
Bola.net - Dunia bulu tangkis dikejutkan oleh keputusan besar dari Viktor Axelsen yang memilih mengakhiri kariernya lebih cepat dari perkiraan. Kabar ini diumumkan langsung oleh sang pemain melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu, 15 April 2026.
Axelsen mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukanlah hal mudah baginya. Ia harus menerima kenyataan pahit setelah bergulat lama dengan cedera punggung yang tak kunjung pulih.
Dalam unggahannya, juara Olimpiade itu menjelaskan kondisi fisiknya yang sudah tidak memungkinkan untuk tampil maksimal. Ia menyebut bahwa tubuhnya sudah tidak mampu lagi mengikuti tuntutan kompetisi di level tertinggi.
“Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya. Karena masalah punggung yang berulang, saya tak bisa lagi berkompetisi dan berlatih di level tertinggi,” buka Axelsen dalam pernyataannya di Instagram @viktoraxelsen.
“Setelah menjalani operasi endoskopis, beberapa suntikan, metode-metode latihan baru, perawatan, dan pada dasarnya mencoba semuanya agar bisa terbebas dari rasa sakit untuk waktu yang lama sekarang ini, saya telah diberi saran untuk fokus pada kesehatan jangka panjang saya.”
“Menerima situasi ini sangat sulit. Tetapi saya sekarang telah mencapai titik di mana tubuh saya tidak mengizinkan saya untuk melanjutkan."
Peringatan Dokter Jadi Titik Balik Keputusan Pensiun
Keputusan pensiun yang diambil Axelsen ternyata melalui proses panjang dan penuh pertimbangan medis. Ia tidak gegabah, melainkan mendengarkan saran dari tim dokter yang menanganinya.
Pemain asal Denmark itu mengungkapkan bahwa ia telah menjalani berbagai metode penyembuhan. Namun, hasilnya belum sesuai harapan dan justru membuka risiko yang lebih besar ke depan. Kondisi ini membuatnya harus memikirkan kesehatan jangka panjang di luar karier profesional.
“Keputusan ini telah dibuat setelah berkonsultasi dengan ahli bedah yang mengoperasi saya tahun lalu, serta dokter-dokter yang telah bekerja sama dengan saya,” katanya kepada Badminton Europe, via Straitstimes.
“Mereka mengatakan bahwa dengan rasa sakit yang saya alami sekarang, mungkin diperlukan operasi lagi, dan jika itu tidak berjalan dengan baik, prosedur yang lebih serius mungkin diperlukan. Jadi, ini hanyalah tubuh saya yang memberi tahu saya untuk berhenti, dan saya harus mengikuti saran dokter saya.”
Sulit Diterima, Tapi Axelsen Pilih Kenang dengan Senyuman
Meski keputusan ini terasa berat, Axelsen mencoba melihat sisi positif dari perjalanan panjang kariernya. Ia mengakui bahwa menerima kenyataan tersebut bukan perkara mudah.
Pemain berusia 32 tahun itu sempat merasa keputusan ini tidak adil baginya. Namun, ia juga menyadari bahwa tubuhnya telah bekerja luar biasa selama bertahun-tahun.
Axelsen memilih untuk fokus pada kenangan indah yang ia raih selama menjadi atlet profesional. Ia merasa beruntung bisa merasakan pengalaman yang tidak semua orang dapatkan. “Membuat keputusan ini sangat sulit dan terkadang terasa tidak adil,” kata Axelsen.
“Pada saat yang sama, tubuh saya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama bertahun-tahun, dan saya melihatnya sebagai hak istimewa yang besar untuk dapat bermain, berlatih, dan memenangkan begitu banyak turnamen besar di level tertinggi. Sangat sedikit orang yang dapat mengalami apa yang telah saya alami dan bertemu begitu banyak orang yang luar biasa. Itulah mengapa saya mengenang karier saya dengan gembira.”
Dari Mimpi Jadi Legenda, Kini Saatnya Mengucap Selamat Tinggal
Karier Axelsen bukan sekadar sukses, tetapi juga penuh prestasi luar biasa. Ia dikenal sebagai salah satu pemain tunggal putra terbaik dalam sejarah bulu tangkis dunia.
