Best XI Serie A: Napoli yang Juara, Inter Milan yang Mendominasi di Starting XI, dan Magis McTominay

Bola.net - Ajang bergengsi Gran Gala del Calcio baru saja merilis daftar Tim Terbaik Serie A musim 2024-2025. Penghargaan ini menjadi bukti sahih performa gemilang para aktor lapangan hijau di Liga Italia sepanjang tahun.
Meskipun Napoli keluar sebagai peraih Scudetto, dominasi justru ditunjukkan oleh Inter Milan dalam susunan 11 pemain terbaik. Nerazzurri mengirimkan perwakilan terbanyak dalam daftar prestisius yang dipilih langsung oleh sesama pesepak bola tersebut.
Sorotan utama tertuju pada gelandang Napoli, Scott McTominay, yang sukses menyabet gelar Pemain Terbaik Musim Ini. Selain itu, nama gelandang berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders, juga masuk dalam jajaran elite meski kini sudah tidak merumput di Italia.
Malam penghargaan di Milan ini menjadi panggung pengakuan bagi mereka yang tampil konsisten. Berikut adalah ulasan lengkap per lini dari susunan pemain terbaik Liga Italia musim lalu.
Kiper: Mile Svilar
View this post on Instagram
Sektor penjaga gawang mutlak menjadi milik Mile Svilar yang tampil fenomenal bersama AS Roma. Musim lalu adalah panggung pembuktian kiper muda ini sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang Serigala Ibu Kota.
Ia tampil penuh dalam 38 pertandingan dengan catatan hampir setengahnya berakhir clean sheet. Nilai pasarnya kini melonjak drastis setelah menyingkirkan pesaing kuat seperti David de Gea dan Yann Sommer.
Bek Kanan: Denzel Dumfries

Posisi bek kanan ditempati oleh Denzel Dumfries yang menjadi kepingan vital dalam skema permainan Simone Inzaghi. Pemain Inter Milan ini akhirnya masuk dalam tim terbaik setelah konsisten meneror sisi sayap lawan.
Dumfries sukses mencetak tujuh gol dan tiga assist yang sangat krusial bagi perjalanan Nerazzurri. Ia berhasil mengalahkan Giovanni Di Lorenzo yang sebelumnya mendominasi penghargaan ini dua tahun berturut-turut.
Bek Tengah: Alessandro Bastoni
Nama Alessandro Bastoni seolah menjadi langganan tetap dalam daftar bek tengah terbaik Serie A. Ini adalah kali keempat bek andalan Inter Milan tersebut masuk dalam Top 11 Gran Gala del Calcio.
Meski Inter gagal juara, peran Bastoni di lini pertahanan tetap tak tergantikan sebagai bek modern. Ia mencatatkan hampir 60 penampilan di semua kompetisi dengan performa yang sangat stabil.
Bek Tengah: Amir Rrahmani
View this post on Instagram
Pendamping Bastoni di jantung pertahanan adalah tembok kokoh Napoli, Amir Rrahmani. Bek asal Kosovo ini menjadi satu-satunya konstanta di lini belakang Napoli saat meraih dua Scudetto dalam tiga tahun terakhir.
Rrahmani tampil penuh dalam 38 laga liga dan menjadi pemimpin sejati saat rekan duetnya berganti-ganti. Ia sukses menyisihkan kandidat lain seperti Francesco Acerbi dan Alessandro Buongiorno berkat ketangguhannya.
Bek Kiri: Federico Dimarco
Sektor kiri pertahanan dikuasai oleh Federico Dimarco yang tampil eksplosif sepanjang musim. Ia kembali terpilih sebagai bek kiri terbaik mengulangi prestasinya pada tahun sebelumnya.
Dimarco menyisihkan pesaing seperti Angelino dan Nuno Tavares berkat kontribusi assist dan golnya yang memukau. Kualitas umpan silang dan stamina tingginya menjadi senjata mematikan bagi Inter Milan.
Gelandang: Tijjani Reijnders
View this post on Instagram
Satu nama yang menarik perhatian di lini tengah adalah masuknya Tijjani Reijnders. Gelandang yang sempat menjadi nyawa permainan AC Milan ini terpilih meski kini telah berseragam Manchester City.
Reijnders menjadi sinar terang di tengah musim sulit Rossoneri dengan sumbangan 10 gol dan lima assist. Transfer mahalnya ke Inggris senilai 55 juta Euro menjadi bukti kualitas gelandang keturunan Maluku tersebut.
