Komentar Pedas Paul Scholes untuk MU: Lolos sih, Tapi Tidak Bermain Istimewa
Asad Arifin | 19 Maret 2021 11:30
Bola.net - Sukses Manchester United lolos ke perempat final Liga Europa tidak membuat Paul Scholes memberi pujian. Sebab, Scholes menilai tim racikan Ole Gunnar Solskjaer itu tidak tampil istimewa.
United berjumpa AC Milan pada babak 16 Besar Liga Europa musim 2020/2021. Pada duel leg kedua, yang digelar Jumat (19/3/2021) dini hari WIB, United menang dengan skor 1-0.
Satu-satunya gol yang tercipta pada duel di San Siro itu diciptakan Paul Pogba pada menit ke-48.
United melenggang ke perempat final karena unggul agregat 2-1 atas Milan. Pasalnya, duel leg pertama yang digelar di Old Trafford berakhir dengan skor imbang 1-1.
Tidak Istimewa
Paul Scholes menilai United hanya sekadar lolos ke perempat final saja. Pada laga kedua melawan Milan, sang legenda tidak melihat performa yang bagus ditampilkan Bruno Fernandes dan kolega.
"Ya, mereka telah menyelesaikan pekerjaannya [lolos ke perempat final]. Saya tidak berpikir mereka bermain istimewa pada malam itu," ucap Scholes kepada BT Sport.
"Pemain itu [Paul Pogba] benar-benar membuat perbedaan. Bukan hanya karena golnya, tapi saya pikir dia menginspirasi semua pemain," sambung Scholes.
Pogba baru dimainkan pada awal babak kedua. Dia menggantikan Marcus Rashford yang mengalami cedera. Pogba sendiri baru sembuh dari cedera otot paha yang didapat pada awal Februari 2021 lalu.
Paul Pogba Sangat Bagus
Masuknya Paul Pogba memang memberi efek besar bagi United. Pemain asal Prancis itu mampu melepas tiga tendangan dan mengkreasi dua peluang untuk United. Dia memberi banyak opsi bagi lini serang United.
"Pekerjaan selesai dan lolos ke perempat final," kata Scholes.
"Pogba sangat bagus saat dia masuk. Masuk ke posisi sebelah kiri. Dia menunjukkan kualitas secara langsung sejak awal dan membuat semua orang bersemangat. Dia berbeda. Dia bisa menciptakan peluang. Dia bisa mencetak gol," puji Scholes.
Sumber: BT Sport
Baca Ini Juga:
- Luke Shaw Kembali ke Timnas Inggris Sejak November 2018
- Kasus Kai Havertz Bikin Rio Ferdinand teringat Berbatov, Kok Bisa?
- Manchester United Tanpa Bruno Fernandes? Bolt: Goyah, Tidak Seperti Sebuah Tim
- Bukan Pemimpin, Aubameyang Jadi Kapten Arsenal Cuma karena Jago Bikin Gol?
- Kai Havertz Masih Bisa 10 Kali Lebih Baik Lho, Chelsea!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









