Hasil Piala Asia U-23 2026 Grup A: Pertunjukan Kekuatan Vietnam dan Drama di Duel Arab Saudi vs Kirgistan

Hasil Piala Asia U-23 2026 Grup A: Pertunjukan Kekuatan Vietnam dan Drama di Duel Arab Saudi vs Kirgistan
Pemain Timnas Vietnam U-23 berpose usai laga melawan Yordania di Piala Asia U-23 2026. (c) dok.The-AFC

Bola.net - Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi resmi bergulir dengan menyajikan drama menarik dari Grup A, Selasa (7/1/2026). Vietnam U-23 tampil mengejutkan dengan menghajar Yordania, sementara tuan rumah Arab Saudi harus bersusah payah menundukkan tim debutan.

Timnas Vietnam U-23 asuhan Kim Sang-sik langsung tancap gas di laga perdana mereka. Tanpa basa-basi, skuad The Golden Star Warriors membungkam Yordania dengan skor meyakinkan 2-0 di Jeddah, Selasa kemarin.

Kemenangan ini menempatkan Vietnam sebagai pemuncak klasemen sementara Grup A U-23 AFC Asian Cup. Mereka tampil sangat efektif, terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati yang menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan.

Sementara itu, Arab Saudi U-23 yang berstatus tuan rumah dan juara edisi 2022 justru tampil kurang meyakinkan. Mereka butuh gol telat di menit ke-88 untuk menaklukkan Kirgistan yang bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.

Hasil ini membuat persaingan di Grup A langsung memanas. Vietnam kini menjadi kuda hitam yang patut diwaspadai, sedangkan Arab Saudi masih memiliki banyak pekerjaan rumah meski berhasil mengamankan tiga poin.

1 dari 3 halaman

Vietnam Pamer Kekuatan Bola Mati

Vietnam Pamer Kekuatan Bola Mati

Selebrasi pemain Timnas Vietnam U-23 usai mengalahkan Yordania 2-0 di Piala Asia U-23 2026. (c) dok.The-AFC

Vietnam memulai laga dengan agresivitas tinggi. Khuat Van Khang dan Pham Minh Phuc langsung menebar ancaman lewat tembakan jarak jauh yang memaksa kiper Yordania bekerja keras.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-15 melalui titik putih. Penalti diberikan setelah VAR mengonfirmasi handball Mohammad Taha saat menghalau sepak pojok.

Nguyen Dinh Bac yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan dingin. Tembakannya dari jarak 12 pas tak mampu dibendung, membawa Vietnam unggul 1-0.

Keunggulan Vietnam bertambah jelang turun minum, lagi-lagi dari skema bola mati. Nguyen Hieu Minh berdiri bebas di tiang jauh untuk menyambut sepak pojok Khuat Van Khang dan menanduk bola masuk ke gawang.

"Kami mengingatkan pemain untuk fokus pada situasi bola mati, dan itu terbayar," puji pelatih Kim Sang-sik usai laga.

2 dari 3 halaman

Arab Saudi Diselamatkan Rakan Al Ghamdi

Arab Saudi Diselamatkan Rakan Al Ghamdi

Selebrasi pemain Timnas Arab Saudi U-23, Rakan Al Ghamdi. (c) dok.The-AFC

Di pertandingan lain, Arab Saudi nyaris dibuat frustrasi oleh Kirgistan. Tim tamu yang baru pertama kali tampil di ajang ini memberikan perlawanan sengit meski harus kehilangan satu pemain.

Arsen Sharshenbekov diusir wasit pada menit ke-34 setelah VAR menangkap aksi injakan kakinya ke engkel lawan. Namun, keunggulan jumlah pemain tak lantas membuat Arab Saudi menang mudah.

Kiper Kirgistan, Kurmanbek Nurlanbekov, tampil heroik di bawah mistar. Ia bahkan sukses menepis penalti Musab Al Juwayr pada menit ke-74, membuat publik tuan rumah ketar-ketir.

Beruntung bagi Arab Saudi, Rakan Al Ghamdi muncul sebagai pahlawan di menit ke-88. Memanfaatkan umpan cerdik Al Juwayr, pemain Al Nassr itu melepaskan tembakan keras yang akhirnya meruntuhkan tembok tebal Kirgistan.

"Pemain menunjukkan intensitas hebat dan layak menang. Kami menguasai 75 persen bola, tapi kami harus lebih klinis," ujar pelatih Arab Saudi, Luigi Di Biagio.

3 dari 3 halaman

Jadwal Laga Kedua Grup A

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Vietnam dan Arab Saudi menatap laga selanjutnya. Kedua tim akan kembali berlaga pada hari Jumat mendatang dengan misi berbeda.

Vietnam akan menghadapi Kirgistan dengan peluang besar untuk mengunci tiket perempat final lebih awal. Sementara itu, Arab Saudi bakal meladeni tantangan Yordania dalam duel sesama tim Timur Tengah.

Pelatih Yordania, Omar Nahji, mengakui timnya lambat panas saat dikalahkan Vietnam. Ia berjanji akan melakukan evaluasi total jelang laga hidup mati melawan tuan rumah.

"Ini bukan hasil yang kami inginkan. Dua kesalahan individu menjadi penyebab gol tersebut," keluh Nahji.