Gelandang: Nicolo Barella
Nicolo Barella kembali menegaskan statusnya sebagai gelandang terbaik Italia saat ini. Penggawa Inter Milan ini memecahkan rekor sebagai pemain yang paling sering masuk dalam tim terbaik Gran Gala del Calcio.
Ini adalah ketujuh kalinya secara beruntun Barella terpilih dalam Top 11, melampaui legenda seperti Gianluigi Buffon. Konsistensinya menjaga ritme permainan Inter membuatnya tak tergoyahkan di lini tengah.
Gelandang: Scott McTominay
Bintang utama malam penghargaan ini tentu saja jatuh kepada Scott McTominay. Gelandang Napoli ini tidak hanya masuk tim terbaik, tetapi juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A secara keseluruhan.
Pemain yang dijuluki "McFratm" oleh publik Naples ini menjadi kunci sukses Napoli meraih Scudetto di bawah asuhan Antonio Conte. Gol-gol krusialnya di laga genting membuatnya lebih unggul dari Hakan Calhanoglu.
Penyerang: Moise Kean
Di lini depan, kebangkitan karier Moise Kean bersama Fiorentina mendapat pengakuan layak. Setelah masa-masa sulit di luar negeri dan Juventus, Kean menemukan ketajamannya kembali di Florence.
Striker ini mencatatkan musim terbaik dalam kariernya dengan torehan 19 gol di liga. Kean menjadi runner-up top skor dan tampil sebagai predator kotak penalti yang menakutkan lawan.
Penyerang: Mateo Retegui
Satu lagi pemain yang masuk daftar meski sudah pindah liga adalah Mateo Retegui. Mantan bomber Atalanta ini adalah pencetak gol terbanyak Serie A musim lalu dengan catatan 25 gol.
Ketajamannya di depan gawang membuat klub Arab Saudi, Al-Qadsiah, rela menebusnya dengan harga fantastis. Retegui menjadi Capocannoniere Italia pertama sejak era Filippo Inzaghi pada tahun 1997.
Penyerang: Lautaro Martinez
Melengkapi trisula lini depan, ada kapten Inter Milan, Lautaro Martinez. Striker asal Argentina ini terus memecahkan rekor gol dan menjadi penyerang asing tersubur sepanjang masa Inter.
Lautaro mencetak 12 gol di liga dan total 24 gol di semua kompetisi musim lalu. Ia menyisihkan nama-nama besar seperti Marcus Thuram dan Ademola Lookman untuk satu tempat di lini serang.
Pelatih: Antonio Conte
Arsitek di balik kesuksesan Napoli, Antonio Conte, dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik. Conte membuktikan tangan dinginnya dengan langsung membawa Napoli juara di musim pertamanya, mengulangi sukses di Juve dan Chelsea.
Mantra "amma fatica" atau kerja keras yang ia tanamkan berhasil mengubah Napoli menjadi tim juara meski ditinggal banyak bintang. Ini adalah gelar pelatih terbaik kelima bagi Conte, mengungguli Simone Inzaghi dan Cesc Fabregas.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 11:44Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 11:37Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 11:04Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 10:245 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 11:44Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 11:37Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Spanyol 22 Agustus 2026 11:35Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 11:33Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 11:04Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 10:245 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
BERITA LAINNYA
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
editorial 3 Agustus 2026 10:597 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
SOROT
-
Liputan6 22 Agustus 2026 10:58Seskab Teddy Ungkap Perintah Prabowo Tangani Kebakaran Hutan Kalimantan
-
Liputan6 22 Agustus 2026 10:28Prabowo Bertolak ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan
-
Liputan6 22 Agustus 2026 00:51KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Rektor Unsoed ke TPPU
-
Liputan6 22 Agustus 2026 00:07Warek Unsoed Peras Calon Mahasiswa Kedokteran Rp 650 Juta, Malah Tak Lulus
-
Liputan6 21 Agustus 2026 23:40Kode Rektor Unsoed Minta Jatah Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Liputan6 21 Agustus 2026 23:17KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330316/original/064680800_1787369715-Screenshot_20260822_102629_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3973840/original/036982100_1648110310-Prof_Akhmad_Sodiq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330195/original/018268600_1787332752-Screenshot_2026-08-22_001555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330193/original/097959300_1787330762-Screenshot_2026-08-21_232235.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330174/original/090156400_1787329329-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_23.02.10.jpeg)
