Dipecundangi Beer-Shava, Inter Milan Diminta Tak Cari-cari Alibi
Editor Bolanet | 16 September 2016 11:00
Pada pertandingan pertama fase grup Liga Europa tersebut, Inter Milan secara mengejutkan kalah di kandang sendiri dari tim wakil Israel itu. Dua gol yang jadi mimpi buruk Inter datang melalu gol Miguel Vitor pada menit ke-54 dan Maor Bar Buzaglo pada menit ke-69.
Kami harus banyak bekerja, kami sedikit di belakang bentuk terbaik kami, tapi kami memberikan segalanya. Kami adalah Inter dan tak harus mencari alibi, jadi saya mungkin tak seharusnya mengatakan itu. Bila anda tak memenangkan pertandingan, anda harus setidaknya tidak kalah, ujarnya.
Pelatih tiba begitu terlambat dan kami mencoba untuk memulihkan waktu yang hilang. Tak pernah mudah bagi pemain untuk mendapatkan pemahaman ide dari pelatih baru dengan jadwal yang padat dan sedikit waktu untuk berlatih. Kami akan melihat di akhir, tapi dalam hal apapun kami tak seharusnya kalah pada laga ini, sambungnya.
Saya benar-benar tak bisa mengatakan apa masalahnya. Saya tak berpikir ada pilihan pertama atau kedua dari tim ini, karena semua bekerja keras untuk memberikan yang terbaik, tandasnya.[initial]
BACA JUGA:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
-
Hasil Inter vs Genoa: Respons Sempurna atas Kegagalan di Eropa
Liga Italia 1 Maret 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Arsenal Ungguli AC Milan Dalam Perburuan Gelandang Bayern, Leon Goretzka
Liga Inggris 3 Maret 2026, 11:45
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24














