Delapan Tim Perang Mental di Final Four II BSI Proliga 2013
Editor Bolanet | 25 April 2013 18:50
- Delapan tim bola voli putra dan putri peserta babak Final Four II BSI Proliga 2013 di GOR C-Tra Arena Cikutra, Bandung pada 26-28 April menjadi ajang perang mental antarkandidat finalis.
Babak Final Four II di Bandung ini merupakan babak perang mental. Kami sudah bertemu di Final Four I di Yogyakarta, dan inilah 'real perang mental', karena secara tim kami sudah saling tahu kekuatan masing-masing, kata Manajer Tim Samator Surabaya, Hadi Sampurno di Bandung, Kamis (25/4).
Pada laga pembuka, Samator akan menghadapi Jakarta Sananta, yang merupakan lawan pertamanya sekaligus menjadi pembuka bagi peluang ke babak final. Meski dalam laga sebelumnya Samator mampu mengatasi Sananta 3-2, namun menurut Hadi pada laga pamungkas di ajang Final Four ini bersuasana lain.
Setiap tim masih mungkin bangkit, peluang maju ke final sama-sama kita kantongi. Kemenangan dulu tidak bisa jadi jaminan karena pada laga menentukan ini mental sangat menentukan, kata Hadi.
Babak empat besar di Bandung ini merupakan pertarungan hidup mati karena menentukan langkah empat tim putra dan empat tim putri untuk maju ke grand final yang digelar 5 Mei 2013 di Jakarta. Hanya tim berperingkat satu dan dua yang memiliki peluang untuk tampil pada babak final yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno Jakarta itu.
Empat tim putra maupun tim putri sama-sama masih memiliki peluang untuk menembus final. Tercatat hanya tim putra BNI46 yang peluangnya lebih besar dan saat ini berada di peringkat pertama. Tim asuhan Roy Makpal itu mengumpulkan nilai sempurna sembilan hasil sapu bersih pada babak Final Four I di Yogyakarta.
Koko Prasetyo dan kawan-kawan hanya tinggal membutuhkan satu kemenangan 3-0 atau minimal 3-1 untuk bisa memastikan tempat ke babak final. Namun lawannya, Palembang Bank Sumselbabel sesumbar untuk tidak memberikan kemenangan begitu saja kepada BNI46 pada laga pertamanya di Bandung.
Kami siap revans atas BNI46, partai pertama ini sangat strategis dan kami siap untuk laga besok, kata Pelatih Palembang Bank Sumselbabel,
Sementara pada bagian putri, keempat tim sama-sama memiliki peluang sama ke babak final four. Keempat tim itu saling mengalahkan pada laga di Yogyakarta. Jakarta Elektrik PLN, Popsivo PGN, Petrokimia Gresik dan Manokwari Valeria Papua Barat akan bersaing ketat. Meski di peringkat pertama, Jakarta Elektrik pernah kalah dari juara bertahan Jakarta Popsivo. Popsivo harus bangkit pada final four kedua di Bandung.
Persaingan di bagian putri cukup ketat, namun Popsivo optimis akan bangkit dan memaksimalkan pada final four kedua di Bandung. Kami akan berusaha maksimal dan mempertahankan gelar juara jelas lebih sulit dari meraihnya, kata Pelatih Popsivo,
Direktur Proliga Hanny S. Surkatty menyebutkan partai hidup mati itu akan menjadi tontonan menarik di Bandung karena akan menentukan tim yang berhak menembus pada babak final.
Laga ini sangat menarik, karena untuk pertama kalinya tim debutan Manokwari Valeria Papua Barat memberikan nuansa final four kali ini. Yang jelas setiap tim akan berebut simpati dan dukungan publik voli Bandung, tutup Hanny. (ant/kny)
Babak Final Four II di Bandung ini merupakan babak perang mental. Kami sudah bertemu di Final Four I di Yogyakarta, dan inilah 'real perang mental', karena secara tim kami sudah saling tahu kekuatan masing-masing, kata Manajer Tim Samator Surabaya, Hadi Sampurno di Bandung, Kamis (25/4).
Pada laga pembuka, Samator akan menghadapi Jakarta Sananta, yang merupakan lawan pertamanya sekaligus menjadi pembuka bagi peluang ke babak final. Meski dalam laga sebelumnya Samator mampu mengatasi Sananta 3-2, namun menurut Hadi pada laga pamungkas di ajang Final Four ini bersuasana lain.
Setiap tim masih mungkin bangkit, peluang maju ke final sama-sama kita kantongi. Kemenangan dulu tidak bisa jadi jaminan karena pada laga menentukan ini mental sangat menentukan, kata Hadi.
Babak empat besar di Bandung ini merupakan pertarungan hidup mati karena menentukan langkah empat tim putra dan empat tim putri untuk maju ke grand final yang digelar 5 Mei 2013 di Jakarta. Hanya tim berperingkat satu dan dua yang memiliki peluang untuk tampil pada babak final yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno Jakarta itu.
Empat tim putra maupun tim putri sama-sama masih memiliki peluang untuk menembus final. Tercatat hanya tim putra BNI46 yang peluangnya lebih besar dan saat ini berada di peringkat pertama. Tim asuhan Roy Makpal itu mengumpulkan nilai sempurna sembilan hasil sapu bersih pada babak Final Four I di Yogyakarta.
Koko Prasetyo dan kawan-kawan hanya tinggal membutuhkan satu kemenangan 3-0 atau minimal 3-1 untuk bisa memastikan tempat ke babak final. Namun lawannya, Palembang Bank Sumselbabel sesumbar untuk tidak memberikan kemenangan begitu saja kepada BNI46 pada laga pertamanya di Bandung.
Kami siap revans atas BNI46, partai pertama ini sangat strategis dan kami siap untuk laga besok, kata Pelatih Palembang Bank Sumselbabel,
Sementara pada bagian putri, keempat tim sama-sama memiliki peluang sama ke babak final four. Keempat tim itu saling mengalahkan pada laga di Yogyakarta. Jakarta Elektrik PLN, Popsivo PGN, Petrokimia Gresik dan Manokwari Valeria Papua Barat akan bersaing ketat. Meski di peringkat pertama, Jakarta Elektrik pernah kalah dari juara bertahan Jakarta Popsivo. Popsivo harus bangkit pada final four kedua di Bandung.
Persaingan di bagian putri cukup ketat, namun Popsivo optimis akan bangkit dan memaksimalkan pada final four kedua di Bandung. Kami akan berusaha maksimal dan mempertahankan gelar juara jelas lebih sulit dari meraihnya, kata Pelatih Popsivo,
Direktur Proliga Hanny S. Surkatty menyebutkan partai hidup mati itu akan menjadi tontonan menarik di Bandung karena akan menentukan tim yang berhak menembus pada babak final.
Laga ini sangat menarik, karena untuk pertama kalinya tim debutan Manokwari Valeria Papua Barat memberikan nuansa final four kali ini. Yang jelas setiap tim akan berebut simpati dan dukungan publik voli Bandung, tutup Hanny. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Kokoh di Puncak, Tekuk Jakarta Electric PLN 3-1
Voli 24 Januari 2026, 21:35
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Sumut Falcons Volleyball Academy Lahir, Siap Jadi Kekuatan Baru Voli Putri Indonesia
Voli 9 September 2025, 14:14
-
Tangerang Bangga Bisa Menjadi Tuan Rumah Livoli Divisi Utama 2025
Voli 3 September 2025, 19:57
LATEST UPDATE
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














