
Bola.net - Petaka itu bernama Faisal Julius Achmad. Sontekannya tepat sebelum buzzer berbunyi mengandaskan kemenangan Hangtuah. Itu satu-satunya tembakan Faisal yang masuk dalam laga tersebut. Dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia Seri IV Solo, Satria Muda BritAma Jakarta akhiri mimpi Hangtuah Sumsel IM 55-54.
Kemenangan yang sudah di tangan Hangtuah Sumsel IM terlepas akibat longgarnya konsentrasi di detik-detik akhir. Hangtuah mendapat kesempatan dua kali tembakan bebas dan kesempatan menguasai bola setelah sebuah unsportsmanlike foul yang dilakukan oleh Bayu Anggara kepada Hardianus di sisa waktu 14 detik terakhir. Hardianus gagal mengeksekusi dua tembakannya. Hangtuah yang memainkan bola kembali mendapat lemparan ke dalam setelah Agustinus "Aguy" Dapas Sigar kembali dilanggar enam detik menjelang laga akhir.
Petaka itu terjadi di sisa enam detik terakhir. Mei Joni melakukan lemparan ke dalam pada Aguy. Bola terlepas dan tercuri Vamiga Michel. Vamiga melakukan passing ke arah Bayu. Bayu memberikannya kepada Faisal. Tembakan underbasket dilakukan Faisal tetapi tidak menembus sasaran. Dalam kemelut, Faisal menyontek bola, masuk, tepat saat bel tanda waktu permainan berakhir berbunyi. Hangtuah langsung tertunduk.
’’Pemain berjuang sampai habis. Ini sangat luar biasa. Tapi seharusnya jangan sampai begini,’’ ucap Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Meskipun unggul di kuarter pertama, sumber poin Satria Muda hanya berasal dari Rony Gunawan dan Galank Gunawan. Pertahanan rapat para pemain Satria Muda juga membuat Hangtuah kesulitan memberikan balasan. Satria Muda unggul 14-10.
Hangtuah memberikan perlawanan yang lebih agresif di kuarter kedua. Ahmad Junaidi yang baru bermain di kuarter ini menjadi salah satu sumber pengumpul poin utama. Selain Junaidi, Mei Joni juga mantap melakukan tusukan-tusukan berani sebelum melepaskan jumpshot di dekat ring Satria Muda. Hangtuah sedikit menguasai laga dan unggul 15-12 di akhir kuarter kedua.
Arki Dikania Wisnu yang kerap menjadi andalan Satria Muda mengalami kesulitan untuk melepaskan tembakan. Selain mendapat tempelan rapat saat akan menembak, Arki juga langsung menerima penjagaan ganda ketika melakukan penetrasi.
Hal serupa menghampiri Rony Gunawan. Center senior ini pun tak mampu memberikan tambahan angka. Sebaliknya, Hangtuah merangkak naik secara perlahan dan menutup kuarter tiga dengan keunggulan 41-35.
Hangtuah sempat memimpin hingga 10 angka di awal kuarter terakhir. Namun kesalahan-kesalahan Hangtuah dan permainan buru-buru membuat Satria Muda selalu berhasil mencuri angka demi angka. Satria Muda mampu menambah sembilan poin tanpa balas untuk memulai ketegangan di detik-detik akhir.
Poin terbanyak Satria Muda dikumpulkan oleh Rony Gunawan dengan 16 poin. Rony juga mencatatkan double-double dengan tambahan 16 rebound. Pada kubu Hangtuah, Mei Joni terbanyak dengan 17 poin, dan Junaidi menyusul dengan 11 poin.
