
Bola.net - Laga seru silih berganti tersaji di musim reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014 seri I Malang. Seperti yang tersaji saat Satria Muda BritAma Jakarta bentrok dengan Satya Wacana Metro LBC Bandung, Selasa (19/11).
Berstatus sebagai tim kelas atas, SM harus berjuang ekstra keras hingga detik-detik akhir saat menghadapi perlawanan sengit tim kuda hitam Satya Wacana. Laga ketat ini dimenangkan oleh Satria Muda 68-66.
Sejak tip-off, kedua tim bermain dengan tempo cepat. Vamiga Michel sudah mencuri dua poin untuk SM saat kuarter pertama baru berjalan empat detik. Tak lama kemudian, bintang Satya Wacana, Yo Sua menyamakan kedudukan. Kuarter pertama ini berjalan cukup sengit. Satya Wacana mampu leading dua poin atas SM, 18-16.
Di kuarter kedua, permainan Satya Wacana masih stabil. Beberapa kali Yo Sua berhasil mengancam pertahanan SM BritAma. Kuarter ini masih dimiliki Satya Wacana dengan raihan 35-33.
Kuarter ketiga, berjalan makin sengit. Pertahanan Satya Wacana jauh lebih dalam dengan full court press. Skuat asuhan Efry Meldi ini, tampil lebih all-out . Di sisi lain, SM jauh lebih ngotot. Pada kuarter ini SM memimpin setelah dua kuarter sebelumnya tertinggal satu bola. Tembakan three point Yo Sua saat buzzer akhir kuarter ketiga, belum mampu mengejar poin. SM berbalik unggul 61-53.
Suasana terus memanas di kuarter empat. Bahkan, Yoppi France Giay sempat melakukan goal tending yang menguntungkan SM karena ia menghalau bola layup Rony Gunawan dari bawah ring.
Dua menit terakhir, suasana makin riuh. Offensive rebound Yoppi, membuat skor jadi 68-66. Perlu tambahan satu bola lagi, Satya Wacana malah kesulitan menyamakan skor. Di sisa empat detik terakhir, Satya Wacana mengalami anti klimaks setelah layup Eben Haeser hanya menyentuh ring. Skor pun tetap bertahan hingga buzzer berbunyi.
Walau menang, penampilan SM BritAma kurang greget dibandingkan dua laga sebelumnya. Defense dan offense tim ini terlihat kacau. Apalagi, di kuarter empat mereka hanya mampu mencetak tujuh poin saja. Hal inilah yang disesalkan oleh Cokorda Raka “Wiwin” Satrya Wibawa, head coach SM BritAma.
“Pemain kami terlihat kesulitan menahan Satya Wacana. Hal ini memperlihatkan defense kami sedang berada dalam kondisi yang tak baik. Hal ini yang akan saya evaluasi untuk game berikutnya,” ungkap Wiwin yang juga mantan pemain Garuda Bandung.
Laga ini, menjadi laga yang istimewa bagi Amin Prihantono yang membukukan 19 poin. Amin pun masih menjaga rekornya mencetak poin dua digit poin pada tiga laga beruntun selama Seri Malang ini.
Sementara itu, Yo Sua tampil impresif dengan memimpin perolehan angka terbanyak bagi Satya Wacana. Shooting guard kelahiran Pangkal Pinang ini menyumbang 20 poin. Saat ini, Yo Sua telah mengemas 818 poin sepanjang karirnya di NBL Indonesia. (nbl/kny)
Berstatus sebagai tim kelas atas, SM harus berjuang ekstra keras hingga detik-detik akhir saat menghadapi perlawanan sengit tim kuda hitam Satya Wacana. Laga ketat ini dimenangkan oleh Satria Muda 68-66.
Sejak tip-off, kedua tim bermain dengan tempo cepat. Vamiga Michel sudah mencuri dua poin untuk SM saat kuarter pertama baru berjalan empat detik. Tak lama kemudian, bintang Satya Wacana, Yo Sua menyamakan kedudukan. Kuarter pertama ini berjalan cukup sengit. Satya Wacana mampu leading dua poin atas SM, 18-16.
Di kuarter kedua, permainan Satya Wacana masih stabil. Beberapa kali Yo Sua berhasil mengancam pertahanan SM BritAma. Kuarter ini masih dimiliki Satya Wacana dengan raihan 35-33.
Kuarter ketiga, berjalan makin sengit. Pertahanan Satya Wacana jauh lebih dalam dengan full court press. Skuat asuhan Efry Meldi ini, tampil lebih all-out . Di sisi lain, SM jauh lebih ngotot. Pada kuarter ini SM memimpin setelah dua kuarter sebelumnya tertinggal satu bola. Tembakan three point Yo Sua saat buzzer akhir kuarter ketiga, belum mampu mengejar poin. SM berbalik unggul 61-53.
Suasana terus memanas di kuarter empat. Bahkan, Yoppi France Giay sempat melakukan goal tending yang menguntungkan SM karena ia menghalau bola layup Rony Gunawan dari bawah ring.
Dua menit terakhir, suasana makin riuh. Offensive rebound Yoppi, membuat skor jadi 68-66. Perlu tambahan satu bola lagi, Satya Wacana malah kesulitan menyamakan skor. Di sisa empat detik terakhir, Satya Wacana mengalami anti klimaks setelah layup Eben Haeser hanya menyentuh ring. Skor pun tetap bertahan hingga buzzer berbunyi.
Walau menang, penampilan SM BritAma kurang greget dibandingkan dua laga sebelumnya. Defense dan offense tim ini terlihat kacau. Apalagi, di kuarter empat mereka hanya mampu mencetak tujuh poin saja. Hal inilah yang disesalkan oleh Cokorda Raka “Wiwin” Satrya Wibawa, head coach SM BritAma.
“Pemain kami terlihat kesulitan menahan Satya Wacana. Hal ini memperlihatkan defense kami sedang berada dalam kondisi yang tak baik. Hal ini yang akan saya evaluasi untuk game berikutnya,” ungkap Wiwin yang juga mantan pemain Garuda Bandung.
Laga ini, menjadi laga yang istimewa bagi Amin Prihantono yang membukukan 19 poin. Amin pun masih menjaga rekornya mencetak poin dua digit poin pada tiga laga beruntun selama Seri Malang ini.
Sementara itu, Yo Sua tampil impresif dengan memimpin perolehan angka terbanyak bagi Satya Wacana. Shooting guard kelahiran Pangkal Pinang ini menyumbang 20 poin. Saat ini, Yo Sua telah mengemas 818 poin sepanjang karirnya di NBL Indonesia. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
Basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
Basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
Basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 21:41 -
Olahraga Lain-Lain 20 Januari 2026 21:37 -
Liga Champions 20 Januari 2026 21:09 -
Liga Champions 20 Januari 2026 21:04 -
Liga Champions 20 Januari 2026 20:55 -
Liga Champions 20 Januari 2026 20:49
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357559/original/067046200_1758532798-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478699/original/008256800_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.37.jpeg)