Sejak memulai karier profesional pada 2010, Axelsen telah mengoleksi berbagai gelar prestisius. Ia menjadi juara Olimpiade dua kali, juara dunia, serta mendominasi peringkat satu dunia selama 183 pekan.
Perjalanan panjang itu membuatnya merasa telah mencapai lebih dari sekadar impian masa kecil. Ia menyebut bahwa bulu tangkis bukan hanya karier, melainkan bagian dari hidupnya.
Kini, momen perpisahan terasa berat karena rutinitas dan kehidupan di dunia badminton sudah melekat dalam dirinya. “Sejak hari pertama saya memegang raket, saya tahu impian saya adalah menjadi yang terbaik di dunia. Saya telah memberikan segalanya untuk olahraga ini. Ini bukan hanya sekadar karier bagi saya. Ini adalah hidup saya dan saya telah melakukan segala upaya.”
“Saya telah mencapai semua yang pernah saya impikan, dan lebih dari itu. Yang paling sulit untuk mengucapkan selamat tinggal bukanlah kompetisi itu sendiri, tetapi semua hal di sekitarnya. Perjalanan, kerja keras sehari-hari, orang-orang.”
(Instagram @viktoraxelsen/Straitstimes)
Baca Juga:
- Update Ranking BWF 2026 Setelah Badminton Asia Championships 2026
- Tiwi/Fadia dan Fajar/Fikri Kandas, Indonesia Tanpa Wakil di Final Badminton Asia Championships 2026
- Hasil Lengkap Pertandingan Badminton Asia Championships 2026
- Hasil Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026: Alwi Farhan dan Sabar/Reza Terhenti di Babak 16 Besar
- Hasil Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026: Jonatan Christie Remukkan Tunggal Putra Malaysia dalam Waktu 36 Menit
- Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani Kalah di Final, Indonesia Tanpa Gelar di Swiss Open 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:53Bekuk Manchester City di Community Shield, Performa Arsenal Mendekati Sempurna
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:45Juara di Tahun 2026, Apakah Arsenal Raja-nya Community Shield?
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:35Arsenal Juara Community Shield, Martin Odegaard: Semoga Trofi Lainnya Menyusul!
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:10Dipecat MU, Harry Maguire Doakan Ruben Amorim Sukses di AC Milan
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:07Man of the Match Arsenal vs Manchester City: Christos Tzolis
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 16:04Absen di Community Shield, Rodri Tes Medis di Barcelona?
-
Liga Italia 17 Agustus 2026 15:52Here We Go! Juventus Angkut Kiper Baru dari Inggris
-
Liga Spanyol 17 Agustus 2026 15:16Laga Penutup Pramusim Real Madrid: 4 Pemain Bersinar, 1 Bermasalah
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 14:09Arsenal Jawab Tantangan Juara dengan Start Meyakinkan, tapi Kutukan Menanti
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 26 Juli 2026 18:52Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
-
bulutangkis 19 Juli 2026 17:28Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 usai Tumbangkan Ganda Nomor 1 Dunia
SOROT
-
Liputan6 17 Agustus 2026 16:11Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur
-
Liputan6 17 Agustus 2026 16:05HUT ke-81 RI, PM Australia Soroti Arti Penting Indonesia
-
Liputan6 17 Agustus 2026 15:25Pesan Khusus Megawati di Peringatan HUT ke-81 RI
-
Liputan6 17 Agustus 2026 14:36Kronologi Eks Anggota DPRD Cekik dan Tampar Wanita karena Uang Rp 10 Ribu
-
Liputan6 17 Agustus 2026 14:21Megawati Minta Indonesia Belajar dari Iran: Tak Bisa Dikalahkan Amerika
-
Liputan6 17 Agustus 2026 14:15Prabowo Panggil Komandan Usai Puji Upacara HUT ke-81 RI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326125/original/083507000_1786957911-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_15.06.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326080/original/045062200_1786955461-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325923/original/001762500_1786946543-43518c70-7f70-489f-b9cf-57c88c17cd03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326038/original/094607900_1786952181-1001565524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326008/original/071336800_1786951283-daf890bc-f16f-4de0-b410-a8a70b284ece.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325946/original/076898200_1786947222-is5.jpg)
