FOLLOW US:


Kisah Unik dari Tugu Parameswara, Saksi Bisu Asian Games 2018 di Palembang

07-09-2018 18:24
Kisah Unik dari Tugu Parameswara, Saksi Bisu Asian Games 2018 di Palembang
Asian Games 2018 © Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Bola.net - Selain Jakarta, Asian Games 2018 di Indonesia juga dilangsungkan di Palembang. Hal ini menjadi keunikan tersendiri pada penyelenggaraan Asian Games kali ini. Pasalnya, baru di Indonesia inilah Asian Games digelar di dua kota sekaligus. Apabila di Jakarta, Asian Games dipusatkan di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), maka di Palembang pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut dilangsungkan di Jakabaring Sport City.

Sebagaimana diketahui, Jakabaring juga pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan SEA Games 2011 silam. Berkat kesuksesannya menggelar pesta olahraga terbesar se-ASEAN, Palembang pun percaya diri mengajukan diri sebagai tuan rumah Asian Games. Ini karena ada banyak sekali infrastruktur berstandar internasional berada di Palembang, sehingga sayang jika tak digunakan untuk event sekaliber Asian Games.

Di sisi lain, infrastruktur yang dibangun di Palembang dalam menyambut Asian Games bukan hanya kompleks olahraga. Namun, ada beberapa monumen penunjang yang cukup ikonik, hingga kini menjadi maskot Palembang. Salah satunya adalah Tugu Parameswara.

Tugu tersebut menjadi gerbang utama menuju Jakabaring Sport City. Hampir saban hari selama gelaran Asian Games 2018, Tugu Parameswara dipenuhi atlet maupun supporter yang ingin melihat pertandingan di venue Jakabaring. Tugu ini sendiri dibangun saat PON 2004 silam.

Tugu Parameswara menjadi gerbang utama menuju Jakabaring Sport City. Tiap harinya, ramai atlet dan suporter memadati kawasan yang di dalamnya terdapat venue-venue olahraga Asian Games XVIII tahun 2018 di Palembang. Semua warga kota Palembang khususnya dan Indonesia umumnya, bersuka cita menyambut perhelatan olahraga terbesar se-Asia ini. Dukungan untuk Indonesia agar sukses dan menang sebagai tuan rumah dan juga menjadi juara umum terus menggelora. Riki Wibowo, Mitra GrabBike Palembang yang biasa menunggu orderan di kawasan ini, juga mendukung penuh Indonesia. Riki berharap semoga Indonesia mendapatkan posisi terbaik di peringkat Asian Games 2018, terutama di cabang olahraga favoritnya; sepak bola, pencak silat, dan bulu tangkis. "Kalau bisa, Indonesia harus juara umum. Bila belum tercapai, sukses sebagai tuan rumah juga kemenangan bagi bangsa ini. Karena sejatinya, kemenangan itu adalah selalu bersyukur atas usaha yang telah kita lakukan dengan sebaik mungkin. Indonesia Never Give Up!" Katanya dengan penuh semangat. #CeritaNgeGrab #KemenanganItuDekat

A post shared by Grab Indonesia (@grabid) on

Bentuknya menyerupai pelepah daun pisang, yang banyak dijumpai di Sumatera. Tugu ini pun punya makna mendalam, lantaran menjadi simbol pemersatu masyarakat Melayu baik yang berada di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, hingga Brunei. Sejarahwan Djohan Hanafiah pernah mengungkapkan jika nenek moyang masyarakat Melayu berasal dari Palembang, tepatnya dari keturunan Parameswara, seorang panglima dari Kerajaan Sriwijaya.

Menariknya, kisah unik tentang Tugu Parameswara juga dating dari mitra GrabBike Palembang, yaitu Riki Wibowo. Ia kerap mendapatkan banyak orderan di tempat bersejarah bagi masyarakat Melayu tersebut. Ia pun mengaku senang saat Palembang menjadi salah satu tuan rumah Asian Games. Bahkan, ia berharap dengan menjadi tuan rumah #KemenanganItuDekat bagi Indonesia bias semakin nyata diwujudkan.

Harapan Riki pun berbuah kenyataan, karena Indoenesia tidak hanya sukses menjadi tuan rumah. Lebih dari itu, Indonesia juga berhasil mengukir prestasi terbaik sepanjang sejarah Asian Games. Dengan perolehan 31 medali emas, Indonesia pun sukses bertengger di posisi ke-4 klasemen akhir, sekaligus menjadi negara ASEAN satu-satunya yang masuk 10 besar Asian Games 2018.