
Bola.net - Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengaku bermain habis-habisan untuk menaklukkan ganda putra peringkat pertama dunia, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae pada babak final Djarum Indonesia Open 2013 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (16/6).
Ahsan/Hendra merupakan harapan satu-satunya Indonesia yang berhasil lolos ke babak final. Lewat penampilan gemilang, mereka langsung menekuk pasangan Korea Selatan itu dengan skor 21-14, 21-18 dalam waktu 39 menit.
"Pasti ada beban sebagai wakil satu-satunya. Tetapi kami tidak mau memikirkan itu. Pokoknya kami mau bermain habis-habisan," kata Ahsan yang baru pulih dari cedera pinggang.
Hendra menambahkan bahwa mereka memang tampil maksimal. "Hari ini kami bermain cukup baik. Sebelumnya kami sudah mempelajari permainan mereka berdua," tambah Hendra.
Hendra menuturkan mereka menerapkan pola bermain menyerang sejak awal. Tekanan yang mereka berikan berhasil membuat lawan mati kutu. Meskipun sempat disalip 15-16 pada game kedua, mereka mampu dengan cepat mengendalikan permainan.
"Pertahanan mereka tidak terlalu jelek. Tetapi meskipun di game kedua mereka bermain lebih cepat, kami sudah antisipasi. Menerapkan serangan dulu. Terbantu angin juga," jelas Hendra.
Gelar ini merupakan yang kedua bagi keduanya setelah berpasangan usai laga Olimpiade London 2012 lalu. Sebelumnya mereka berhasil menjuarai Malaysia Open.
"Kemenangan ini untuk seluruh Indonesia. Mungkin ini rezeki calon anak," ujar Ahsan yang sedang menunggu kehadiran anak pertamanya.
Setelah kemenangan ini, mereka siap menghadapi Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung Agustus mendatang. "Kami siap untuk target juara di Kejuaraan Dunia," tutup Hendra. (ant/kny)
Ahsan/Hendra merupakan harapan satu-satunya Indonesia yang berhasil lolos ke babak final. Lewat penampilan gemilang, mereka langsung menekuk pasangan Korea Selatan itu dengan skor 21-14, 21-18 dalam waktu 39 menit.
"Pasti ada beban sebagai wakil satu-satunya. Tetapi kami tidak mau memikirkan itu. Pokoknya kami mau bermain habis-habisan," kata Ahsan yang baru pulih dari cedera pinggang.
Hendra menambahkan bahwa mereka memang tampil maksimal. "Hari ini kami bermain cukup baik. Sebelumnya kami sudah mempelajari permainan mereka berdua," tambah Hendra.
Hendra menuturkan mereka menerapkan pola bermain menyerang sejak awal. Tekanan yang mereka berikan berhasil membuat lawan mati kutu. Meskipun sempat disalip 15-16 pada game kedua, mereka mampu dengan cepat mengendalikan permainan.
"Pertahanan mereka tidak terlalu jelek. Tetapi meskipun di game kedua mereka bermain lebih cepat, kami sudah antisipasi. Menerapkan serangan dulu. Terbantu angin juga," jelas Hendra.
Gelar ini merupakan yang kedua bagi keduanya setelah berpasangan usai laga Olimpiade London 2012 lalu. Sebelumnya mereka berhasil menjuarai Malaysia Open.
"Kemenangan ini untuk seluruh Indonesia. Mungkin ini rezeki calon anak," ujar Ahsan yang sedang menunggu kehadiran anak pertamanya.
Setelah kemenangan ini, mereka siap menghadapi Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung Agustus mendatang. "Kami siap untuk target juara di Kejuaraan Dunia," tutup Hendra. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 14 Juni 2026 15:13Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 14 Juni 2026 11:48Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 Agustus 2026 23:59Link Streaming Girona vs Arsenal 2 Agustus 2026
-
Liga Inggris 1 Agustus 2026 22:33Vinicius Junior Buka Pintu ke Arsenal, tetapi Real Madrid jadi Prioritas
-
Bola Indonesia 1 Agustus 2026 21:58Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
-
Liga Inggris 1 Agustus 2026 21:51Bryan Mbeumo Bawa MU Comeback Lawan Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 26 Juli 2026 18:52Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
-
bulutangkis 19 Juli 2026 17:28Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 usai Tumbangkan Ganda Nomor 1 Dunia
SOROT
-
Liputan6 1 Agustus 2026 14:51Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Malam Ini, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
Liputan6 1 Agustus 2026 13:43Cerita Sang Ayah di Balik Heboh Dugaan Bocah Dipaksa Mengemis
-
Liputan6 1 Agustus 2026 11:10Hasil Penelusuran Pemkot Surabaya soal Dugaan Bocah 5 Tahun Dipaksa Mengemis
-
Liputan6 1 Agustus 2026 07:00Deretan Janji Sudaryono Agar Makan Bergizi Tak Dikorupsi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313151/original/072735000_1785587534-Mendagri_Tito_groundbreaking_sekolah_rakyat_di_Biak_Numfor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371039/original/017296300_1759631514-WhatsApp_Image_2025-10-04_at_09.11.36_52b0e878.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312916/original/038012400_1785567767-Desain_tanpa_judul__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312111/original/009152300_1785480781-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_13.06.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310395/original/045052900_1785315997-email-attachment_2026_07_29_windanelfira-at-klyid_bgn-luncurkan-pusat-pelayanan-terpadu-layani-aduan-soal-mbg-lewat-call-center-whatsapp_IMG_2963.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312366/original/072187200_1785488855-Blank_2_Grids_Collage.jpg)
