
Bola.net - - Ayah dari mantan gelandang Chelsea John Obi Mikel sempat diculik dan diancam ditembak mati di Nigeria pekan lalu.
Mikel ikut menjadi bagian dari skuat yang bermain di pentas Piala Dunia 2018 ini di Rusia. Ia bahkan dipercaya untuk menjadi pemimpin alias kapten skuat The Super Eagles.
Nigeria tergabung di Grup D. Mereka satu grup dengan Kroasia, Islandia dan Argentina.
Sayangnya Nigeria tak bisa mendapat tiket lolos dari fase grup. Mereka hanya bisa mengoleksi tiga poin dan finis di peringkat ketiga.
Diculik Pekan Lalu

Menurut laporan dari The Guardian, ayahnya diculik hanya beberapa jam jelang digelarnya pertandingan Nigeria lawan Argentina, 27 Juni lalu. Ia menerima kabar itu saat berada di bus yang mengangkut skuat Elang Super ke St Petersburg.
Saat itu, Mikel dihubungi oleh salah satu anggota keluarganya. Keluarga itu mengabarkan bahwa sang ayah, Micheal Obi plus sopir pribadinya Ishaya John diculik saat melintas di jalan Makurdi Enugu dari Jos, Nigeria Tenggara.
Mikel lantas diminta menghubungi nomor sang penculik. Saat dihubungi, pihak penculik langsung meminta pemain yang merumput di klub Tianjin Teda itu untuk membayar uang tebusan.
Kabarnya, uang tebusan yang diminta sang penculik sebesar 10 juta Naira atau sekitar 21 ribu Pounds. Jika dikonversikan jadi Rupiah, nominalnya menjadi Rp. 397 juta.
Tak Curhat

Mikel mengaku saat itu ia tak mau curhat kepada siapapun, baik rekannya maupun pada para petinggi federasi sepakbola Nigeria. Sebab ia tak mau mengganggu konsentrasi mereka di Piala Dunia.
Mikel juga menyembunyikan emosinya dan bermain selama 90 menit saat melawan Argentina.
"Saya bermain ketika ayah saya berada di tangan bandit. Saya harus menekan trauma. Saya menerima telepon empat jam sebelum kick-off untuk memberi tahu saya apa yang telah terjadi," buka Mikel.
“Saya mengalami gangguan emosi dan saya harus membuat keputusan tentang apakah saya siap secara mental untuk bermain. Saya bingung. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan tetapi, pada akhirnya, saya tahu bahwa saya tidak bisa membiarkan 180 juta orang Nigeria merasa kecewa. Saya harus menutupnya dari kepala saya dan bermain dan mewakili negara saya terlebih dahulu. Saya bahkan tidak dapat memberi tahu para pelatih atau staf NFF dan hanya lingkaran teman-teman yang sangat ketat yang tahu soal itu," bebernya.
Diancam Ditembak

Mikel lantas membeberkan bahwa penculik juga membeberkan ancaman maut. Ayahnya bakal ditembak jika uang tebusan tak dibayarkan dan jika ia melaporkan masalah penculikan itu pada pihak yang berwajib.
“Saya diberitahu bahwa mereka akan segera menembak ayah saya jika saya melapor kepada pihak berwenang atau memberi tahu siapa pun. Saya juga tidak ingin membahasnya dengan pelatih [Gernot Rohr] karena saya tidak ingin masalah saya menjadi gangguan baginya atau anggota tim lainnya pada hari pertandingan yang penting seperti itu," bebernya.
"Walau saya ingin mendiskusikan masalah itu dengan pelatih, saya tidak bisa melakukannya," tegasnya.
Bebas Setelah Sepekan

Pihak kepolisian Nigeria akhirnya bisa membebaskan ayah Mikel setelah satu pekan, beserta sang supir dan mobil jip yang dikendarainya. Mereka disebut disandera di pedalaman hutan.
Namun sang ayah mengalami luka-luka karena mendapat siksaan dari sang penculik. Ia pun harus dirawat di Rumah Sakit.
“Syukurlah, ayah saya dibebaskan dengan aman pada hari Senin sore. Saya berterima kasih kepada otoritas kepolisian atas upaya penyelamatan mereka dan dukungan yang saya terima dari teman dan anggota keluarga. Sayangnya, ayah saya sekarang di rumah sakit menerima perawatan darurat sebagai akibat dari penyiksaan yang ia terima selama penyekapannya.”
Info Valid Polisi

Pihak kepolisian Nigeria juga memberikan pernyataan resmi terkait penculikan tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa proses pembebasan ayah Mikel melibatkan aksi baku tembak yang pada akhirnya membuat sang bandit lari terbirit-birit meninggalkan korban penculikannya.
“Diketahui bahwa Pa Michael Obi dan pengemudinya diculik di sepanjang Jalan Makurdi-Enugu dalam perjalanannya dari Jos dalam jip Toyota Prado berwarna abu-abu dengan nomor registrasi: MUS 604 CG dan dibawa ke tujuan yang tidak diketahui melalui area hutan yang lebat."
“Lebih lanjut diketahui bahwa para penculik mulai menelepon untuk meminta tebusan 10 juta Naira sebelum petugas polisi bertindak atas informasi intelijen dan menyapu mereka."
"Dalam proses penyelamatan, duel senjata terjadi antara polisi dan para penculik, yang memaksa para bandit untuk meninggalkan korban mereka di dalam hutan dan mereka segera diselamatkan."
[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 09:38Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:32Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 21:20Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 20:58Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 26 Oktober 2026 22:21Rekap Perjalanan KapanLagi Pensi Bareng 2026: "Berani Tampil, Berani Bermimpi"
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
