Sejarah Baru Tercipta, Bek Rangers Jadi Top Skor Liga Europa
Aga Deta | 19 Mei 2022 06:33
Bola.net - Final Liga Europa 2021/22 antara Rangers vs Eintracht Frankfurt telah selesai dimainkan. James Tavernier dari kubu Rangers meraih gelar top skor di kompetisi tersebut.
Rangers menghadapi Frankfurt di final Liga Europa yang bertempat di Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB. Laga ini dimenangkan wakil Jerman tersebut melalui drama adu penalti.
Pada laga ini, Rangers unggul lebih dahulu berkat gol Joe Aribo. Frankfurt berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Rafael Santos Borre. Skor 1-1 pun bertahan sampai extra time usai.
Di babak adu penalti, eksekusi Aaron Ramsey berhasil dimentahkan Kevin Trapp. Frankfurt pun berhak keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4.
Pencetak Gol Terbanyak Liga Europa 2021/22
Kendati timnya kalah, kapten Rangers James Tavernier mencatatkan sejarah penting. Bek kanan tersebut menjadi top skor Liga Europa.
Tavernier menorehkan 7 gol dari 14 pertandingan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. Dia mengungguli pencapaian Karl Toko Ekambi (Lyon) dan Galena (Braga/Porto).
Alhasil, Tavernier mencatatkan sejarah baru. Dia menjadi bek pertama yang menjadi top skor di ajang Liga Champions atau Liga Europa.
- James Tavernier (Rangers) - 7 gol
- Karl Toko Ekambi (Lyon) - 6 Gol
- Galeno (Braga/Porto) - 6 gol
- Daichi Kamada (Frankfurt) - 5 gol
- Patson Daka (Leicester) - 5 gol
Kecewa Kalah
Usai pertandingan, Tavernier mengaku kecewa dengan kekalahan di final Liga Europa. Namun, dia sangat bangga dengan pencapaian timnya di ajang ini.
“Tidak pernah menyenangkan kalah dalam pertandingan seperti itu," kata Tavernier kepada UEFA.com.
"Saya bangga dengan setiap pemain di ruang ganti dan perjalanan yang telah kami lalui. Bangga dengan setiap penggemar yang telah memberi kami dukungan fantastis. Kami hanya tidak bisa menyelesaikan dengan baik dan kami semua hancur."
Puji Lawan
Tavernier juga tidak lupa memuji kubu lawan. Terutama kiper Eintracht Frankfurt Kevin Trapp yang tampil gemilang dengan salah satunya menggagalkan penalti Aaron Ramsey.
“Semua ditentukan margin kecil ketika Anda sampai ke tahap kompetisi ini. Itu ada di tangan kami sendiri tetapi kami kebobolan gol itu dan kemudian Trapp melakukan penyelamatan hebat dari Ryan Kent," lanjutnya.
"Kemudian dia melakukan penyelamatan (dari Ramsey) dalam adu penalti dan kami semuanya hancur begitu saja."
Sumber: UEFA
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












