
Sejak menit pertama pertandingan langsung berjalan dengan tempo yang tinggi, Schalke langsung mengambil inisiatif penyerangan, namun hal tersebut malah menjadi bumerang bagi tim asal Jerman ini.
Javier Zanetti berhasil mencuri bola dari Jefferson Farfan yang menggiring bola melewati garis tengah, meski sempat terlepas bola masih dapat dikuasai oleh Esteban Cambiasso, lalu bola diumpankan ke depan, namun bola masih dapat dibuang oleh Manuel Neuer.
Dejan Stankovic yang mendapat bola muntah, tanpa berpikir panjang langsung menendang bola ke arah gawang yang sudah kosong karena Neuer sudah berada di luar sarangnya, 1-0 bagi Inter di menit ke-1.
Schalke pun tak tinggal diam, sebuah kemelut di depan gawang Inter berhasil diselesaikan dengan tendangan keras oleh Joel Matip sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-1 di menit ke 17.
Inter pun terus menyerang, Inter seharusnya dapat menyamakan kedudukan jika saja gol Samuel Eto'o tidak dianulir wasit.
Selain itu, Diego Milito pun banyak memiliki kesempatan, namun dirinya terlalu sering berada pada posisi offside, sehingga gol untuk Inter masih harus tertunda.
Akhirnya, gol yang dinanti-nanti oleh Diego Milito tercipta di menit ke-35, melalui sebuah skema penyerangan yang sangat terorganisir dengan baik.
Umpan terukur dari Wesley Sneijder kepada Cambiasso, kemudian diteruskan dengan sundulan kepala kepada Diego Milito yang sudah berada di depan Neuer, dengan mudah Milito menceploskan bola ke gawang Schalke tanpa bisa dihalau Neuer, kedudukan menjadi 2-1 bagi Inter.
Schalke benar-benar menunjukkan bahwa mereka memang tim Jerman yang selalu menyulitkan Inter di pentas Eropa, di menit ke-40 kedudukan kembali berubah menjadi 2-2 melalui Edu.
Melalui serangan balik yang mematikan, Edu menerobos ke dalam kotak penalti Inter, Julio Cesar sempat memblok bola tendangan Edu, namun bola muntah langsung disambar oleh Edu dan masuk ke gawang Cesar.
Mengawali babak kedua, Inter langsung menggebrak, Diego Milito berhasil mencetak gol keduanya, sayang dirinya telah berada pada posisi offside.
Selanjutnya Samuel Eto'o, membuat Neuer terus bekerja keras, menerima umpan terobosan dari Sneijder, Eto'o berhasil menendang dengan kaki kiri, namun Neuer masih berkonsentrasi tinggi dan mampu menepis tendangan Eto'o.
Raul Gonzales, benar-benar menjadi raja Eropa, meski dikawal tiga pemain bertahan Inter, Raul masih saja bisa melepaskan tendangan ke gawang Cesar.
Gol Raul membuat dirinya kini mengungguli Filippo Inzaghi sebagai pencetak gol terbanyak Liga Eropa dengan 71 gol, sekaligus membawa Schalke unggul 3-2 atas Inter di menit ke-53.
Pertahanan Inter menjadi bulan-bulanan oleh Schalke, sebuah penetrasi di sisi kiri pertahanan Inter yang dibangun oleh Jurado, membuat Andrea Ranocchia harus mencetak gol ke gawang sendiri di menit ke-57.
Cristian Chivu mungkin saja menjadi pemain yang paling sial di dua pertandingan ini, setelah mendapat kartu merah di pertandingan derby, kini Chivu harus menerima kartu di pertandingan melawan Schalke.
Luluh Lantak, itulah kata yang pantas dialamatkan kepada Inter, Julio Cesar kembali memungut bola dari gawangnya di menit ke-75, adalah Edu yang memberi pelajaran berharga bagi Inter dan juga Leonardo di pertandingan ini.
Dengan hasil ini akan semakin mudah langkah Schalke untuk lolos ke semifinal akan semakin mudah meski masih ada leg kedua di kandang Schalke, sedangkan bagi Inter, tentu saja kekalahan ini membuat sepak bola Italia semakin terpuruk. [initial]
Zanetti: Saya Tak Bisa Menjelaskan Apa Yang terjadi (bola/end)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Februari 2026 14:16 -
Tim Nasional 21 Februari 2026 14:08 -
Voli 21 Februari 2026 13:10 -
Bola Indonesia 21 Februari 2026 13:10 -
Voli 21 Februari 2026 13:05 -
Otomotif 21 Februari 2026 12:58
MOST VIEWED
- 5 Kontroversi Besar Laga Benfica vs Real Madrid: Kartu Merah Jose Mourinho, Rasisme dan Diving Gianluca Prestianni
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Juventus Dibantai, Real Madrid Raih Kemenangan
- Hasil Benfica vs Real Madrid: Dugaan Rasisme, Jose Mourinho Kartu Merah, dan Gol Indah Vinicius Junior
- 5 Meme dari Duel Panas Benfica vs Real Madrid: Mourinho, Prestianni, Vinicius, hingga Otamendi
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509153/original/028377900_1771659028-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.16.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506419/original/024167400_1771463030-IMG_5224.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509107/original/017827700_1771656548-Kuburan_Batu_di_Kebun_Warga.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507842/original/011545200_1771555556-6fc4f156-2755-45ab-acfc-8df42e31e76e.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5458908/original/013801200_1767111046-1001574409.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5114249/original/021926300_1738231313-1738218749941_arti-kua.jpg)

