5 Transfer Deadline-Day Terburuk di Premier League

5 Transfer Deadline-Day Terburuk di Premier League

Bola.net - - Transfer pemain memang selalu dipenuhi lika-liku dan menarik untuk disimak. Ada kalanya sebuah klub yang telah dihubungkan erat dengan kepindahan seorang pemain justru gagal merekrut pemain tersebut.

Selain transfer yang dilakukan melalui perencanaan matang, tak sedikit pula transfer yang dilakukan secara mendadak jelang penutupan bursa dikarenakan kebutuhan tim yang mendesak. Kebanyakan dari 'deadline-day transfer' tersebut harus ditebus dengan dana yang tidak sedikit.

Memang penuh perjudian, karenanya ada transfer yang membawa dampak positif, tak sedikit pula yang memberikan efek negatif bagi klub.

Berikut ini adalah rangkuman 5 transfer deadline-day terburuk di Premier League.

Andy Carrol

Andy Carrol

Guna menggantikan Torres yang hengkang ke Chelsea, Liverpool harus menggelontorkan 35 juta pounds untuk memboyong Carrol dari Newcastle United pada Januari 2011. Carrol menyandang predikat sebagai pemain Inggris termahal saat itu. Total Carrol hanya mencetak 6 gol dari 44 pertandingan bersama Liverpool.

Fernando Torres

Fernando Torres

Torres diboyong dari Liverpool ke Chelsea dengan dana fantastis sebesar 50 juta pounds pada Januari 2011. Sempat dicap sebagai striker pembunuh yang haus gol di Liverpool, Tores nyatanya tampil sangat buruk bersama Chelsea. Diluar berbagai gelar yang diraihnya bersama The Blues, banyak yang mengiyakan jikalau performa Torres tidak sebanding dengan harga fantastis yang disematkan padanya.

Michael Owen

Michael Owen

Newcastle United melakukan perjudian dengan menebus Owen dari Real Madrid seharga 16,8 juta pounds pada September 2005. Mengapa disebut berjudi? Karena The Toons Arny berani mengambil resiko dengan menggaet Owen yang pada saat itu memang diketahui mengidap cedera kambuhan. Kegagalan tersebut terlihat dari fakta bahwa Newcastle terdegradasi ke Divisi Championship.

Andrey Arshavin

Andrey Arshavin

Arshavin digaet dari Zenit st Petersbrug ke Emirates Stadium dengan 16 juta pounds pada Januari 2009. Di luar empat golnya ke gawang Liverpool, Arshavin dicap sebagai pemain yang malas. Tak sedikit pula yang berpendapat bahwa Wenger tidak menempatkan Arshavin di posisi aslinya.

Robinho

Robinho

Sempat digembar-gemborkan bakal ke Chelsea, Manchester City ternyata berhasil membajak Robinho. Tepat pada deadline-day, Syeikh Mansur menebusnya seharga 33,3 juta pounds pada September 2008 dari Real Madrid. Sempat tampil gemilang di awal kedatangannya ke Etihad, Robinho justru tampil mengecewakan hingga akhirnya dijual ke AC Milan.