Jakarta Sananta Masih Tanpa Joko Murdianto

Editor Bolanet | 12 Maret 2009 22:19
Jakarta Sananta Masih Tanpa Joko Murdianto
Bola Voli Proliga
- Juara bertahan Jakarta Sananta yang sedang berjuang menembus final four pada seri terakhir Sampoerna Hijau Voli Proliga 2009 di Gresik, 13-15 Maret, dipastikan tidak diperkuat pemain andalannya, Joko Murdianto.

Manajer tim Jakarta Sananta, Utun Ahadiat yang ditemui di Surabaya, Kamis (12/3) mengungkapkan cedera pinggang yang dialami pemain timnas SEA Games Thailand 2007 itu lumayan parah dan harus istirahat cukup lama untuk pemulihan.

Bahkan, jika Sananta lolos final four di Solo pekan depan dan berkesempatan ke partai final, pemain berposisi open spiker itu kemungkinan besar juga tidak bisa turun. Kecuali ada keajaiban, cedera yang dialami Joko Murdianto bisa sembuh lebih cepat.

Pada seri tiga di Jember pekan lalu, Joko Murdianto tidak bisa memperkuat Jakarta Sananta saat dikalahkan tuan rumah Jember Pemkab Indomaret 2-3.

"Tanpa Joko, tim kami seperti kehilangan roh. Dia memang tumpuan tim, selain Erwin Rusni dan Riviansyah. Kalau tiga pemain ini bisa tampil bareng, kami bisa tenang," kata Utun Ahadiat.

Sananta yang berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan poin 12, dijadwalkan bertemu dua tim tangguh, yakni Bantul Yuso Gunadarma dan tuan rumah Surabaya Samator pada seri terakhir di Gresik.

"Kami hanya membutuhkan satu kemenangan untuk lolos final four. Tanpa Joko memang berat, tapi kami tetap optimis," ujar Utun.

Menurut Utun, Bantul Yuso dan Samator merupakan tim yang solid dan ditunjang pemain dengan kualitas bagus. Dari dua laga itu, Utun berharap timnya mengambil poin maksimal dari Bantul Yuso.

"Samator jauh lebih solid dan musim ini sangat sulit ditandingi tim mana pun. Tapi kami juga tidak meremehkan Yuso, karena pemain-pemain mudanya juga bagus," katanya.

Utun Ahadiat menambahkan timnya juga tidak akan menurunkan pemain baru asal Amerika Serikat, Matt Cerran pada laga penentuan nanti. Namun, pemain AS lainnya, Nick James Scheftie tetap dimainkan sebagai starter.

"Penampilan Cerran pada seri sebelumnya di Jember tidak maksimal dan belum padu dengan tim. Kami tidak ingin merusak ritme permainan yang sudah terbentuk dan memilih mengistirahatkan Cerran," tambah Utun. (kpl/zul)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE