10 Selebrasi Gol Penuh Kontroversi

10 Selebrasi Gol Penuh Kontroversi

Bola.net - - Entah harus disyukuri atau malah harus dicaci, yang jelas selebrasi penuh provokasi Luis Suarez ke David Moyes di Merseyside Derby akhir pekan lalu, akan selalu dikenang.

Momen tersebut bakal menjadi salah satu momen yang paling diingat dari musim ini, namun tahukah Anda? Sejatinya selebrasi gol yang provokatif bukan kali pertama terjadi di Premier League. Berikut ini kami ulik kembali momen-momen di masa lalu Liga Inggris dengan topik tersebut.

Jurgen Klinsmann

Jurgen Klinsmann

Jurgen Klinsmann
Sheffield Wednesday vs Tottenham (Agustus 1994)

Ketika memutuskan menjajal Premier League media Inggris sempat mencibir reputasi Klinsmann yang suka diving, apalagi dia orang Jerman.


Jadi begitu ia mencetak gol debutnya ke gawang Sheffield Wednesday ia berlari dan menjatuhkan diri dengan gesture diving. Hal itu akhirnya menjadi ciri khasnya dan disebut sebagai inspirasi Suarez hari Minggu lalu.

Temuri Ketsbaia

" title="Temuri Ketsbaia" alt="Temuri Ketsbaia" width="688" height="459"/>

Temuri Ketsbaia
Newcastle vs Bolton (Januari 1998)

Pemain asal negara Georgia itu sejatinya adalah pemain favorit fans The Toon Army, namun semasa Kenny Dalglish menjabat di sana ia hanya rutin masuk dari bangku cadangan.

Maka ketika Ketsbaia mencetak gol kemenangan di menit 90 timnya, ia berlari penuh emosi ke arah fans timnya. Mencopot kaus melemparnya ke fans dan menendang papan iklan, semua momen yang penuh kegilaan.

Ian Wright dan Neil Ruddock

Ian Wright dan Neil Ruddock

Ian Wright dan Neil Ruddock
West Ham vs Southampton (September 1998)

Satu pekan setelah Paolo Di Canio mendorong serta dikartu merah wasit Paul Alcock, striker Hammers yang terkenal suka mbanyol Ian Wright coba menirukan kejadian tersebut.

Usai mencetak gol ke gawang Soton, ia berpura-pura menjadi wasit sembari memberi kartu kepada rekannya Ruddock, dan Wright didorong terjatuh.

Robbie Fowler

" title="Robbie Fowler" alt="Robbie Fowler" width="688" height="459"/>

Robbie Fowler
Liverpool vs Everton (April 1999)

Diperdebatkan sebagai salah satu selebrasi paling monumental di Premier League era baru. Fowler dituduh sebagai pengguna narkoba oleh fans The Toffees, maka ketika mencetak gol ia menghirup garis putih di dekat gawang seolah-olah itu kokain.

Sayangnya tingkahnya yang provokatif tersebut membuatnya diganjar skorsing 4 laga serta denda 60 ribu poundsterling, namun sejak hari itu ia dilabeli legenda Anfield.

Gary Neville

" title="Gary Neville" alt="Gary Neville" width="688" height="459"/>

Gary Neville
Manchester United vs Liverpool (Januari 2006)

Sudah bukan barang baru Gary melakukan provokasi-provokasi di dalam lapangan hijau. Namun satu ini patut dikenang karena tingkat emosi yang ia keluarkan.

Usai Rio Ferdinand mencetak gol, ia malah berlari sendirian ke tribun Old Trafford yang berisikan fans The Reds, Ia menepuk dadanya serta badge MU. Selebrasi itu membuat hubungannya dengan FA memburuk dan didenda 5 ribu poundsterling.

Tim Cahill

Tim Cahill

Tim Cahill
Everton vs Portsmouth (Maret 2008)

Pemain asal Australia itu melakukan selebrasi dengan gesture tangan terborgol, hal itu untuk saudaranya Sean yang ditahan polisi.

Hal itu ia lakukan secara spontan kala Cahill mencetak gol pertamanya musim itu ke gawang Pompey. Namun selepas laga ia meminta maaf, ia mengaku bahwa dirinya hanya emosional dan rindu akan saudaranya itu.

Emmanuel Adebayor

" title="Emmanuel Adebayor" alt="Emmanuel Adebayor" width="688" height="459"/>

Emmanuel Adebayor
Manchester City vs Arsenal (September 2009)

Laga ini adalah kali pertama Adebayor bertemu mantan klubnya itu usai pindah karena godaan uang besar Citizen. Setelah ia terus dicemooh fans Arsenal sejak kick off ia meluapkan kekesalannya usai menjebol gawang The Gunners.

Ia berlari dari ujung lapangan ke ujung satunya tempat di mana fans Arsenal berada. Ia membentangkan tangannya di hadapan fans Gunners dan memicu kericuhan. Hal itu juga membuat si Togo diganjar skorsing 2 laga serta denda 20 ribu poundsterling.

Jimmy Bullard

" title="Jimmy Bullard" alt="Jimmy Bullard" width="688" height="459"/>

Jimmy Bullard
Manchester City vs Hull (November 2009)

Satu musim sebelumnya untuk laga City vs Hull, pelatih The Tigers Phil Brown kecewa dengan penampilan anak asuhnya di babak pertama. Ia memutuskan melakukan team talk di dalam lapangan dan memarahi anak asuhnya di hadapan fans Hull sendiri.

Tepat semusim kemudian ketika Bullard menceploskan penalti ke gawang City, si pemain mengulagi kejadian setahun silam itu dengan menirukan si pelatih.
 

Carlos Tevez

" title="Carlos Tevez" alt="Carlos Tevez" width="688" height="459"/>

Carlos Tevez
Norwich vs Manchester City (April 2012)

Musim lalu Tevez sempat bertikai dengan Mancini, gara-gara tak mau dimasukkan sebagai pemain pengganti kontra Bayern Munich. Kemudian ia sempat pulang ke Argentina selama 5 bulan dan banyak menghabiskan waktunya dengan bermain golf.

Jadi ketika dalam comebacknya ia membukukan hat-trick ke gawang The Canaries ia melakukan gerakan mengayun stik golf.

Luis Suarez

" title="Luis Suarez" alt="Luis Suarez" width="688" height="459"/>

Luis Suarez
Everton vs Liverpool (Oktober 2012)

Luis Suarez merayakan gol pertama The Reds di hadapan David Moyes dengan gesture sindiran. Suarez berlari sembari menjatuhkan diri dengan gerakan diving ke depan pelatih Everton tersebut, hal itu diyakini untuk membalas komen Moyes sebelum laga perihal reputasi El Pistolero yang kerap diving.

Berita Terkait