Popsivo Kandaskan Gresik Petrokimia
Editor Bolanet | 9 April 2011 05:55
Kendati baru bergabung dengan Popsivo sehari sebelum pertandingan, kapten Timnas Thailand itu cepat beradaptasi dengan permainan tim. Pada awal set pertama, dia menyumbangkan lima angka beruntun lewat smes-smes tajamnya.
"Saya baru tiba Kamis (07/4) malam dan sekali berlatih bersama tim tadi pagi. Untuk penampilan pertama ini, saya cukup senang meskipun belum begitu padu dengan tim," kata Apinyapong yang pernah bermain di Liga Voli China.
Pelatih Popsivo, Mohammad Ansori, mengatakan Wilavan Apinyapong menjadi amunisi baru bagi timnya untuk mengejar peluang lolos ke final Proliga musim ini.
"Kami beruntung bisa mendapatkan pemain sekelas Apinyapong. Kekuatan kami jelas bertambah dan lebih optimistis menghadapi babak empat besar," katanya.
Sementara itu, pelatih Gresik Petrokimia, M Hanafiah mengatakan timnya tidak mampu memberi perlawanan maksimal kepada Popsivo, karena tidak memiliki "spiker" tangguh sekelas lawan.
"Mau pakai strategi apa juga susah, kalau lawan punya senjata tangguh begitu. Sebenarnya kami masih punya , tapi kondisi dia sedang cedera," katanya.
Dengan kekalahan ini, Novia Andriyanti dan kawan-kawan masih terpaku di peringkat lima klasemen sementara dan harus berjuang lebih keras di empat laga tersisa untuk menembus "final four". (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19










