FOLLOW US:


Afrika Selatan Menyambut Para Finalis

19-11-2009 20:00
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Bola.net - Oleh: Ronny Wicaksono

Perjalanan panjang babak kualifikasi Piala Dunia 2010 mencapai klimaks hari Kamis (19/11) ketika 32 negara memastikan partisipasi mereka pada perhelatan Piala Dunia pertama di benua Afrika. Banyak peristiwa dan momen penting terangkum selama babak kualifikasi grup hingga drama perebutan tiket lewat babak playoff.

Berikut ini ringkasan perjalanan 32 kontestan Piala Dunia 2010 mencapai putaran final di Afrika Selatan:

ZONA AFRIKA (CAF)

Afrika Selatan:
Tim Bafana Bafana menggenggam tiket otomatis tanpa perlu melakoni laga kualifikasi karena bertindak sebagai tuan rumah. Penampilan mereka di Piala Konfederasi Juni lalu terbilang cukup baik, namun ironisnya justru mereka gagal lolos ke putaran final Piala Afrika tahun depan.

Ghana:
Ghana lolos ke Afrika Selatan usai menjuarai Grup D, kepastian diraih berkat kemenangan atas 2-0 Sudan 6 September 2009.

Pantai Gading:
Pantai Gading lolos setelah menjadi juara Grup E tanpa tersentuh kekalahan di partai kualifikasi. Tiket putaran final digenggam 10 Oktober 2009 setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Malawi.

Nigeria:
Menjuarai Grup B, Nigeria meraih kepastian lolos pada laga terakhir setelah membekuk tuan rumah Kenya 3-2 pada 14 November 2009.

Kamerun:
Lolos untuk keenam kalinya ke putaran final setelah memuncaki Grup A. Sempat terpuruk di awal kualifikasi, Kamerun lolos berkat kemenangan 2-0 atas tuan rumah Maroko pada laga terakhir grup 14 November 2009.

Aljazair:
Tampil di Afrika Selatan berkat kemenangan dramatis lewat laga playoff yang harus dilangsungkan setelah di fase kualifikasi grup C, meraih poin sama dengan Mesir. Aljazair mampu menundukkan Mesir 1-0 pada laga playoff di Sudan 18 November 2009.

ZONA EROPA (UEFA)

Denmark:
Melaju sebagai jawara Grup 1, menyisihkan favorit lain seperti Portugal dan Swedia, tim Dinamit hanya mengalami sekali kekalahan dalam fase kualifikasi grup. Lolosnya Denmark ditentukan dengan kemenangan 1-0 atas Swedia pada 10 Oktober 2009.

Swiss:
Lolos ke Afrika Selatan sebagai juara Grup 2, menyalip juara Eropa 2004, Yunani. Kepastian mereka lolos ditentukan pada laga terakhir kualifikasi ketika ditahan imbang 0-0 oleh Israel, 14 Oktober 2009. Swiss hanya sekali kalah dalam kualifikasi, oleh tim 'gurem' Luxembourg.

Slovakia:
Menjuarai Grup 3, menyisihkan tim dengan tradisi kuat semacam Republik Ceska, Slovenia dan Polandia; Slovakia tampil untuk pertama kali di putaran final Piala Dunia berkat kemenangan tandang 1-0 atas Polandia di laga terakhir kualifikasi, 14 Oktober 2009.

Jerman:
Jerman mendominasi fase grup kualifikasi dengan memuncaki Grup 4, dan menggenggam kepastian lolos berkat kemenangan 1-0 atas tuan rumah Rusia pada 10 Oktober 2009.

Spanyol:
Tim Matador tak terbendung di Grup 5, dengan meraih rekor 100% kemenangan dan tak sekali pun kebobolan dalam laga kandang. Spanyol memastikan diri lolos saat pertandingan kualifikasi masih menyisakan 2 laga, yakni kala mengalahkan Estonia 3-0 pad 9 September 2009.

Inggris:
Skuad The Three Lions tampil impresif sepanjang kualifikasi Grup 6 dengan memenangkan 9 dari 10 laga, mencetak total 34 gol dan hanya kebobolan 6 gol. Inggris lolos berkat kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kroasia di Wembley, 9 September 2009.

Serbia:
Secara mengejutkan Serbia mampu menjadi juara Grup 7, menyisihkan favorit Prancis dan Rumania. Serbia memastikan diri lolos ke Afrika Selatan ketika pada 9 September 2009 menahan imbang Prancis 1-1, serta menghancurkan Rumania 5-0 pada 10 Oktober 2009.

Italia:
Meski tak menampilkan performa menawan, juara dunia Italia menjadi juara Grup 8, melewari hadangan Republik Irlandia dan Bulgaria. Hasil imbang 2-2 saat melawan tuan rumah Republik Irlandia, 10 Oktober 2009 sudah cukup bagi Gli Azzurri untuk memastikan diri lolos ke Afrika Selatan.

Belanda:
Tim Oranje memastikan diri lebih awal lolos ke putaran final Piala Dunia setelah mengalahkan Islandia 2-1 pada 9 Juni 2009. Mereka menjuarai Grup 9 dan meraih 100% kemenangan serta hanya kebobolan 2 gol.

