
Bola.net - Klub Australia, Western Sydney Wanderers mengalami pengalaman yang tak terlupakan saat bertanding menghadapi wakil Tiongkok, Guangzhou Evergrande dalam perempat final Liga Champions Asia kemarin (27/08). Mengantongi keunggulan agregat 1-0 di kandang sendiri, Wanderers harus menghadapi intimidasi yang tidak lazim dari kubu tuan rumah jelang turun di leg kedua yang dihelat di Tianhe Stadium, Guangzhou.
Beberapa di antaranya adalah sejumlah gedoran misterius di pintu hotel para pemain Wanderers, malam hari sebelum laga digelar. Selain itu, telepon kamar mereka juga berkali-kali dihubungi tanpa ada maksud yang jelas.
Puncaknya adalah saat rombongan Wanderers berangkat menaiki bus tim menuju Tianhe Stadium. Sejumlah oknum disinyalir merekayasa kecelakaan lalu lintas untuk mengganggu konsentrasi tim. Berikut kronologi kejadian tersebut berdasarkan pengakuan defender Wanderers, Brendan Hamill.
"Sebuah mobil melintas begitu saja di depan bus kami, siapa tahu aksi tersebut ada hubungannya dengan sepakbola atau tidak," ungkap pemain 21 tahun tersebut seperti dilansir SBS.
"Bus kami dipaksa mengerem mendadak, lalu kendaraan lain menabrak bus kami dari belakang. Untungnya ada bus cadangan yang sudah kami siapkan."
Cerita versi lain diberikan oleh defender Shannon Cole, yang menuding kecelakaan tersebut memang sebuah rekayasa.
"Seseorang sengaja melintas di depan bus lalu menginjak rem secara mendadak. Bus kami menabrak mobil mereka, dan ada bus lain yang menghantam kami dari belakang," ungkap Cole dalam program radio Big Sport Breakfast.
"Lima menit kemudian bis cadangan kami datang, disusul dengan kecelakaan lainnya. Tak hanya itu, di lapangan juga mereka melempari ratusan botol ke arah kami."
Meski mendapatkan intimidasi yang sedemikian rupa, Wanderers sendiri mampu tampil optimal di laga tersebut dan menelan kekalahan tipis 1-2. Dengan agregat sama kuat 2-2, Wanderers berhak lolos ke semifinal berkat keunggulan gol tandang untuk menghadapi Seoul FC.[initial]
(sbs/mri)
Beberapa di antaranya adalah sejumlah gedoran misterius di pintu hotel para pemain Wanderers, malam hari sebelum laga digelar. Selain itu, telepon kamar mereka juga berkali-kali dihubungi tanpa ada maksud yang jelas.
Puncaknya adalah saat rombongan Wanderers berangkat menaiki bus tim menuju Tianhe Stadium. Sejumlah oknum disinyalir merekayasa kecelakaan lalu lintas untuk mengganggu konsentrasi tim. Berikut kronologi kejadian tersebut berdasarkan pengakuan defender Wanderers, Brendan Hamill.
"Sebuah mobil melintas begitu saja di depan bus kami, siapa tahu aksi tersebut ada hubungannya dengan sepakbola atau tidak," ungkap pemain 21 tahun tersebut seperti dilansir SBS.
"Bus kami dipaksa mengerem mendadak, lalu kendaraan lain menabrak bus kami dari belakang. Untungnya ada bus cadangan yang sudah kami siapkan."
Cerita versi lain diberikan oleh defender Shannon Cole, yang menuding kecelakaan tersebut memang sebuah rekayasa.
"Seseorang sengaja melintas di depan bus lalu menginjak rem secara mendadak. Bus kami menabrak mobil mereka, dan ada bus lain yang menghantam kami dari belakang," ungkap Cole dalam program radio Big Sport Breakfast.
"Lima menit kemudian bis cadangan kami datang, disusul dengan kecelakaan lainnya. Tak hanya itu, di lapangan juga mereka melempari ratusan botol ke arah kami."
Meski mendapatkan intimidasi yang sedemikian rupa, Wanderers sendiri mampu tampil optimal di laga tersebut dan menelan kekalahan tipis 1-2. Dengan agregat sama kuat 2-2, Wanderers berhak lolos ke semifinal berkat keunggulan gol tandang untuk menghadapi Seoul FC.[initial]
Baca Juga
- Hazard Curiga Costa Palsukan Umur
- Bikin Stadion Sepi, Suporter PSV Tolak Adanya Wi-Fi di Stadion
- Liburan, Ayah Giggs Diserang Gerombolan Babun di Taman Safari
- Kisah Heroik Ibrahimovic Selamatkan Timnas Keterbelakangan Mental
- Zlatan Cegah Dua Pemain Berkelahi Akibat Berebut Jersey
- Ketahuan Fans Berat Real Madrid, Striker Baru Atletico Dimusuhi Fans
- Kejutan Topeng Unik Pemain Liverpool Untuk Glen Johnson
- Gabung MU, Di Maria Jalan-jalan Sore Nikmati Manchester
Advertisement
Berita Terkait
-
Bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
