FOLLOW US:


Sukses Raih Tiga Emas, Eko Yuli Rengkuh Bonus Dobel

24-11-2018 07:07
Sukses Raih Tiga Emas, Eko Yuli Rengkuh Bonus Dobel
© Merdeka

Bola.net - Cerita kesuksesan lifter Indonesia, Eko Yuli di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, di Ashgabat, Turkmenistan, berlanjut menjadi kebahagiaan. Belum habis senyumnya usai mendapatkan bonus dari Asian Games, kini ia kembali mendapatkan hadiah uang tunai dari Presiden Joko Widodo dan Kemenpora. Masing-masing 250 juta dan 200 juta Rupiah untuk keberhasilanya merengkuh tiga medali emas di ajang tersebut.

Berbicara di Media Center Kemenpora, Kamis (8/10), Menpora Imam Nahrawi tampak bahagia dengan prestasi yang ditorehkan Eko Yuli. Dirinya menegaskan bahwa pemerintah ingin serius mengangkat dunia olahraga Indonesia.

"Pemerintah betul-betul ingin memberikan perhatian lebih serius lagi. Tidak hanya penghargaan atau bonus tapi lebih dari itu. Sehingga kita akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk ke nomor event," ujarnya.

Bicara tentang dunia olahraga Indonesia, Menpora menyampaikan bahwa Presiden Jokowi benar-benar memberi perhatian penuh untuk cabang-cabang olahraga unggulan seperti angkat besi, bulutangkis dan lainnya. Nantinya bakal ada modal pembiayaan yang digunakan untuk try out persiapan Olimpiade 2020.

Mewakili Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi juga meminta kesinambungan Pelatnas bagi seluruh cabang olahraga agar tidak mandeg begitu saja pasca Asian Games karena ke depan, masih ada event Olimpiade yang bakal diikuti Indonesia. Menpora juga berharap agar semua atlet makin terpacu untuk menjadi juara dunia di single event masing-masing guna persiapan menuju Olimpiade.

Atas penghargaan dan perhatian yang didapatkan, Eko Yuli menyampaikan terima kasih pada pemerintah. Bagi Eko, sudah menjadi kewajiban para atlet untuk bisa mengharumkan nama bangsa lewat olahraga.

"Saya berterima kasih kepada Pak Menpora serta jajaran sudah memberikan apresiasi yang luar biasa. Kami sebagai atlet hanya bisa memberikan yang terbaik buat negara," jelasnya.

Harapan Eko, rencana Pelatnas jangka panjang benar-benar terealisasi agar Indonesia bisa berbicara banyak di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

"Mudah-mudahan ke depan akan diseriuskan dan tidak hanya saya saja, semua teman-teman juga bisa terpacu lagi memberikan prestasi terbaik," pungkasnya.