
Bola.net - Tak lebih dari lima tahun yang lalu, SC Paderborn untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di kasta tertinggi Liga Jerman, Bundesliga. Bermodalkan posisi runner up di 2. Bundesliga (Divisi Dua Jerman) pada musim 2013/14, klub asal Nordrhein-Westfalen—negara bagian di sebelah barat Jerman, ini memulai debutnya di Bundesliga secara sensasional, dua kemenangan dan dua hasil seri mengantar mereka ke puncak klasemen pada pekan keempat musim 2014/15.
Semua perhatian pun mulai tertuju pada klub yang dilatih Andre Breitenreiter kala itu. Bagaimana bisa sebuah klub debutan bisa bertahta di posisi pertama hanya dalam kurun waktu satu bulan. Klub lain mulai penasaran untuk bisa menaklukkan Paderborn. Hal yang terbukti tidak begitu sulit dan klub pertama yang berhasil mengalahkan mereka adalah, tidak lain dan tidak bukan, sang pemegang rekor juara, Bayern Munchen.
Paderborn dibantai empat gol tanpa balas di Allianz Arena. Selanjutnya adalah turunan yang curam bagi Paderborn, mereka bahkan sempat melalui enam pertandingan tanpa mencetak satu gol pun. Di akhir musim, Paderborn terbenam di dasar klasemen dengan 31 poin dan harus rela kembali ke 2. Bundesliga.
Simak artikel selengkapnya mengenai SC Paderborn di bawah ini ya Bolaneters!.
Menukik Tajam Jauh Lebih Dalam
Entah kata lain apa yang bisa menggambarkan peristiwa yang dialami Paderborn di dua musim berikutnya selain 'terpuruk'. Setelah mengecap sekejap megahnya kasta tertinggi Bundesliga, mereka seperti mati suri dan tak mampu berbuat banyak, kekalahan enam gol tanpa balas di kandang sendiri kala melawan SV Sandhausen merangkum kiprah mereka di musim 2015/16.
Praktis, mereka tak pernah melampaui posisi sembilan dan mesti terlempar lebih dalam lagi ke kasta ketiga Liga Jerman setelah hanya mampu menduduki posisi juru kunci. Tiga pelatih baru pun tak mampu mengangkat Paderborn dari jurang degradasi. Markus Gellhaus, Rene Muller hingga legenda Bayern Stefan Effenberg tak kuasa menyelamatkan klub berseragam biru-hitam-putih ini.
Di 3. Liga musim 2016/17, awan hitam belum mau pergi dari Paderborn. Badai masih mengguncang armada Rene Muller hingga tuas kemudi pun sempat berpindah tangan dua kali di tangan Florian Fulland dan Stefan Emmerling. Namun bahkan keduanya tak mampu menaklukkan prahara yang melanda. Kursi pelatih kemudian diambil alih oleh Steffen Baumgart di pekan ke-34 dan letupan magis mulai terpercik. Tiga kemenangan dari empat laga sempat melambungkan mereka sedikit di atas jurang degradasi, namun di pekan terakhir, kemenangan yang mereka butuhkan tak bisa diraih kala melawan VfL Osnabruck. Mereka pun harus kembali ke posisi 18 dan, lagi-lagi, terdegradasi.
Tak Ada Arah Selain Ke Atas
Ajaibnya, Paderborn tak jadi terlempar ke Regionalliga. Penyebabnya pun tak kalah dramatis. TSV 1860 Munich yang kala itu seharusnya terdegradasi ke 3. Liga dari 2. Bundesliga tak lolos persyaratan untuk mendapatkan lisensi bermain sebagai klub sepak bola profesional. Imbasnya, mereka harus terlempar ke Regionalliga sehingga 3. Liga masih membutuhkan satu tambahan klub, sebuah letupan magis berikutnya. Kali ini letupan tersebut berhasil menyalakan roket Paderborn. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini, mereka langsung tancap gas dan melejit di musim 2017/18. Di tangan Baumgart, Paderborn berubah menjadi klub yang menakutkan lawan. Mereka pun berhasil meraih promosi untuk kembali ke 2. Bundesliga dengan catatan impresif 83 poin dan mencetak 90 gol. Lesatan roket Paderborn tak berhenti sampai di kasta kedua, taktik menyerang yang diusung Baumgart sekali lagi terbukti mampu mengangkat mereka untuk meraih promosi ke Bundesliga di musim 2018/19. Trio Philipp Klement, Bernard Tekpetey dan Sven Michel jadi momok menakutkan bagi lawan dengan total 37 gol dari ketiganya. Bahkan kekalahan 3-1 atas Dynamo Dresden tak bisa membatalkan pesta mereka.
Di musim 2019/20 mendatang, tak ada yang perlu ditakutkan lagi oleh Baumgart dan anak-anak asuhnya. Mereka telah melalui badai terganas di ranah sepak bola Jerman dan telah terbukti berhasil melakukan hal yang hanya bisa ditemui dalam buku dongeng. Teruslah melesat, Paderborn!
Advertisement
Berita Terkait
-
Bundesliga 30 Oktober 2026 12:31Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
Bundesliga 26 Oktober 2026 03:49Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
-
Bundesliga 26 Oktober 2026 03:44Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 15:21Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 30 Oktober 2026 12:31Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
-
bundesliga 27 Oktober 2026 13:15Prediksi Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026
-
bundesliga 26 Oktober 2026 03:49Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
-
bundesliga 26 Oktober 2026 03:44Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
-
bundesliga 24 Oktober 2026 11:19Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
