Manchester United Dijuluki Penalti FC, Robin van Persie: Itu Hal yang Bagus Kok!
Ari Prayoga | 14 Agustus 2020 02:50
Bola.net - Robin van Persie menganggap banyaknya penalti yang didapat mantan timnya, Manchester United musim ini merupakan hal yang wajar.
Sejauh ini Manchester United sudah mendapat 21 hadiah penalti dari wasit di semua kompetisi. Penalti teranyar lahir saat United berhadapan dengan FC Copenhagen, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB kemarin.
Penalti yang kemudian sukses dituntaskan Bruno Fernandes menjadi gol tersebut berandil mengantar Manchester United melaju ke semifinal Liga Europa.
Penilaian Robin van Persie
Banyak pihak menilai bahwa United kerap diuntungan dengan hadiah penalti ini sehingga dijuluki 'Penalti FC'. Namun, Van Persie tak sependapat dengan anggapan tersebut.
"Jika Anda mendapat 21 penalti dalam satu musim, itu menunjukkan bahwa Anda sering menyerang," ujar Van Persie kepada 90min.
"Mungkin beberapa dari hadiah itu bisa jadi bukan penalti, mungkin sedikit penuh tipu daya, meski demikian Anda menyerang dan dalam situasi di mana wasit bisa memberi penalti. Saya rasa mendapat banyak penalti adalah hal yang bagus," tambahnya.
Soal Gaya Penalti Bruno Fernandes
Lebih lanjut, Van Persie juga membahas Bruno Fernandes yang mengubah gaya penaltinya saat laga versus Copenhagen. Baginya, itu merupakan hal yang positif.
"Bruno Fernandes memiliki gaya yang sangat unik dalam menendang penalti, tetapi yang saya suka adalah dia mencampurkannya," tutur Van Persie.
"Dia tak hanya melakukan lompatan lucu itu, bagi saya itu sangat ane karena saya tak menendang penalti dengan cara seperti itu, tetapi dia sudah melakukannya sejak lama. Dia tak pernah gagal dalam empat tahun," imbuhnya.
"Yang saya suka dari laga versus Copenhagen adalah dia mengubah gayanya, kiper menungu dan dia pun bergerak dengan cepat. Itu juga menunjukkan bahwa dia adalah penendang penalti kelas dunia, karena Anda harus mencampurkannya," tukas Van Persie.
Ingin tahu jadwal dan highlight pertandingan Liga Europa lainnya? Klik di sini.
Sumber: 90min
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











