FOLLOW US:


Pesan untuk Lionel Messi: Lupakan Saja Liga Champions

06-11-2019 08:00

 | Richard Andreas

Pesan untuk Lionel Messi: Lupakan Saja Liga Champions
Aksi Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Slavia Praha © AP Photo

Bola.net - Lionel Messi tak pernah menyembunyikan hasratnya untuk kembali menjuarai Liga Champions lagi. Namun, apabila Barcelona terus bermain buruk seperti ini, Messi hanya bisa meraihnya dalam mimpi.

Superstar Blaugrana ini sudah berusia 32 tahun, mendekati tahun-tahun pensiunnya. Messi terakhir kali merasakan kejayaan Eropa pada tahun 2015 lalu. Sudah lama dia merindukan trofi tersebut.

Messi, dianggap sebagai pemain terbaik sepanjang masa, sudah mendapatkan empat kesempatan meraih trofi Liga Champions. Namun, dia hanya bisa menjadi juara satu kali dalam delapan tahun terakhir.

Musim ini Messi membawa harapan besar, yang sepertinya akan kembali jadi kekecewaan. Menukil Goal internasional, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Sulitnya Liga Champions

Dua musim terakhir, Barcelona menangis di Liga Champions. Mereka tersingkir memalukan di tangan AS Roma dan Liverpool. Barca unggul besar di leg pertama hanya untuk tampil mengecewakan di leg kedua.

Kini, Barca masih belum menunjukkan perkembangan signifikan. Hasil imbang 0-0 dengan Slavia Praha, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB tadi terbilang buruk.

Benar, Barca masih berada di puncak klasemen sementara Grup F dengan 8 poin dari 4 pertandingan, tapi sejauh ini mereka belum pernah menunjukkan performa yang meyakinkan di Liga Champions.

Melawan tim sekelas Slavia Praha saja Barca kesulitan, apalagi pada fase gugur nanti. Hanya karena pemain-pemain spesial seperti Messi dan Marc-Andre ter Stegen, Barca bisa bertahan sejauh ini.

2 dari 2

Mimpi Buruk Messi

Messi jelas pemain terbaik Barcelona, tapi mengandalkan Messi saja tidak cukup. Sepak bola adalah soal 11 pemain vs 11 pemain, bukan Lionel Messi vs 11 pemain.

Ernesto Valverde sepertinya tidak punya strategi selain mengandalkan Messi. Performa Barca buruk. Tidak banyak variasi. Tanpa taktik jelas. Antoine Griezmann disia-siakan sebagai winger kiri. Frenkie de Jong bermain buruk.

Barca hanya mengandalkan Messi, sepanjang waktu. Sayangnya, Liga Champions merupakan kompetisi para juara, tim-tim kuat. Keajaiban Messi tidak selamanya bisa membantu Barca.

Lupakan saja Liga Champions, Lionel Messi.

Sumber: Goal