
Bola.net - Tiket lolos semifinal dari Grup A sudah dikunci Satria Muda BritAma Jakarta dan Dell Aspac Jakarta. Situasi berbeda justru terjadi pada persaingan Grup B. Belum satupun tim yang sudah memastikan lolos. Tak terkecuali juara bertahan turnamen pramusim, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta. Namun, kemenangan 57-45 atas Hangtuah Sumsel IM di DBL Arena Surabaya, Rabu (25/9), setidaknya menjaga asa Andy ’Batam’ Poedjakesuma dkk untuk lolos dari persaingan grup ’neraka’ ini.
Terlecut untuk menjaga kans lolos, Pelita Jaya tampil dominan. Fidyan Dini membuka poin pada game ini melalui akurasi dua free throw. Pelita Jaya berjaya dengan mudah di kuarter ini dengan perolehan 25-11.
Memasuki kuarter kedua, keunggulan Pelita Jaya makin bertambah. Sebab, skuad Nathaniel Canson ini tak mengendurkan serangan. Sementara itu, Hangtuah mencoba mengejar selisih poin. Namun Pelita Jaya tetap unggul dan menutup kuarter kedua dengan 40-23.
Serangan Pelita Jaya makin gencar dilakukan di kuarter ketiga. Mereka mampu mencuri 14 poin pada kuarter ini. Tembakan three point Tri Wilopo saat buzzer kuarter ketiga mengubah skor Hangtuah menjadi 54-41. Kuarter ketiga masih menjadi milik Pelita Jaya. Skor di akhir kuarter ini 54-40.
Di kuarter empat, stamina dan konsentrasi kedua tim mulai menurun. Hangtuah hanya mencetak lima poin di kuarter empat. Sementara Pelita Jaya dibuat scoreless selama enam menit kuarter empat. Pelita Jaya hanya bisa mencetak tiga poin saja di kuarter akhir ini melalui satu free throw Dimas Aryo Dewanto dan tembakan dua poin Andy Batam.
“Pada pertandingan pertama (lawan CLS Knights Surabaya) kami sempat down hingga harus kalah. Tapi kami berkomitmen untuk sapu bersih di sisa pertandingan agar target lolos ke semifinal bisa dipenuhi. Saat ini, saya merasa tim ini sudah menemukan chemistry antara pemain rookie dan pemain senior,” ungkap Andy Batam. (nbl/kny)
Terlecut untuk menjaga kans lolos, Pelita Jaya tampil dominan. Fidyan Dini membuka poin pada game ini melalui akurasi dua free throw. Pelita Jaya berjaya dengan mudah di kuarter ini dengan perolehan 25-11.
Memasuki kuarter kedua, keunggulan Pelita Jaya makin bertambah. Sebab, skuad Nathaniel Canson ini tak mengendurkan serangan. Sementara itu, Hangtuah mencoba mengejar selisih poin. Namun Pelita Jaya tetap unggul dan menutup kuarter kedua dengan 40-23.
Serangan Pelita Jaya makin gencar dilakukan di kuarter ketiga. Mereka mampu mencuri 14 poin pada kuarter ini. Tembakan three point Tri Wilopo saat buzzer kuarter ketiga mengubah skor Hangtuah menjadi 54-41. Kuarter ketiga masih menjadi milik Pelita Jaya. Skor di akhir kuarter ini 54-40.
Di kuarter empat, stamina dan konsentrasi kedua tim mulai menurun. Hangtuah hanya mencetak lima poin di kuarter empat. Sementara Pelita Jaya dibuat scoreless selama enam menit kuarter empat. Pelita Jaya hanya bisa mencetak tiga poin saja di kuarter akhir ini melalui satu free throw Dimas Aryo Dewanto dan tembakan dua poin Andy Batam.
“Pada pertandingan pertama (lawan CLS Knights Surabaya) kami sempat down hingga harus kalah. Tapi kami berkomitmen untuk sapu bersih di sisa pertandingan agar target lolos ke semifinal bisa dipenuhi. Saat ini, saya merasa tim ini sudah menemukan chemistry antara pemain rookie dan pemain senior,” ungkap Andy Batam. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
Basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
Basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
Basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:16 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:38 -
Liga Italia 8 Maret 2026 05:23
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524249/original/002835100_1772925602-Penggerebekan_truk_berisi_daging_impor_kedaluwarsa.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524216/original/062706800_1772922309-Gempa_guncang_Bengkulu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487427/original/084822600_1769664735-Screenshot_2026-01-29_122027.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524190/original/093158000_1772919228-Vidi_Aldiano.jpg)
