
Bola.net - Liverpool akhirnya membatalkan rencana kenaikan harga tiket stadion setelah mendapat tekanan besar dari para suporter. Keputusan itu diumumkan klub pada Kamis waktu setempat, sekaligus mengakhiri polemik yang sempat memicu protes luas di Anfield.
Fenway Sports Group (FSG), pemilik Liverpool, sebelumnya berencana menerapkan kenaikan harga tiket berbasis inflasi selama tiga musim ke depan. Namun, gelombang penolakan dari pendukung membuat manajemen memilih mundur dari kebijakan tersebut.
Aksi protes suporter muncul dalam berbagai bentuk selama beberapa pekan terakhir. Salah satunya terlihat saat ribuan fans mengangkat kartu kuning bertuliskan "Caution: Anfield's Soul at Risk" ketika Liverpool menghadapi Crystal Palace.
Tak hanya itu, sebagian pendukung juga memboikot pembelian makanan dan minuman di area stadion. Mereka menilai manajemen mulai mengabaikan nilai tradisional yang selama ini melekat kuat pada budaya klub.
Tekanan untuk FSG

Tekanan terhadap FSG ternyata tidak hanya datang dari Liverpool. Pada waktu yang hampir bersamaan, suporter Boston Red Sox yang juga dimiliki John Henry ikut melancarkan protes terhadap kebijakan kepemilikan klub mereka.
Di Boston, sebuah pesawat bahkan sempat terbang di atas Fenway Park sambil membawa spanduk yang meminta pemilik menjual tim. Situasi itu menambah sorotan terhadap cara FSG mengelola klub olahraga di dua benua berbeda.
Di Liverpool, hubungan suporter dengan manajemen sempat memanas karena fans merasa suara mereka tidak lagi didengar. Meski begitu, keputusan membatalkan kenaikan harga tiket mulai meredakan ketegangan tersebut.
"Kami berterima kasih kepada mereka di Liverpool yang mau mendengarkan dan berinteraksi dengan kami," ungkap perwakilan kelompok suporter Spirit of Shankly.
Klub kini memastikan harga tiket musim depan hanya akan naik mengikuti inflasi sebelum dibekukan pada tahun berikutnya. Langkah itu mendapat respons positif karena dianggap sebagai bentuk kompromi dari manajemen.
Rekor Pendapatan
Kemarahan suporter sebelumnya dipicu laporan keuangan Liverpool yang mencatat pendapatan lebih dari 952 juta dolar AS hingga Mei 2025. Berdasarkan data Deloitte, angka itu menjadikan The Reds sebagai klub Premier League dengan pendapatan tertinggi.
Spirit of Shankly menilai klub tidak seharusnya membebankan kenaikan harga tiket kepada fans di tengah kondisi finansial yang sangat kuat. Mereka menganggap kebijakan tersebut lahir dari keputusan bisnis, bukan kebutuhan mendesak.
"Kita tidak boleh tertipu dengan berpikir normal jika harga naik tiap musim. Ini murni pilihan LFC yang didorong oleh keserakahan," tegas Spirit of Shankly saat rencana kenaikan tersebut pertama kali muncul.
Sebagai langkah lanjutan, Liverpool berjanji mencari solusi finansial lain bersama Dewan Suporter. Klub ingin membuka peluang komersial baru agar kenaikan harga tiket bisa dihindari pada masa mendatang.
Meski demikian, manajemen tetap memberi sinyal bahwa penyesuaian harga karena inflasi masih mungkin terjadi di masa depan. Untuk sementara, para pendukung bisa merasa lega karena protes mereka berhasil memengaruhi kebijakan besar di Anfield.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 09:46Ronald Araujo, Liverpool, dan Tempat untuk Menghidupkan Kembali Kariernya
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 09:42Barcelona Tak Sisipkan Klausul Larangan untuk Ronald Araujo di Liverpool
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 07:51Manchester United dan Chelsea Kompak Tolak Myles Lewis-Skelly
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 10:48Carlos Espi Punya Senjata yang Tidak Dimiliki Mbappe dan Endrick di Real Madrid
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 10:38Saatnya Real Madrid Membuktikan Statusnya Sebagai Penguasa Liga Champions
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Agustus 2026 11:44Polisi Tangkap Penembak Mantan Istri di Lampung
-
Liputan6 12 Agustus 2026 11:13Nadiem Makarim: Besok Ibam Wajib Bebas
-
Liputan6 12 Agustus 2026 09:37Buang Sampah ke Jalan, Perusahaan Ini Didenda Pemprov DKI
-
Liputan6 12 Agustus 2026 06:00Ketika Agama Dibuat Challenge Berhadiah Miras, Tak Ada Alasan Ampuni Pelaku
-
Liputan6 11 Agustus 2026 23:00Polisi Kumpulkan Barbuk Kasus Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras
-
Liputan6 11 Agustus 2026 21:24Pendakian Gunung Gede Kembali Ditutup Imbas Kebakaran Kawah Wadon
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321916/original/031137200_1786509844-1001547827.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321880/original/054190400_1786508019-IMG_2896.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782451/original/096347000_1782887081-Cakung_Barat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321055/original/059736500_1786425649-Jepretan_Layar_2025-08-11_pukul_12.15.34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321622/original/067095200_1786458257-422124.jpg)
