Peta Persaingan Scudetto Setelah AC Milan Kalah dari Napoli: Berikan Saja Trofinya pada Inter Milan?

Peta Persaingan Scudetto Setelah AC Milan Kalah dari Napoli: Berikan Saja Trofinya pada Inter Milan?
Perebutan bola antara Kevin De Bruyne dan Adrien Rabiot di laga Napoli vs Milan, 7 April 2026. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Bola.net - Kekalahan AC Milan dari Napoli dalam lanjutan Serie A pada Selasa, 7 April 2026 dini hari WIB membuat peta persaingan scudetto berubah drastis.

Rossoneri tumbang 0-1 di Stadio Diego Armando Maradona lewat gol Matteo Politano pada menit ke-79, hasil yang membuat mereka kehilangan momentum penting dalam perburuan gelar.

Dengan hasil tersebut, Napoli naik ke posisi kedua klasemen dengan 65 poin, sementara Milan tertahan di peringkat ketiga dengan 63 poin. Inter Milan masih nyaman di puncak dengan 72 poin setelah memainkan 31 pertandingan.

Secara matematis, persaingan masih terbuka. Namun secara psikologis, hasil di Naples ini terasa seperti pukulan telak bagi Milan dan secara tidak langsung memberi keuntungan besar bagi Inter dalam perburuan scudetto musim ini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Peluang Milan yang Terbuang

Peluang Milan yang Terbuang

Duel udara antara gelandang AC Milan, Luka Modric dengan gelandnag Napoli Stanislav Lobotka. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Pertandingan Napoli vs Milan sebenarnya memiliki arti sangat penting dalam konteks perebutan gelar. Jika Milan mampu mencuri kemenangan, jarak dengan Inter bisa dipangkas dan tekanan pada pemuncak klasemen meningkat.

Meski begitu, yang terjadi justru sebaliknya. Rossoneri gagal memanfaatkan peluang, bahkan harus pulang tanpa poin.

Hasil itu membuat Milan tertinggal sembilan poin dari Inter dan dua poin di belakang Napoli, dengan musim yang kini menyisakan sekitar tujuh pertandingan lagi.

Dalam situasi seperti ini, margin kesalahan menjadi sangat kecil. Milan tidak hanya harus menang hampir di semua laga tersisa, tetapi juga berharap Inter terpeleset beberapa kali. Kombinasi yang secara realistis sulit terjadi.

Pelatih Massimiliano Allegri bahkan mengakui bahwa kekalahan tersebut praktis mengakhiri peluang Milan untuk menjadi juara musim ini. Fokus mereka kini lebih realistis, yaitu mengamankan tiket Liga Champions.

Napoli Menjaga Harapan, Meski Tipis

Napoli Menjaga Harapan, Meski Tipis

Selebrasi winger Napoli, Matteo Politano usai mencetak gol ke gawang AC Milan di lanjutan Serie A, 7 April 2026 di Stadion Diego Armando Maradona. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Jika Milan justru kehilangan momentum, Napoli adalah tim yang paling diuntungkan dari duel langsung tersebut.

Kemenangan atas Milan menjadi kemenangan kelima beruntun bagi Partenopei di Serie A, sebuah tren positif yang membuat mereka kembali mendekati Inter di puncak klasemen.

Meski begitu, jarak tujuh poin tetap bukan selisih kecil di fase akhir musim. Apalagi Inter masih memiliki skuad yang lebih stabil serta pengalaman dalam menjaga konsistensi di jalur juara.

Napoli masih bisa berharap, tetapi nasib mereka kini tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri.

Inter Tidak Sempurna, Tapi Masih Terdepan

Menariknya, Inter sebenarnya tidak sepenuhnya konsisten dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelum kembali bangkit dengan kemenangan besar atas Roma, tim asuhan Simone Inzaghi sempat kehilangan momentum setelah kalah di derby dan bermain imbang dalam beberapa laga.

Periode tersebut sempat membuka peluang bagi Milan dan Napoli untuk memangkas jarak. Bahkan pada satu titik, persaingan sempat terlihat kembali hidup.

Meski begitu, kegagalan Milan memanfaatkan momentum, terutama dalam laga langsung melawan Napoli yang membuat Inter tetap berada di posisi paling menguntungkan.

Dengan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen dan jumlah pertandingan yang terus menipis, Nerazzurri kini hanya perlu menjaga konsistensi untuk mengunci gelar.