Nasib Buruk Arsenal di Eropa, Unai Emery Tak Sanggup Mengubahnya
Asad Arifin | 30 Mei 2019 10:15
Bola.net - - Arsenal punya harapan besar untuk bisa mengakhiri peruntungan buruknya di pentas Eropa saat melaju ke final Liga Europa musim 2018/19 ini. Harapan itu cukup besar karena ada Unai Emery di kursi manajer.
Unai Emery bukan pelatih bisa. Dia punya karir yang gemilang, terutama saat berlaga di ajang Liga Europa. Pria asal Spanyol tersebut mampu meraih gelar juara Liga Europa sepanjang karir kepelatihannya.
Unai Emery menjadi juara Liga Europa saat masih melatih Sevilla. Tiga gelar juara beruntun diraih pada musim 2013/14, 2014/15 dan 2015/16 yang lalu. Pencapaian itu adalah sebuah rekor, hanya Emery yang bisa melakukannya.
Nah, tidak heran jika kemudian fans Arsenal punya harapan besar untuk jadi juara di Liga Europa musim ini. Namun, harapan memang tidak selalu berbanding lurus dengan kenyataan. Arsenal kembali menuai kecewa.
Pada laga final yang digelar di Stadion Olimpia Baku, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB, Arsenal kalah dengan skor 4-1. Arsenal gagal juara dan dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Unai Emery, yang punta rekor perkasa di Liga Europa, bahkan tidak mampu mengubah peruntungan buruk Arsenal di pentas Eropa. Arsenal untuk keempat kalinya gagal menjadi juara meski melaju ke final komptisi Eropa.
Simak catatan nasib buruk Arsenal di empat laga final kompetisi Eropa di bawah ini ya Bolaneters.
Nasib Buruk Arsenal di Eropa
Dalam 25 tahun terakhir, Arsenal mampu lolos ke empat laga final kompetisi di Eropa. Baik itu pada ajang Liga Europa, Liga Champions maupun kompetisi mayor lainnya. Cerita ini dimulai pada tahun 1995 yang lalu.
Pada tahun 1995, Arsenal melaju ke final UEFA Cup [sekarang bernama Liga Europa]. Arsenal berjumpa tim asal Spanyol, Real Zaragoza pada laga final di Parc des Princes. Tony Adams dan kawan-kawan kalah dengan skor 1-2 dari Zaragoza.
Lima tahun berselang, Arsenal kembali ke final UEFA Cup. Kali ini, The Gunners berjumpa Galatasaray pada laga di Parken Stadium. Arsenal yang kala itu sudah dilatih Arsene Wenger bermain imbang 0-0 pada waktu normal dengan Galatasaray.
Arsenal akhirnya kalah lewat babak adu penalti. Davor Suker dan Patrick Vieira gagal menjalankan tugas di babak adu penalti. Arsenal kalah dengan skor 4-1.
Selanjutnya, Arsenal kalah dengan skor 2-1 atas Barcelona pada laga final Liga Champions tahun 2006. Ketika itu, Arsenal harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-18 pasca kiper Jens Lehman mendapat kartu merah pada menit ke-18.
Tapi, Arsenal mampu unggul lebih dulu dari gol Sol Campbell pada menit ke-37. Namun, Arsenal babak belur di babak kedua. Gol dari Samuel Eto'o dan Juliano Belletti memberi kekalahan pada Arsenal dengan skor 2-1.
Dan, nasib buruk Arsenal pada laga final kembali terjadi di ajang Liga Europa musim 2018/19.
Hmmmm..... coba lagi musim depan ya The Gunners.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








