Tendang Suporter Sendiri, Evra Dilarang Main Satu Pertandingan
Dimas Ardi Prasetya | 3 November 2017 19:04
Bola.net - - Komisi Disiplin UEFA langsung memutuskan untuk menjatuhkan sanksi larangan main sebanyak satu pertandingan kepada Patrice Evra yang terbukti menendang kepala seorang suporter.
Sebelumnya, bek berusia 36 tahun tersebut menendang kepala seorang suporter di sesi pemanasan jelang pertandingan Liga Europa, Jumat dini hari WIB melawan Vitoria Guimaraes di Portugal. Saat itu sejumlah fans menyatakan protes pada penggawa klub Ligue 1 tersebut sebelum akhirnya Evra beraksi melakukan tendangan kungfu dengan kaki kirinya.
Akibatnya, Evra pun mendapatkan kartu merah meski pertandingan belum dimulai. Bek asal Prancis itu pun menjadi pemain pertama di Liga Europa yang diusir keluar sebelum laga bahkan belum dimulai.
Pihak Marseille sendiri sudah menyatakan akan menggelar investigasi terkait masalah ini. Mereka akan mencari tahu apa akar masalahnya, namun juga mengecam sikap suporter yang justru tak mendukung para pemain Marseille sendiri.
Kemudian, tak butuh waktu lama, bahkan tak sampai satu hari, UEFA langsung menjatuhkan sanki pada Evra. Saat ini ia dipastikan dilarang main sebanyak satu laga. Akan tetapi ia bisa terancam mendapat hukuman lebih berat lagi karena masih akan ada sidang lanjutan yang digelar Komdis UEFA pekan depan.
Patrice Evra - kartu merah karena melakukan kekerasan - Pasal 15 (1) dari Peraturan Disiplin UEFA.
Setelah pengusirannya, pemain tersebut diskors untuk setidaknya satu pertandingan. UEFA Control, Ethics and Disipliner Body akan memutuskan kasus ini pada pertemuan berikutnya pada 10 November.
Kasus tendangan pemain pada suporter ini sendiri mirip dengan kasus tendangan Eric Cantona, legenda Manchester United, pada Januari 1995 silam. Saat itu Cantona menendang seorang suporter Crystal Palace di tribun penonton.
Cantona sempat dijatuhi sanksi kurungan penjara selama dua pekan, tapi akhirnya lolos dari hukuman itu setelah melakukan menyerahkan uang jaminan. Keputusan itu pada akhirnya diubah menjadi hukuman kerja sosial selama 120 jam.
Sementara itu, pihak FA memberikan hukuman larangan main selama delapan bulan. Hukuman itu kemudian diperkuat oleh FIFA. Hasilnya, Cantona tak bisa bermain sepakbola di manapun di muka bumi ini, termasuk di laga tak resmi sekalipun.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
-
Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
Liga Italia 3 April 2026, 09:30
-
Roberto De Zerbi Tegaskan Siap Bertahan di Tottenham Meski Terdegradasi
Liga Inggris 3 April 2026, 08:00
-
Arne Slot Minta Liverpool Tampil Maksimal Lawan Manchester City
Liga Inggris 3 April 2026, 07:30
-
Gianluigi Buffon Resmi Mundur dari Timnas Italia, Ikuti Jejak Gravina
Piala Dunia 3 April 2026, 05:54
LATEST EDITORIAL
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21












