FOLLOW US:


Gelar Turnamen Tenis yang Sebarkan Covid-19, Novak Djokovic Dibela Nemanja Matic

30-06-2020 02:54

 | Ari Prayoga

Gelar Turnamen Tenis yang Sebarkan Covid-19, Novak Djokovic Dibela Nemanja Matic
Nemanja Matic © MUFC Official

Bola.net - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic melontarkan pembelaan untuk petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic yang menggelar turnamen tenis di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, turnamen tenis Adria Tour mengundang kritik pedas karena boleh dihadiri penonton. Para pemain, penonton dan petugas pertandingan sama sekali tak ada yang mengenakan masker.

Yang lebih parah, tak ada pembatasan jarak sosial di tribun penonton saat Adria Tour digelar. Para pemain juga bebas berbaur satu sama lain dan berfoto bareng. Selain itu, tak ada tes Covid-19 yang dilakukan kepada para peserta sebelum ajang dimulai.

Setelah gelaran di Serbia tersebut, Djokovic dan sang istri, Jelena pun menjalani tes dan hasilnya, keduanya positif terinfeksi virus Corona.

1 dari 2

Pembelaan Nemanja Matic

Matic merasa bahwa tidak ada yang salah dengan gelaran tenis yang dilakukan oleh Djokovic, karena situasi di Serbia sudah cukup aman dari persebaran Covid-19.

"Orang-orang harus memahami bahwa situasi di Serbia lebih baik ketimbang di sini [Inggris]," ujar Matic kepada Sky Sports.

"Negara mengizinkan semua orang untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan, semuanya dibuka, pusat perbelanjaan dan restoran," tambahnya.

"Jadi, mereka mencoba untuk hidup normal karena negara kami sudah ditutup penuh selama tiga bulan. Anda tak boleh berjalan di jalanan, Anda tak bisa meninggalkan rumah, jadi berbeda dengan di Inggris," tukasnya.

2 dari 2

Kritik Tak Adil

Djokovic sudah meminta maaf atas tindakannya yang menyebabkan menularnya virus Corona. Namun, Matic merasa bahwa kritik yang dialamatkan kepada Djokovic tidak adil.

"Ketika mereka membuka, mereka berkata, 'Kalian lebih dari bebas untuk melakukan apa pun yang kalian inginkan'. Sebelum turnamen, ada pertandingan dengan 20 ribu orang dan tak seorang pun mengatakan sesuatu tentangnya," tutur Matic.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa bukan salah dia karena menggelar turnamen. Dia hanya ingin membantu para pemain untuk berkompetisi. Saya tak melihat dia melakukan kesalahan," tandasnya.

Sumber: Sky Sports