Bantu Manchester United Menang Besar, Fred Tetap tak Lolos dari Kritikan Pedas
Yaumil Azis | 30 April 2021 09:50
Bola.net - Legenda Manchester United, Paul Scholes, tak kuasa menahan kritikan untuk Fred yang bermain sampai menit ke-83. Baginya, gelandang berdarah Brasil tersebut turut memiliki andil dalam gol kedua AS Roma.
Gol tersebut membuat Giallorossi sempat unggul 2-1 atas the Red Devils ketika kedua tim bertemu di Old Trafford dalam rangka laga leg pertama babak semifinal Liga Europa, Jumat (30/1/2021). Satu gol Manchester United dicetak oleh Bruno Fernandes.
Roma menutup babak pertama dengan dua gol dari Lorenzo Pellegrini dan Edon Dzeko. Sekilas mereka nampak akan menang dalam pertandingan tersebut. Namun hasil akhirnya berkata lain.
Manchester United menggila di babak kedua. Bruno Fernandes berhasil mencetak gol keduanya, dan Edinson Cavani juga sukses mengantongi brace. Dua gol lain dari Mason Grenwood dan Paul Pogba membuat the Red Devils menang telak 6-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kritikan Pedas untuk Fred
Penampilan Manchester United di babak kedua mendekati kata sempurna, namun tidak dengan babak pertama. Scholes mampu menyoroti beberapa nama yang dirasanya tampil di bawah standar mantan klubnya tersebut.
Salah satunya adalah Fred. Di mata Scholes, Fred seharusnya bisa menghentikan terjadinya gol kedua. Akan tetapi, mantan pemain Shakhtar Donetsk tersebut justru membiarkannya.
"Itulah seharusnya gunanya Fred di tim ini, dia ada di tim untuk menghentikan hal semacam ini. Menghentikan gelandang terbaik mereka untuk bermain di belakang mereka [pertahanan United]. Fred... tolong hentikan itu," ujarnya kepada BT Sport.
"Dia tidak berkontribusi apapun kepada lini depan dan tugasnya yang paling absolut adalah menghentikan hal semacam ini. Dan dia membiarkannya," lanjutnya.
Kritikan Scholes Lainnya
Sebelum pertandingan dimulai, Scholes sempat mengkritik pemilihan pemain Ole Gunnar Solskjaer untuk starting XI the Red Devils. Menurutnya, salah satu dari Fred atau Scott McTominay tidak seharusnya dimainkan di laga ini.
"Anda tidak bermain melawan Manchester City di sini, di mana saya mengharapkan anda memaikan dua gelandang bertahan," kata pria yang juga pernah menjadi pelatih Oldham Athletic dan Salford City tersebut.
"Anda akan membutuhkan penguasaan bola yang lebih besar, anda bisa menurunkan gelandang serang tambahan. Mainkan Paul sebagai gelandang, dia bisa bekerja sama dengan Bruno sebagai No.10 sepanjang hari," pungkasnya.
Apapun kritikan Scholes, pada akhirnya Manchester United bisa meraih kemenangan dengan skor telak 6-2. Hasil ini jadi modal yang sangat penting buat the Red Devils, sebab mereka hanya perlu hasil imbang di leg kedua untuk melaju ke final.
(BT Sports)
Baca Juga:
- 5 Pelajaran Manchester United vs AS Roma: The Red Devils Comeback Lagi!
- Gokil! Hajar AS Roma, Manchester United dan Edinson Cavani Catat Rekor Mengesankan
- Hasil Semifinal Liga Europa: Beda Nasib 2 Mantan di Laga MU dan Arsenal
- Pemenang dan Pecundang Manchester United vs AS Roma: Kenalkan, Namanya Solskjaer!
- Belum Puas, Bruno Fernandes Ingin Pecahkan Rekor 32 Gol!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa MU Kalahkan Fulham, Casemiro Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Setan Merah
Liga Inggris 2 Februari 2026, 10:08
-
Nyaris Imbang tapi Bisa Menang, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 09:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 09:28
-
Prediksi Udinese vs Roma 3 Februari 2026
Liga Italia 2 Februari 2026, 08:56
LATEST UPDATE
-
Nonton Arema FC vs Persijap Sore Ini: Jadwal dan Live Streaming BRI Super League
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 14:06
-
Real Madrid Menang di Menit 90+10, Alvaro Arbeloa Puji Magis Bernabeu
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:52
-
Newcastle Coba Bajak Brahim Diaz dari Real Madrid, Digoda 60 Juta Euro?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 13:45
-
So Sweet! Gresini Justru Bangga Alex Marquez Digosipkan Bakal Pindah Tim di MotoGP 2027
Otomotif 2 Februari 2026, 13:43
-
Alex Marquez Soal Dapat Motor Pabrikan Ducati di MotoGP 2026: Ini Motivasi, Bukan Beban
Otomotif 2 Februari 2026, 13:25
-
Frenkie de Jong, Kapten dan Penguasa Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:10
-
Lamine Yamal Versi Paling Mematikan
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:02
-
Harapan Inter Milan Reuni dengan Ivan Perisic Pupus
Liga Italia 2 Februari 2026, 12:57
-
Lamine Yamal Samai Torehan Gol Diego Maradona di Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:56
-
Start Kurang Mulus di Putaran II, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa ke Final Four Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 12:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57






