Proliga: PLN Raih Gelar Juara
Editor Bolanet | 22 Mei 2011 16:26
Di hadapan penonton yang memadati Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/5) tim asuhan pelatih asal China, Tian Mei tersebut, bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk merebut tiga set berikutnya dan memenangi pertandingan.
Pada set pertama PLN sudah unggul 24-20, namun gagal menutup pertandingan saat lawannya membalik kedudukan untuk merebut set tersebut 34-32.
Set kedua kembali menjadi milik Popsivo, sebelum PLN membalas dengan memenangi dua set berikutnya. Pada set penentuan, PLN langsung memimpin 4-0 dan tidak terkejar lagi.
Saat kedudukan 12-6, beberapa kesalahan pemain Popsivo di depan net menambah angka bagi PLN, dan puncaknya saat kedudukan 14-7, libero Popsivo Natalina tidak mampu menerima servis pemain asal Thailand Amporn, sehingga pertandingan berakhir dengan kemenangan PLN.
"Pertandingan hari ini masalahnya mental bertanding, para pemain ingin lebih cepat menyelesaikan pertandingan karena sudah unggul 2-0, sehingga terburu-buru," kata kapten Popsivo Rita Kurniati.
Sementara, pelatih Popsivo M Anshori mengakui bahwa para pemain asuhannya terlalu percaya diri karena sudah unggul 2-0, sehingga lengah dan penerimaan bolanya buruk.
"Receive yang buruk itu dimanfaatkan oleh PLN untuk menyerang kami pada set ketiga dan keempat," ucap Anshori.
Meski demikian, ia cukup bangga dengan pencapaian para pemain asuhannya yang berhasil melampaui target mencapai babak empat besar.
Sementara itu, pelatih PLN, Tian Mei mengaku tegang menghadapi pertandingan yang kedua timnya, ia nilai bermain bagus. Namun, ia meyakinkan para pemainnya bahwa ia percaya kepada mereka dan meminta mereka bermain lepas.
Adapun kapten PLN Susanti Martalia mengatakan, kekuatan mental adalah kunci kemenangan mereka. "Pada set pertama dan kedua mental kami agak goyah, sehingga Popsivo berani menekan karena kami tegang. Pada set ketiga dan keempat kami memupuk keberanian dan pada set kelima harus berani, Alhamdulillah berhasil," ujarnya.
Kemenangan tersebut, membuahkan hadiah uang sebesar Rp 175 juta bagi PLN, sedangkan Popsivo memperoleh Rp 100 juta.
Perebutan tempat ketiga yang digelar lebih dulu dimenangi tim Gresik Petrokimia 3-2 (25-21, 25-18, 15-25, 21-25, 15-12) atas Jakarta TNI-AU.
Sedangkan tempat ketiga putra diraih Surabaya Samator yang mengalahkan Jakarta Electric PLN 3-0 (25-23, 30-28, 25-19). (ant/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












