kali juara, lebih banyak daripada klub-klub lainnya.
Klub asal Andalusia tersebut terakhir kali menjadi juara Liga Europa pada musim 2015/2016. Inter wajib waspada karena klub yang diasuh Julen Lopetegui tersebut cukup berpengalaman di Liga Europa.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Juga:
- Performa Apik Danilo D'Ambrosio yang Bisa Bikin Achraf Hakimi jadi Cadangan di Inter Milan
- Terbaik dan Terburuk di Laga Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Lautaro Martinez Sempurna
- Statistik Romelu Lukaku vs Manchester United: 4 Shots 2 Gol vs 20 Shots 1 Gol Penalti
- Antonio Conte Tegaskan Inter Tak Gentar Hadapi Sevilla yang Langganan Juara
- Antonio Conte: Performa Super Inter Bikin Shakhtar Seperti Tim Kacangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41