Jumat (15/3), Satria Muda akan menjalani big match dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta (PJE). Menurut Ocky, panggilan Octoviarro Romely, PJE adalah lawan paling sulit ditaklukkan. "PJ sekarang ini adalah tim dengan offense terbaik di NBL. Starter dan bench player sama bahayanya. Hanya PJ yang seperti itu. Aspac saja nggak gitu kok,’’ papar Ocky. (nbl/kny)
Kemenangan yang sudah di tangan Hangtuah Sumsel IM terlepas akibat longgarnya konsentrasi di detik-detik akhir. Hangtuah mendapat kesempatan dua kali tembakan bebas dan kesempatan menguasai bola setelah sebuah unsportsmanlike foul yang dilakukan oleh Bayu Anggara kepada Hardianus di sisa waktu 14 detik terakhir. Hardianus gagal mengeksekusi dua tembakannya. Hangtuah yang memainkan bola kembali mendapat lemparan ke dalam setelah Agustinus "Aguy" Dapas Sigar kembali dilanggar enam detik menjelang laga akhir.
Petaka itu terjadi di sisa enam detik terakhir. Mei Joni melakukan lemparan ke dalam pada Aguy. Bola terlepas dan tercuri Vamiga Michel. Vamiga melakukan passing ke arah Bayu. Bayu memberikannya kepada Faisal. Tembakan underbasket dilakukan Faisal tetapi tidak menembus sasaran. Dalam kemelut, Faisal menyontek bola, masuk, tepat saat bel tanda waktu permainan berakhir berbunyi. Hangtuah langsung tertunduk.
’’Pemain berjuang sampai habis. Ini sangat luar biasa. Tapi seharusnya jangan sampai begini,’’ ucap Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Meskipun unggul di kuarter pertama, sumber poin Satria Muda hanya berasal dari Rony Gunawan dan Galank Gunawan. Pertahanan rapat para pemain Satria Muda juga membuat Hangtuah kesulitan memberikan balasan. Satria Muda unggul 14-10.
Hangtuah memberikan perlawanan yang lebih agresif di kuarter kedua. Ahmad Junaidi yang baru bermain di kuarter ini menjadi salah satu sumber pengumpul poin utama. Selain Junaidi, Mei Joni juga mantap melakukan tusukan-tusukan berani sebelum melepaskan jumpshot di dekat ring Satria Muda. Hangtuah sedikit menguasai laga dan unggul 15-12 di akhir kuarter kedua.
Arki Dikania Wisnu yang kerap menjadi andalan Satria Muda mengalami kesulitan untuk melepaskan tembakan. Selain mendapat tempelan rapat saat akan menembak, Arki juga langsung menerima penjagaan ganda ketika melakukan penetrasi.
Hal serupa menghampiri Rony Gunawan. Center senior ini pun tak mampu memberikan tambahan angka. Sebaliknya, Hangtuah merangkak naik secara perlahan dan menutup kuarter tiga dengan keunggulan 41-35.
Hangtuah sempat memimpin hingga 10 angka di awal kuarter terakhir. Namun kesalahan-kesalahan Hangtuah dan permainan buru-buru membuat Satria Muda selalu berhasil mencuri angka demi angka. Satria Muda mampu menambah sembilan poin tanpa balas untuk memulai ketegangan di detik-detik akhir.
Poin terbanyak Satria Muda dikumpulkan oleh Rony Gunawan dengan 16 poin. Rony juga mencatatkan double-double dengan tambahan 16 rebound. Pada kubu Hangtuah, Mei Joni terbanyak dengan 17 poin, dan Junaidi menyusul dengan 11 poin.
Jumat (15/3), Satria Muda akan menjalani big match dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta (PJE). Menurut Ocky, panggilan Octoviarro Romely, PJE adalah lawan paling sulit ditaklukkan. "PJ sekarang ini adalah tim dengan offense terbaik di NBL. Starter dan bench player sama bahayanya. Hanya PJ yang seperti itu. Aspac saja nggak gitu kok,’’ papar Ocky. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 18 September 2026 22:38Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
-
Basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
Basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
Basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 07:38Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 07:25Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
-
Liga Spanyol 29 Oktober 2026 07:06Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 05:52Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
BERITA LAINNYA
-
basket 18 September 2026 22:38Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 06:43Momen Prabowo Bacakan Ikrar Sumpah Pemuda Bareng Siswa SD
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385053/original/031401100_1793231031-Screenshot_2026-10-29_063401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
