Usai Bertunangan, Justin Hubner Berencana Menikahi Jennifer Coppen Musim Panas 2026 di Bali: Bersamanya, Membuat Saya Sangat Bahagia

Usai Bertunangan, Justin Hubner Berencana Menikahi Jennifer Coppen Musim Panas 2026 di Bali: Bersamanya, Membuat Saya Sangat Bahagia
Justin Hubner bersama sang kekasih Jennifer Coppen (c) Justin Hubner Official IG

Bola.net - Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Justin Hubner. Pemain Fortuna Sittard ini secara terbuka mengungkapkan rencana untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Hubner bakal menikahi wanita Indonesia, Jennifer Coppen. Pada beberapa waktu lalu, keduanya telah bertunangan. Hubner melamar ibu dari Kamari tersebut.

Meskipun saat ini sedang menjalani hubungan jarak jauh, Jennifer tetap memberikan dukungan penuh terhadap karier Hubner. Perempuan berumur 24 tahun itu bahkan dikabarkan menangis haru ssaat Hubner mencetak gol perdana di Eredivisie.

"Dia sudah menangis dan segalanya, saking bahagianya dia untuk saya," ujar Hubner dilansir media Belanda, Limburger.

"Karena dia tahu seberapa keras saya bekerja untuk ini, apa yang saya lakukan dan apa yang saya korbankan," katanya menambahkan.

1 dari 3 halaman

Mematangkan Rencana

Hubner telah mematangkan rencana untuk meresmikan ikatan cintanya dengan Jennifer dalam waktu dekat. Jika tidak ada aral melintang, pernikahan keduanya akan digelar pada musim panas 2026.

Pulau Dewata, Bali, dipilih sebagai lokasi impian untuk menyelenggarakan hari bahagia tersebut. Kehadiran Jennifer diakui memberikan dampak positif yang sangat besar bagi kebahagiaan hidup Hubner di luar lapangan.

"Mudah-mudahan kami bisa menikah di musim panas nanti, di Bali. Berada bersamanya membuat saya sangat bahagia," tegas Hubner.

"Dan juga karena sekarang saya bisa menghadiahi dia dengan sebuah gol. Memulai tahun dengan cara ini sebenarnya tidak bisa lebih baik lagi, bukan?" lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Lebih dari Sekadar Tunangan

Bagi Hubner, Jennifer bukan sekadar kekasih, melainkan tempat berkeluh kesah yang paling memahami kondisinya. Jennifer berperan penting dalam membantu sang pemain melewati masa-masa sulit selama paruh pertama musim.

Hubner mengakui bahwa tekanan sebagai pemain Timnas Indonesia sangatlah besar dibandingkan pemain Belanda lainnya. Ia merasa beruntung memiliki sistem pendukung yang kuat untuk menjaga kesehatan mentalnya.

"Jika seorang pemain Belanda bermain buruk atau melakukan kesalahan, dia mungkin akan mendengarnya dari beberapa ratus orang. Saya dari ratusan ribu orang," beber Hubner.

"Saya harus menghadapi tekanan itu, suka atau tidak suka. Dan saya pikir itu semakin berhasil. Tunangan saya membantu saya, begitu juga agen saya dan pelatih," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Percapakan soal Sepak Bola

Hubner juga menyebut bahwa percakapan mereka setiap harinya tidak pernah jauh dari dunia sepak bola. Dukungan moral dari Jennifer menjadi energi tambahan baginya untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Belanda.

"Bagi kami, pembicaraan selalu tentang sepak bola. Dan saya selalu bisa bercerita kepadanya tentang perasaan saya," tutur Hubner.

"Dia benar-benar membantu saya melewati paruh pertama musim ini, karena saat itu kondisi saya tidak sedang berada di puncak," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)