Manchester United vs AC Milan: Ketika Old Trafford Menjadi Kanvas Lukisan Spektakuler Mahakarya Kaka
Gia Yuda Pradana | 10 Maret 2021 16:29
Bola.net - AC Milan akan bertandang ke Old Trafford untuk menghadapi Manchester United pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa 2020/21, Jumat (12/3/2021). Memori indah dari sebuah mahakarya Kaka pun kembali muncul.
Kaka adalah salah satu pemain terbaik yang pernah memakai seragam Milan. Mantan bintang Brasil itu juga telah mencetak sederet gol indah sepanjang kariernya.
Satu yang sangat berkesan adalah golnya ke gawang Manchester United di leg pertama babak semifinal Liga Champions 2006/07 silam.
Manchester United menang 3-2, di mana Cristiano Ronaldo menyumbang satu gol, dan Wayne Rooney memborong dua. Namun, Milan membawa pulang dua gol tandang yang berharga.
Dua gol Milan itu semuanya diciptakan oleh Kaka. Dari dua gol itu, gol yang kedua diakui sebagai salah satu gol Liga Champions terbaik sepanjang masa.
Empat Sentuhan, Empat Pemain Dia Taklukkan

Kaka mencetak gol spektakuler itu cuma dengan empat sentuhan. Hanya dengan empat sentuhan, dia menaklukkan empat pemain lawan.
Empat pemain tersebut adalah gelandang Darren Fletcher, duo bek Gabriel Heinze dan Patrice Evra, serta penjaga gawang Edwin van der Sar.
Sentuhan pertama adalah sundulan meneruskan operan panjang dari kiper Dida untuk mengatasi Fletcher di sektor kiri.
Sentuhan kedua adalah untuk mengecoh Heinze sekaligus membawa bola ke tengah.
Sentuhan ketiga, lagi-lagi dengan kepala, adalah untuk menghindari Heinze dan terjangan Evra. Hasilnya, Heinze dan Evra bertabrakan, dan Kaka langsung berada dalam posisi bebas satu lawan satu dengan penjaga gawang.
Sentuhan keempat adalah penyelesaian akhir dengan sebuah placing dingin mendatar di samping kaki van der Sar yang berpostur tinggi.
Salah Satu Dari Lima Gol Favorit Kaka
Dalam satu wawancara dengan sebuah media Inggris pada tahun 2015 lalu, Kaka ditanya tentang lima gol terfavorit yang pernah diciptakannya.
Gol kontra Manchester United di Old Trafford itu termasuk salah satu di antaranya.
"Gol kedua di semifinal Liga Champions leg pertama melawan Manchester United adalah yang terbaik dalam karier saya," kata Kaka waktu itu.
"Ketika melihat operan panjang Dida, yang saya pikirkan hanyalah untuk mencoba melakukan sesuatu yang spesial. Bisa mencetak gol seperti itu di stadion Old Trafford dengan semua sejarahnya sungguh luar biasa."
Apa yang Terjadi Setelah Itu?

Milan kalah 2-3 di leg pertama. Namun, Milan mampu membalasnya di San Siro pada leg kedua.
Pasukan Carlo Ancelotti menang 3-0 melalui gol-gol Kaka, Clarence Seedord, serta Alberto Gilardino, dan memastikan kelolosan ke final. Mereka menyingkirkan tim besutan Sir Alex Ferguson itu dengan agregat 5-3.
Dalam partai final di Athena, Milan bertemu klub Inggris lainnya. Lawan Milan adalah Liverpool, yang dalam laga puncak di Istanbul dua tahun sebelumnya memberi mereka kenangan buruk dan tak terlupakan.
Milan menang 2-1 dan meraih titelnya yang ke-7. Kaka, yang merancang satu dari dua gol Filippo Inzaghi di final tersebut, menyabet gelar top scorer dengan torehan 10 golnya, sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim itu.
Itu adalah musim indah bagi Kaka, yang meraih medali juara Liga Champions pertamanya (sekaligus yang terakhir).
Dalam perjalanannya bersama Milan menuju tangga juara musim itu, dia bahkan menghasilkan sebuah mahakarya berupa 'lukisan' spektakuler dengan Old Trafford sebagai 'kanvasnya'.
Tebak Skor Manchester United vs AC Milan
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Manchester United Sudah Tidak Sabar Hadapi AC Milan
Manchester United vs AC Milan, Ini Kondisi Rebic dan Theo Hernandez
Manchester United vs AC Milan, Pioli: Ini Sulit tapi Menggairahkan
Manchester United vs AC Milan: Rashford Diragukan, Theo Hernandez Siap Tampil
Irene Gonzalez Toboso, Dokter Cantik Pendamping Mateo Musacchio
Kata-kata Romantis dan Penuh Cinta Cristiano Ronaldo Teruntuk Georgina
Antonela, Kehadirannya Selalu Membuat Messi Tersenyum Hangat
Cewek Bertato ini Adalah Kekasih Striker Brasil yang Main di Korea Selatan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







