Makna Mulia 'Mia San Mia' Milik Bayern Munchen

Afdhol | 10 Mei 2019 14:43
Selebrasi pemain Bayern Munchen usai lawan Wolfsburg (9/3/2019) lalu. (c) AFP

Bola.net - Ada tagar yang selalu muncul sebagai tren teratas di media sosial tiap kali Bayern Munchen hendak memainkan sebuah laga. Tagar #MiaSanMia tak pernah absen disuarakan para fans hingga para punggawa Bayern seperti David Alaba, Serge Gnabry sampai Franck Ribéry di akun medsos mereka. Apa sebenarnya arti dari slogan ini dan bagaimana kisah di baliknya sehingga ia bisa terukir di seragam Die Bayern​?

Kebanggaan Bavaria

Jerman adalah negara federasi dengan 13 negara bagian yang terbentuk sejak tahun 1919. Namun sebelum itu, Jerman menganut sistem kekaisaran (Reich)​ dan kekaisaran Bavaria adalah yang termakmur. Bangsa Bavaria terkenal paling sukses dalam hal pendidikan dan ekonomi dan kerap membantu bangsa-bangsa tetangganya.

Kemakmuran yang menumbuhkan rasa bangga di antara orang-orang Bavaria hingga muncullah ungkapan 'Mia San Mia' yang berarti 'kami adalah kami'. Sebuah ungkapan yang menunjukkan kebanggaan dan rasa percaya diri yang besar. Mungkin terdengar angkuh namun itu menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka melakukan hal dengan caranya sendiri dan mereka berhasil dengan itu dan mereka menghargainya.

Tak bisa dipungkiri bahwa Bayern merupakan klub sepak bola tersukses di tanah Jerman dan sudah tentu menjadi kebanggaan bagi rakyat Bavaria. Dalam hal permainan, Bayern punya cara tersendiri untuk meraih kemenangan. Tak ada pragmatisme dalam kamus sepak bola Bayern. Mereka lah yang menentukan bagaimana sebuah pertandingan berjalan, menang atau kalah.

Adalah sang legenda sekaligus presiden klub, Ulrich 'Uli' Hoeness, yang akhirnya mencetuskan bahwa Mia San Mia harus dihidupkan kembali sebagai filosofi Bayern pada penghujung tahun 2009. Mia San Mia pun resmi hadir sebagai filosofi klub pada perayaan hari jadi yang ke 110 pada tahun 2010 silam. Mia San Mia tak hanya terukir di tribun Allianz Arena atau di kerah seragam mereka, namun juga menjadi pesan utama di media sosial atau pun konferensi pers.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR