Review: Inter Milan Gagal Tundukkan Celtic
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 05:02
Inter bisa dengan cukup mudah mencetak gol dalam laga ini, namun pertahanan mereka juga patut dipertanyakan. Laga ini diakhiri dengan skor 3-3. Inter mencetak gol lewat Xherdan Shaqiri dan dua gol Rodrigo Palacio. Sementara itu, Celtic mencetak gol lewat Armstrong dan Guidetti plus satu gol bunuh diri Hugo Campagnaro.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. Kedua tim berusaha mencetak gol cepat sehingga tempo pertandingan langsung naik tajam setelah dimulai.
Inter berhasil unggul lebih dulu lewat Xherdan Shaqiri. Menerima bola di sisi kiri gawang Craig Gordon, tembakan Shaqiri sempat dihalau bek lawan namun bola liar kembali disambarnya untuk membawa Inter unggul cepat.
Inter bermain nyaman setelah unggul. Mereka bisa mengendalikan pertandingan dengan baik serta mematikan kreativitas Celtic.
Alhasil, Inter kembali unggul pada menit ke-13, kali ini lewat Rodrigo Palacio. Shaqiri menguasai bola sapuan lawan dan mengirimnya kembali ke kotak penalti. Bola sempat mengenai kaki Virgil Van Dijk sebelum jatuh ke kaki Palacio. Dengan tenang, Palacio menempatkan bola ke gawang Celtic.
Unggul dua gol, konsentrasi Inter mulai buyar. Kelengahan Inter ini dimanfaatkan Celtic untuk menyamakan kedudukan hanya dalam tempo satu menit saja.
Yang pertama, Stuart Armstrong lolos dari pengawasan para pemain Inter dan mendapat bola tepat di depan gawang Carrizo. Tanpa kesulitan, Armstrong berhasil mengurangi defisit gol pada menit ke-24.
Semenit berselang, kedudukan menjadi imbang setelah Hugo Campagnaro melakukan gol bunuh diri. Umpan flick dari Johansen. Gol bunuh diri ini membuat kedudukan menjadi imbang 2-2.
Menjelang babak pertama usai, Inter bisa kembali unggul lewat gol kedua Palacio. Craig Gordon melakukan kesalahan besar dalam mengantisipasi umpan jauh Inter. Gagal menangkap bola, Gordon justru membuat bola menjadi mudah dikuasai Palacio yang kemudian menceploskannya ke gawang yang sudah kosong. Skor 2-3 pun bertahan hingga jeda.
Sepanjang babak kedua, baik Celtic dan Inter sama-sama tampil agresif. Celtic berusaha keras untuk menyamakan kedudukan sementara Inter nampak belum puas dengan keunggulan satu gol mereka.
Roberto Mancini baru melakukan pergantian taktis ketika pertandingan tersisa 15 menit. Mauro Icardi ditarik keluar untuk digantikan dengan Mateo Kovacic. Perubahan strategi menjadi lebih defensif ini hampir saja membawa hasil positif bagi Inter.
Namun Celtic belum menyerah. Pada menit ke-93, pemain pengganti John Guidetti mampu menyamakan kedudukan. Umpan dari Henderson mampu diselesaikan dengan sangat baik oleh Guidetti.
Dengan hasil ini, kedua tim masih memiliki kesempatan yang sama untuk lolos ke 16 besar. Leg kedua akan digelar di Giuseppe Meazza pekan depan.
Susunan pemain Celtic: Gordon; Matthews (Ambrose, 81), Denayer, van Dijk, Izaguirre; Brown (c), Biton; Mackay-Steven, Johansen, Armstrong (Henderson, 75'); Griffiths (Guidetti, 75').
Susunan pemain Inter Milan: Carrizo; Santon, Ranocchia (c), Juan, Campagnaro; Guarin, Kuzmanovic (Dodo, 79'), Medel; Shaqiri; Icardi (Kovacic, 75'), Palacio. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


