5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro

5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Selebrasi Casemiro usai mencetak gol dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Casemiro telah menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik dunia selama satu dekade terakhir. Dengan kepastian meninggalkan Manchester United pada akhir musim 2025/26, pemain Brasil itu dikabarkan mempertimbangkan MLS sebagai tujuan berikutnya.

Di puncak kariernya, Casemiro memenangkan lima gelar Liga Champions bersama Real Madrid. Ia kemudian mencari tantangan baru di Premier League, tetapi belum mampu mencapai performa puncaknya di United yang sedang mengalami transformasi besar.

Penampilan Casemiro sempat menurun pada musim 2024/25. Banyak pihak sempat memperkirakan ia akan segera dilepas karena gaji mingguan sebesar £375.000 yang tinggi.

Meski demikian, Casemiro berhasil kembali stabil dan menjadi pemain andalan United. Lima gol di semua kompetisi hingga Februari 2026 menjadi bukti kontribusinya.

Meskipun Liga Saudi tertarik, MLS tampak lebih realistis sebagai tujuan berikutnya. Seperti Son Heung-min yang hijrah ke LAFC, Casemiro bisa mengikuti jejak bintang lain yang memilih MLS.

1. San Diego FC

San Diego tampil impresif hingga final Wilayah Barat di musim perdana MLS mereka. Pelatih Mikey Varas mendapatkan kontrak perpanjangan multi-tahun atas kesuksesan tim.

Hadiah yang lebih besar bagi pelatih Amerika itu bisa berupa pemain superstar seperti Casemiro. Klub membutuhkan penguatan lini tengah dan Casemiro akan menjadi pasangan ideal bagi Jeppe Tverskov.

SDFC juga akan memiliki slot Designated Player setelah melepaskan Hirving Lozano. Hal ini membuka peluang kesepakatan transformasional untuk Casemiro.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 1 Maret 2026
Man United Man United
21:00 WIB
Crystal Palace Crystal Palace

2. New York City FC

Melihat Casemiro mengenakan jersey biru muda NYCFC mungkin terdengar aneh. Namun, hanya sedikit tim MLS yang sebaik NYCFC dalam memanfaatkan jasa gelandang top.

Musim 2025 mereka memainkan berbagai formasi defensif, dari tiga hingga lima bek, dengan fleksibilitas tinggi. Salah satu progres terbaik mereka adalah Justin Haak yang berubah menjadi bek tengah andal.

Dengan Haak pindah ke LA Galaxy, Casemiro bisa menjadi penggantinya. Meski mungkin dimainkan sedikit lebih maju dari posisi gelandang bertahan tradisional, Casemiro bisa menjadi bagian penting menjelang debut mereka di Etihad Park 2027.

3. Columbus Crew

Columbus Crew mengalami offseason yang penuh perubahan, dengan Henrik Rydström menggantikan Wilfried Nancy. Rydstrom merupakan pelatih baru yang belum teruji di MLS.

Casemiro bisa menjadi opsi menarik untuk Rydstrom. Ia bisa memainkan peran gelandang tengah serba bisa dengan sisi defensif kuat, menggantikan peran Darlington Nagbe di formasi 4-4-2.

Konsep serupa pernah berhasil dengan Rodrigo De Paul di Inter Miami. Tempo permainan MLS yang lebih lambat memberi kesempatan Casemiro menyesuaikan diri dengan sistem defensif baru, meski kemungkinan ia tidak menjadi Designated Player.

4. Austin FC

Austin FC memiliki fleksibilitas dalam slot Designated Player dan ambisi tinggi. Casemiro bisa menggantikan Ilie Sánchez di lini tengah sebagai starter.

Klub baru-baru ini melepas Osman Bukari ke Widzew Lodz seharga $6,5 juta. Hal ini memberi ruang anggaran untuk mengontrak Casemiro dengan gaji tinggi.

Austin memainkan formasi 3-4-3 dan 4-4-2, tetapi lini tengah mereka kewalahan saat playoff pertama. Casemiro bisa menjadi penguat dengan pengalaman MLS yang lebih matang.

5. Inter Miami

Kemenangan MLS Cup 2025 juga menandai pensiunnya Sergio Busquets. Rodrigo De Paul sudah datang, namun Casemiro bisa menjadi pengganti alami bagi legenda Spanyol tersebut.

Saat ini tidak ada slot Designated Player terbuka karena De Paul dan German Berterame sudah terisi. Rumor menyebut Miami tetap tertarik pada Casemiro, yang bahkan sempat meninjau kawasan South Florida bersama istri.

Kedatangan Casemiro akan membuatnya bermain bersama Lionel Messi. Setelah bertahun-tahun melawan Messi di Real Madrid dan timnas, kini ia bisa bermain satu tim dengan sang juara delapan kali Ballon d’Or.

Sumber: FotMob