Liga Europa: 5 Faktor Yang Bisa Membuat Inter Milan Singkirkan Bayer Leverkusen
Asad Arifin | 10 Agustus 2020 15:50
Bola.net - Inter Milan melawan Bayer Leverkusen di babak perempat final Liga Europa 2019/20, Selasa (11/8/2020) di Venue Merkur Spiel-Arena. Laga ini bakal seru karena kekuatan kedua tim cukup berimbang.
Inter dan Leverkusen sama-sama merupakan 'lulusan' fase grup Liga Champions musim ini. Inter kalah bersaing dengan Barcelona dan Borussia Dortmund, sedangkan Leverkusen kalah bersaing dengan Juventus dan Atletico Madrid.
Inter musim ini sudah menghadapi klub Jerman, yakni Dortmund. Leverkusen juga telah melawan klub Italia, yakni di fase grup Liga Champions, menghadapi Juventus.
Di babak sebelumnya, Inter mengalahkan Getafe 2-0 lewat gol-gol Romelu Lukaku dan Christian Eriksen. Sementara itu, Leverkusen menyingkirkan Rangers dengan agregat 4-1, usai menang 1-0 lewat gol tunggal Moussa Diaby di leg kedua.
Inter memiliki skuad yang berkualitas. Namun, Leverkusen juga memiliki pemain-pemain hebat, seperti Kai Havertz, Sven Bender, hingga Kevin Volland.
Lantas, faktor apa yang bisa membuat Inter Milan menyingkirkan Bayer Leverkusen? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Waspadai Sayap Leverkusen

Peter Bosz memakai formasi 4-2-3-1 sebagai pilihan utama. Selain Kai Havretz, pelatih asal Belanda itu juga bertumpu pada pemain sayap yang punya kecepatan tinggi di lini serang.
Nama seperti Leon Bailley dan Moussa Diaby menjadi andalan di sisi sayap. Keduanya masih muda, cepat, dan punya skill olah bola yang bagus. Tentu saja ini bisa membuat Inter Milan kelabakan.
Sebab, Inter Milan punya dua bek sayap yang sudah tua yakni Antonio Candreva dan Ashley Young. Harus ada pemain yang membantu tugas mereka. Stefan de Vrij, Milan Skriniar, Diego Godin atau Alessandro Bastomi harus tampil maksimal ketika dimainkan.
Pengalaman Ashley Young

Ashley Young bisa menjadi faktor yang penting bagi Inter Milan. Sejak bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer Januari 2020 lalu, Ashley Young langsung mendapat tempat di tim utama.
Secara teknis, Ashley Young adalah pemain yang sesuai dengan skema 3-5-2 racikan Antonio Conte. Dia punya crossing akurat dan mampu menyelesaikan peluang menjadi gol karena pernah berperan sebagai winger.
Namun, bukan faktor itu yang bisa membuat Ashley Young menjadi 'monster' untuk Leverkusen. Ashley Young punya pengalaman membawa Manchester United juara Liga Europa dan dia bisa membantu membangun mental Inter Milan.
Berharap Gol Romelu Lukaku

Romelu Lukaku menemukan musim terbaiknya di Inter Milan, setelah gagal bersinar di Manchester United musim 2018/2019 lalu. Romelu Lukaku kembali menjadi pemain yang haus gol dan sangat tajam.
Romelu Lukaku begitu dimanjakan dalam skema bermain Inter Milan. Ashley Young dan Antonio Candreva siap melayaninya dengan umpan crossing. Romelu Lukaku punya tubuh dan kemampuan duel udara sangat baik.
Romelu Lukaku juga bisa melewati lawan dengan dribble-nya. Umpan terobosan dari Christian Eriksen dan Nicolo Barella bakal menjadi momen berbahaya jika ada Romelu Lukaku yang mengejarnya.
Matikan Kai Havertz

Kai Havertz telah menjadi pemain paling penting secara individu di Bayer Leverkusen. Serangan tim asuhan Peter Bosz sangat bergantung pada kreativitas dan ketajaman pemain 21 tahun.
Menghentikan Kai Havertz bukan perkara yang mudah bagi Inter Milan. Sebab, dia adalah pemain yang lengkap. Kai Havertz bisa mencari bola dari lini tengah atau menunggu di kotak penalti.
Namun, Inter Milan punya pemain bertahan dengan jam terbang tinggi seperti Diego Godin. Dia mungkin tidak secepat Kai Havertz, tetapi punya kemampuan membaca permainan dan gerak penyerang lawan dengan sangat baik.
Siapkan Supersub

Inter Milan punya kedalaman skuad yang cukup bagus pada musim 2019/2020. Faktor ini bisa menjadi kunci pada laga penting seperti melawan Bayer Leverkusen di babak perempat final.
Antonio Conte punya banyak opsi dari bangku cadangan. Misalnya, andai duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez tidak bekerja dengan baik, masih ada Alexis Sanchez yang bisa diandalkan.
Pemain asal Chile itu bisa menjadi supersub jika dibutuhkan. Apalagi, dia dalam motivasi yang besar usai dibeli secara permanen oleh Inter Milan. Performanya juga cukup bagus pada musim ini.
Ingin tahu jadwal dan highlight pertandingan Liga Europa/Liga Champions lainnya? Klik di sini.
Baca Ini Juga:
FC Copenhagen Bukan Lawan yang Enteng, MU!
Legenda Inter Milan Anggap Manchester United Hanya Unggulan ke-3 di Liga Europa
Ole Gunnar Solskjaer: MU Masih Terlalu Dini Bicara Juara Liga Europa!
Potret-potret si Manis Aktris Telenovela Meksiko Pasangan Raul Jimenez
Jadwal dan Live Streaming Inter Milan vs Bayer Leverkusen di Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




