Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Sukses Juarai Pool DD Livoli Divisi Utama 2025 Putri
Anindhya Danartikanya | 23 September 2025 10:49
Bola.net - Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menegaskan statusnya sebagai salah tim terkuat di sektor putri Livoli Divisi Utama 2025. Mereka sukses menutup putaran kedua dengan gelar juara Pool DD. Gelar itu dipastikan setelah mengalahkan TNI AU Electric dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-18, 25-10) di GOR Utama Bojonegoro, Senin (22/9/2025) malam WIB.
Dominasi Petrokimia Gresik tidak hanya terlihat di partai final. Sejak babak penyisihan hingga laga puncak, mereka belum sekalipun merasakan kekalahan. Lebih istimewa lagi, seluruh enam kemenangan diraih tanpa kehilangan satu set pun.
Partai final sempat berjalan ketat di set pertama. Namun, Petrokimia Gresik benar-benar tak terbendung di dua set berikutnya. TNI AU bahkan tertinggal jauh hingga 0-6 dan 1-9 di set ketiga sebelum akhirnya takluk dengan selisih 15 poin.
Fokus dan Konsentrasi Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih Petrokimia Gresik, Ayub Hidayat, mengakui bahwa anak asuhnya sempat kehilangan fokus di set pertama. Namun, ia menegaskan pesan agar tim tetap konsentrasi di sepanjang pertandingan. "Banyak salah sendiri. karena sepertinya lengah," ungkap Ayub.
Meski sempat ada kendala, Ayub mengatakan dirinya sudah mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan. Ia ingin tim tetap menjaga kualitas permainan dari awal hingga akhir laga. "Saya minta semua pemain harus fokus," tegasnya.
Gelar juara ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Petrokimia Gresik. Namun, Ayub menegaskan perjuangan belum berakhir karena target utama adalah Final Four. "Jelas saya bersyukur atas gelar juara ini, tapi saya minta anak-anak fokus sampai final four nanti," ujar Ayub.
Evaluasi TNI AU Electric Jelang Final Four
Berada di posisi runner up, TNI AU Electric tetap berhak lolos ke Final Four. Namun, pelatih mereka, Alim Suseno, menyoroti kelemahan dalam pertandingan kontra Petrokimia Gresik. "Tiga setter saya tidak jalan," kata Alim.
Alim menilai permainan timnya tidak berkembang karena kurangnya peran vital para setter. Hal itu membuat serangan mereka tidak tajam sepanjang laga. "Bagaimana serangan bagus kalau umpannya tidak pas," keluhnya.
Meski kecewa dengan performa tim, Alim tetap optimistis menghadapi fase selanjutnya. Ia yakin ada waktu untuk memperbaiki kelemahan sebelum tampil di Final Four yang akan digelar pada Magetan bulan Oktober nanti.
Disadur dari: Liputan6.com (Bogi Triyadi) | Dipublikasi: 22 September 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Proliga 2026 Sektor Putri: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus
Voli 18 April 2026, 08:51
-
Final Four Proliga 2026 di Semarang: Pertaruhan Terakhir Menuju Grand Final
Voli 15 April 2026, 21:02
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Piala AFF U-17 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 19 April 2026, 09:58
-
Jelang Man City vs Arsenal, Josep Guardiola Cemas: Kalah, Game Over!
Liga Inggris 19 April 2026, 09:16
-
5 Alasan Arsenal Bisa Kalahkan Man City di Etihad: Nomor 4 Senjata Pamungkas
Liga Inggris 19 April 2026, 07:00
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Malut United 19 April 2026
Bola Indonesia 19 April 2026, 06:29
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 19 April 2026
Bola Indonesia 19 April 2026, 06:23
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00