Yunani:
Yunani menggenggam tiket ke Afrika Selatan lewat jalur playoff, setelah mereka mejadi runner-up Grup 2. Di pertandingan playoff, Yunani menyisihkan Ukraina berkat kemenangan 1-0 di Ukraina 18 Oktober 2009, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 di Athena.

Slovenia:
Slovenia berhak melaju ke Afrika Selatan lewat jalur playoff setelah finish di peringkat kedua Grup 3. Mereka menyingkirkan Rusia di laga playoff berkat kemenangan tandang 1-0 pada 18 Oktober 2009, meski pada leg pertama sebelumnya kalah 2-1 di Moskow.

Portugal:
Portugal harus meraih tiket lewat jalur playoff setelah hanya menjadi runner-up Grup 1 di bawah Denmark. Melawan Bosnia-Herzegovia, Portugal memenangkan kedua leg pertandingan playoff dengan skor 1-0.

Prancis:
Menjadi runner-up Grup 7, Prancis memainkan laga playoff melawan Republik Irlandia. Menang 1-0 pada leg pertama di Dublin, Prancis memastikan diri lolos berkat kemenangan agregat 2-1 setelah bermain imbang 1-1 di Paris.

ZONA AMERIKA LATIN (CONMEBOL)

Brasil:
Menjadi favorit di babak kualifikasi, tim Samba memastikan tiket ke Afrika Selatan berkat kemenangan tandang 3-1 atas rival mereka, Argentina, 5 September 2009.

Paraguay:
Memenangkan 7 dari 8 laga kandang membawa Paraguay meraih tiket ke Afrika Selatan. Secara mengejutkan mereka juga mengalahkan favorit Brasil dan Argentina, bahkan kepastian lolos diperoleh berkat kemenangan 1-0 atas Argentina 9 September 2009.

Chile:
Chile lolos pertama kali ke putaran final sejak Piala Dunia Prancis 1998. Kepastian Chile lolos diperoleh pada 10 Oktober 2009 setelah mengalahkan tuan rumah Kolombia 4-2.

Argentina:
Lolos ke Afrika Selatan dengan susah payah, dan harus menunggu hingga laga terakhir pada 14 Oktober 2009 ketika mereka mampu menundukkan tuan rumah Uruguay dengan skor tipis 1-0.

Uruguay:
Meraih peringkat kelima zona CONMEBOL, Uruguay harus melakoni playoff dengan peringkat ketiga zona CONCACAF, Kosta Rika. Kemenangan 1-0 di leg pertama cukup untuk membawa mereka lolos ke Afrika Selatan, meski pada leg kedua di Montevideo 18 Oktober 2009 hanya bermain imbang 1-1.

ZONA AMERIKA UTARA (CONCACAF)

Amerika Serikat:
Meraih rekor sempurna di kandang, membawa The Sam's Army menjadi juara grup. Mereka memastikan diri lolos berkat kemenangan tandang 3-2 atas Honduras pada 10 Oktober 2009.

Meksiko:
Meksiko tanpa kesulitan memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia berkat kemenangan 4-1 atas El Salvador 10 Oktober 2009, meski di awal kualifikasi sempat terseok-seok. Pergantian pelatih di kubu Meksiko membawa mereka meraih rekor kandang sempurna.

Honduras:
Honduras meraih tiket ke Afrika Selatan berkat kemenangan dramatis di pertandingan terakhir kualifikasi 14 Oktober 2009 ketika mereka mengalahkan El Salvador 1-0, dan di laga lain Amerika Serikat berhasil menahan imbang Kosta Rika 2-2 berkat gol di menit terakhir.

ZONA ASIA (AFC)

Australia:
Menjadi juara Grup A putaran keempat kualifikasi Zona Asia, The Socceroos meraih poin 20 dengan selish gol meyakinkan, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan 1 gol. Kepastian lolos diraih 10 Juni 2009 usai mengalahkan Bahrain 2-0.

Jepang:
Jepang melanjutkan tradisi lolos ke Piala Dunia setelah finish kedua di Grup A kualifikasi zona Asia, mendampingi Australia. Lolos ke Afrika Selatan dipastikan setelah menaklukkan tuan rumah Uzbekistan 1-0 pada 6 Juni 2009.

Korea Selatan:
Korea Selatan menjadi juara Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia tanpa sekali pun tersentuh kekalahan. Tiket ke Afrika Selatan digenggam setelah mereka mengalahkan rival mereka, Korea Utara 1-0 pada 1 April 2009.

Korea Utara:
Mencatat sejarah lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1966 setelah meraih posisi kedua di Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia. Kepastian ke Afrika Selatan diperoleh setelah menahan imbang Saudi Arabia 17 Juni 2009.

PLAYOFF ANTAR BENUA

Selandia Baru:
Sebagai juara Oceania, Selandia Baru harus melakoni laga playoff melawan wakil Zona Asia, Bahrain. Berhasil menahan imbang Bahrain 0-0 di leg pertama, Selandia Baru meraih sejarah setelah untuk lolos kali pertama berkat kemenangan 1-0 di leg kedua 14 November 2009.