Tiga Atlet Pelatnas Tumbang di Babak Pertama Sirnas

Tiga Atlet Pelatnas Tumbang di Babak Pertama Sirnas
Sirkuit Nasional
- Tiga pemain Pelatnas Hermansyah, Nandang Arif Saputro dan Rizki Amelia tumbang pada babak pertama Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional II "Siliwangi SGS Electrik - PLN 2010" di GOR KONI Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa.

Hermansyah dikalahkan Engga Setiawan (Djarum Kudus) dengan skor 11-21, 10-21, 16-21. Sedangkan Nandang Arif kalah dua set langsung dari atlet tuan rumah Mutiara Bandung, Martin Sifrie dengan skor 15-21, 18-21.

Sedangkan pemain Pelatnas putri, Rizky Amelia Pradipta harus mengakui keunggulan pemain SGS Electric Bandung Desi Nandya 18-21, 21-8, 9-21.

Meski dengan persiapan minim, Engga yang merupakan pemain senior di Djarum Kudus mampu mengendalikan permainan meski sempat kalah telak pada set kedua.

"Permainan kedua badan saya sempat kaget karena sudah seminggu ini tak latihan, namun syukur lah akhirnya bisa memenangkan set ketiga yang menentukan," kata Engga Setiawan seusai pertandingan.

Bagi Engga, pertemuannya dengan Hermasyah bukan sekali ini saja, keduanya sempat berduel pada seleksi nasional tahun 2008.

Kemenangan klub Djarum Kudus itu tidak lepas dari penampilan apiknya dengan bermain bola-bola pendek di depan net untuk memancing pemain Pelatnas itu untuk mengangkat shuttlecock yang diakhiri dengan smesh-smesh mematikan.

Meski demikian, faktor stamina cukup berpengaruh bagi pemain yang mengaku tak punya persiapan khusus menjelang pertandingan di Bandung itu. Akibatnya Hermansyah balik mengendalikan permainan dengan memenangkan set kedua 21-1- sekaligus memaksa pertandingan diselesaikan dengan set tambahan.

Duel seru dan saling kejar angka terjadi pada set ketiga, namun pemain Engga Setiawan berhasil mengunci perolehan angka lawannya di poin 16. Ia sendiri meraih angka demi angka dan menyudahi set ketiga dengan skor 21-16 yang memastikan pemain Pelatnas itu angkat koper lebih awal.

"Keyakinan saya untuk menang cukup tinggi, sehingga cukup tenang pada saat terjadi kejar mengejar angka," kata pemain yang merangkap sebagai offisial tim PB Djarum itu.

Kegagalan juga dialami pemain Pelatnas Nandang Arief Saputro yang kalah straight set dari pemain tuan rumah Martin Sinfrie (Mutiara) dengan 15-21, 18-21. Pertandingan tersebut menjadi milik Martin yang mendapat suporter dari penonton tuan rumah.

Namun, kegagalan dua Pelatnas itu dibayar tuntas oleh lima wakil pelatnas lainnya yang melaju ke babak kedua yakni Pandu Dewantoro, Adi Pratama, Ary Trisnanto, Siswanto dan Evert Sukamta.

Pandu Dewantoro melangkah ke babak kedua dengan menumpangkan Fahmi (SGS Electric) 21-11, 23-21. Adi Pratama menyingkirkan Licas Alexander (Angsapura) 21-18, 21-13. Ary Trisnanto menang atas Anang Wahyudi (SGS Electric).

Sementara itu pemain Pelatnas lainnya yang melaju adalah Evert Sukamta yang mengalahkan M Yunus (Silva) 21-12, 21-19 dan Siswanto menyudahi perlawanan Setiyo Widi Harto dari PB Jaya Raya Suryanaga dengan sekor 21-14, 21-13.

Pada nomor tunggal putri, atlet Pelatnas putri, Rizky Amelia Pradipta secara mengejutkan langsung tersingkir di babak pertama turnamen berhadiah total Rp190.000.000 ini. Rizky terhenti setelah melakoni pertarungan rubber game melawan Desi Nadya dari PB SGS Elektrik Bandung.

Tampil dengan tipe permainan menyerangnya, Rizky terlalu banyak melakukan kesalahan sehingga membuat lawannya lebih di atas angin, meski pada set kedua atlet Pelatnas itu sempat unggul.

Dengan tipe permainan bertahannya, Desi Nindya mampu mengendalikan permainan khususnya pada set ketiga.

"Saya tak menyangka bisa mengalahkan dia, meski sebelum bertanding saya sempat merasa tak akan bisa menang. Ia tipe pemain menyerang, namun dengan bertahan bagus akhirnya saya jadi yakin bisa memang, dan ternyata memang seperti itu," kata Nindya yang selalu berhasil mengembalikan smash-smash lawannya pada pertandingan itu.

Sementara itu pemain Pelatnas Putri lainnya Siti Anida Lestari Qaryatin berhasil menghentikan langkah Yulia Yosephine Susanto dengan 21-14, 21-14. Si kidal, Maizziyah Nadhir mengungguli Athiatun Rohimah, 21-7 dan 21-18.

Sedangkan Belleatrix Manuputy pun tanpa kesulitan berarti melangkah ke babak kedua setelah unggul atas Fellysia Valentine Sanjaya, Belleatrix unggul 21-13, 21-8 hanya dalam tempo 20 menit.

Hera Desi Ana Rachmawati menang atas pemain tuan rumah Mutiarani, dengan 21-11, 21-14 dan Renna Suwarno menang walk over setelah lawannya, Ria Ade dari PB Pertamina tidak hadir di lapangan. (ant/row)

Berita Terkait