Parkir Bus dan Buang-buang Waktu Jose Mourinho Lawan Bayer Leverkusen Dianggap 'Taktik Kotor'
Asad Arifin | 19 Mei 2023 14:44
Bola.net - Jose Mourinho dinilai memakai taktik kotor saat AS Roma berjumpa Bayer Leverkusen pada leg kedua semifinal Liga Europa 2022/2023 hari Jumat (19/05/2023) dini hari WIB. Kerem Demirbay selaku penggawa Leverkusen tak senang dengan cara bermain Roma.
Hasil imbang tanpa gol di markas Bayer Leverkusen sudah cukup untuk membuat anak asuh Mourinho melenggang ke babak final kompetisi Europa kedua mereka secara beruntun. Sebelumnya, Roma berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 di Stadion Olimpiade pada leg pertama.
Penampilan solid Giallorossi sukses meredam serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tim berjuluk Werkself tersebut. Roma hanya melepas satu shots sepanjang laga, dengan 23 shots yang mengarah ke gawang mereka.
Seusai laga, salah satu pemain Leverkusen yakni Kerem Demirbay berbicara mengenai strategi yang diturunkan Mourinho guna menghadapi permainan timnya. Lantas, bagaimana komentar dan tanggapan pelatih dengan julukan The Special One tersebut? Simak penjelasan selengkapnya di bawah.
Mengkritik Taktik Parkir Bus Ala Mourinho
Sedari lama, Mourinho memang dikenal dengan strategi parkir busnya atau bertahan secara maksimal yang ia lakukan ketika timnya telah unggul. Mourinho terbukti melakukannya lagi pada leg kedua melawan Leverkusen dan sukses mengantarkan Roma ke babak final yang akan diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest, melawan penguasa Liga Europa, Sevilla.
Akan tetapi, Demirbay merasa permainan yang diusung Mourinho bukanlah apa yang timnya harapkan. Pelatih asal Portugal tersebut tidak seharusnya menampilkan strategi ‘buruk’ tersebut di kompetisi sebesar ini.
“Sangat disayangkan bahwa dalam sebuah semifinal di level setinggi ini, jenis permainan seperti ini dapat dihargai," ujar Demirbay dengan lemas.
"Mereka membuat segalanya menjadi sangat buruk pada akhirnya,” tambahnya kecewa.
Rasa Hormat kepada Mantan Anak Didiknya

Mourinho sendiri tampaknya tak terlalu memperdulikan komentar miring mengenai dirinya. Ia tetap menunjukkan rasa hormat kepada mantan anak asuhnya di Real Madrid dulu, yakni Xabi Alonso yang kini menangani Bayer Leverkusen.
Usai peluit panjang dibunyikan, Mourinho terlihat tak ikut berselebrasi ke dalam lapangan sebagai bentuk penghormatan pada rekannya tersebut.
"Sejujurnya, sangat sulit bagi saya untuk menghadapi teman-teman saya karena meskipun Anda mungkin lupa selama pertandingan, itu sulit setelahnya.”
"Saya tidak suka melakukan selebrasi di depan rekan-rekan saya dan orang yang melakukan pekerjaan luar biasa di luar sana, Xabi, adalah salah satu rekan saya. Itulah mengapa saya berjuang keras,” ucap Mourinho tegas.
Tinggal selangkah lagi persembahkan trofi ke hadapan publik Roma, mampukah Mourinho dan tim hentikan dominasi Sevilla di laga final Liga Europa 2022/2023? Menarik untuk disaksikan bersama.
Sumber: Metro, UEFA, Sofascore
Penulis: Vieri Firdausy Akhlaq (penulis adalah peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 4 Pemain yang Berjasa Besar Membawa Sevilla ke Final Liga Europa 2022/2023
- Jadwal Final Liga Europa 2022/2023: Sevilla vs AS Roma
- 4 Pemain dengan Kontribusi Besar yang Membawa AS Roma ke Final Liga Europa 2022/2023
- Menguasai Kompetisi Antarklub Eropa, Wakil Italia Ada di Mana-mana!
- Disingkirkan AS Roma-nya Jose Mourinho, Xabi Alonso: Memalukan, Tetapi Harus Terima
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Belum Menyerah, Coba Nego Lagi MU untuk Jasa Joshua Zirkzee
Liga Inggris 15 Januari 2026, 10:15
-
Rekap Hasil Bundesliga: Dortmund Bekuk Bremen, Laga Leverkusen Ditunda
Bundesliga 14 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Roma vs Torino: Gol Menit Akhir Ilkhan Hentikan Langkah Giallorossi
Liga Italia 14 Januari 2026, 05:07
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







