
Bola.net - Lupakan kemenangan 67-66 Bimasakti Nikko Steel Malang atas Muba Hangtuah IM Sumsel pada Seri Solo lalu. Dalam rentang waktu yang relatif singkat, Muba Hangtuah menjelma menjadi sebuah tim yang sangat mengerikan. Dalam empat laga yang sudah dilakoni di Denpasar, Muba kencang tidak terbendung. Korban terakhirnya adalah Bimasakti yang dilibas 66-40.
Selisih keunggulan Muba Hangtuah yang mencapai 20 poin di menit-menit akhir kuarter pertama menjadi tekanan mental tersendiri bagi Bimasakti. Terlebih bila mengingat apa yang telah dilakukan Muba Hangtuah dalam tiga laga terakhir mereka. Pada kuarter pertama, duet Ary Sapto dan Agustinus "Aguy" Dapas Sigar menjadi dua ujung tombak Muba Hangtuah. Ary Sapto mencetak 10 angka, dan Aguy tujuh untuk membawa tim Sumatera Selatan ini unggul 25-8 di akhir kuarter pertama.
Tidak ada perubahan berarti di kuarter kedua. Muba Hangtuah tetap solid meskipun pergantian pemain cukup sering terjadi. Sebaliknya, Yanuar Priasmoro yang menjadi andalan Bimasakti pun tetap kesulitan mencari celah maupun momentum kebangkitan. Untung Maryono yang baru dimainkan pada kuarter kedua oleh pelatih Eddy Santoso menyumbang setengah dari 10 poin Bimasakti di kuarter kedua.
Selain tetap melaju dengan keunggulan 20 poin di akhir kuarter kedua, pertahanan Muba Hangtuah tetap sulit ditembus Bimasakti. Kepungan para pemain Muba Hangtuah atas pemain Bimasakti memaksa tim asal Malang ini sangat sering melakukan turn over. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 49-25. Bimasakti hanya mencetak tujuh angka di kuarter ketiga.
Salah satu catatan penting betapa sangat baiknya performa Muba Hangtuah adalah kesigapan para pemainnya dalam melindungi bola. Pada laga ini, Muba Hangtuah kembali mengulang prestasinya ketika menghadapi Stadium Jakarta dengan hanya melakukan 12 kali turn over.
Aguy kembali menjadi pencetak angka terbanyak bagi Muba Hangtuah dengan 19 poin. Pada kubu Bimasakti, Yanuar terbaik dengan 13 poin dan delapan rebound. (nbl/kny)
Selisih keunggulan Muba Hangtuah yang mencapai 20 poin di menit-menit akhir kuarter pertama menjadi tekanan mental tersendiri bagi Bimasakti. Terlebih bila mengingat apa yang telah dilakukan Muba Hangtuah dalam tiga laga terakhir mereka. Pada kuarter pertama, duet Ary Sapto dan Agustinus "Aguy" Dapas Sigar menjadi dua ujung tombak Muba Hangtuah. Ary Sapto mencetak 10 angka, dan Aguy tujuh untuk membawa tim Sumatera Selatan ini unggul 25-8 di akhir kuarter pertama.
Tidak ada perubahan berarti di kuarter kedua. Muba Hangtuah tetap solid meskipun pergantian pemain cukup sering terjadi. Sebaliknya, Yanuar Priasmoro yang menjadi andalan Bimasakti pun tetap kesulitan mencari celah maupun momentum kebangkitan. Untung Maryono yang baru dimainkan pada kuarter kedua oleh pelatih Eddy Santoso menyumbang setengah dari 10 poin Bimasakti di kuarter kedua.
Selain tetap melaju dengan keunggulan 20 poin di akhir kuarter kedua, pertahanan Muba Hangtuah tetap sulit ditembus Bimasakti. Kepungan para pemain Muba Hangtuah atas pemain Bimasakti memaksa tim asal Malang ini sangat sering melakukan turn over. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 49-25. Bimasakti hanya mencetak tujuh angka di kuarter ketiga.
Salah satu catatan penting betapa sangat baiknya performa Muba Hangtuah adalah kesigapan para pemainnya dalam melindungi bola. Pada laga ini, Muba Hangtuah kembali mengulang prestasinya ketika menghadapi Stadium Jakarta dengan hanya melakukan 12 kali turn over.
Aguy kembali menjadi pencetak angka terbanyak bagi Muba Hangtuah dengan 19 poin. Pada kubu Bimasakti, Yanuar terbaik dengan 13 poin dan delapan rebound. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 3 April 2026 01:00 -
Piala Dunia 2 April 2026 22:46 -
Liga Italia 2 April 2026 21:45 -
Liga Italia 2 April 2026 21:28 -
Liga Inggris 2 April 2026 20:58 -
Liga Spanyol 2 April 2026 20:44
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545236/original/068353300_1775145540-f04ef1f2-95f2-4049-9570-17db06614727.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545238/original/099875200_1775146303-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_23.02.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544812/original/044376700_1775118076-gempa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529848/original/056324600_1773384684-aktivis_kontras_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532194/original/083891400_1773644331-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_11.15.55_AM__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543310/original/045788300_1775021487-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_12.14.56.jpeg)
