
Bola.net - - Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Gianluigi Buffon, Radja Nainggolan, atau Antoine Griezmann. Ini hanya segelintir nama pemain hebat di lapangan hijau yang biasa jadi bahan perbincangan para maniak bola. Masih ada ribuan pemain yang saat ini menjadi pemain sepakbola profesional dengan ciri khas dan kemampuan individu yang mengundang decak kagum. Lalu, seperti apa sih kriteria pemain bola yang dibutuhkan Indonesia?
Kemampuan menawan seorang superstar bola itu tidak muncul secara ajaib. Mereka, sama seperti Anda, juga berlatih dan bekerja keras untuk meningkatkan skill mereka dengan disiplin. Baik disiplin di dalam atau di luar lapangan hijau.
Di dalam lapangan hijau, disiplin tersebut ditunjukkan dengan berlatih keras, mengikuti petunjuk para pelatih. Tentunya sang pelatih tahu, sisi mana yang harus dikembangkan oleh seorang pemain untuk memaksimalkan potensi mereka.
Di luar lapangan, disiplin adalah ketika menjaga pola makan sehat, olahraga untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan kemampuan otot, serta mempertahankan gaya hidup agar tak terseret dalam arus negatif yang menghancurkan karier para pemain sepakbola.
Jangan karena jumpa dengan tim yang levelnya lebih rendah, kemudian menganggap remeh. Sifat ini sering menjadi senjata makan tuan ketika kemampuan lawan ternyata lebih kuat. Jangan pula jumawa saat meraih kemenangan. Ingat, bola itu bundar. Sekarang menang, di pertemuan berikutnya bisa saja sang lawan telah belajar dari kekalahan dan berhasil membalik keadaan. Sportif adalah menghormati siapa pun lawan yang dihadapi.
Tanpa rasa optimis, mustahil seorang pemain bola bisa bertahan di sebuah tim. Karena optimisme, pesepakbola akan berjuang untuk meraih kejayaan dalam hidupnya. Mungkin musim ini masih menjadi penghangat bangku cadangan. Tapi dengan terus mengasah kemampuan, bisa saja musim depan jadi pilihan utama pelatih di setiap pertandingan.
Disiplin, sportif, dan optimis. Itulah tiga kriteria pemain bola yang diimpikan oleh Stephane Deutsch, Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, untuk membuat sepakbola tanah air menjadi lebih baik. Karena itulah Giant Supermarket mengajak remaja Indonesia untuk mengikuti program “Jagoan Bola Giant untuk Indonesia” yang bertujuan mencetak seorang pemain yang disiplin, sportif, serta selalu optimis.

Bekerja sama dengan Espanyol, Giant Supermarket akan menggelar seleksi bakat-bakat bola muda di lima kota besar, Palembang, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Proses audisi akan diselenggarakan sepanjang bulan September. Dua talenta bola terbaik kemudian akan dikirim ke akademi sepakbola Espanyol untuk berlatih di sana selama satu musim.
Kesempatan ini terbuka untuk remaja berusia 14 sampai 19 tahun di seluruh Indonesia. Dengan nominal belanja tertentu di Giant Supermarket, kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta audisi. Proses seleksi akan dipantau langsung oleh pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, dibantu oleh tim Espanyol. Yuk daftarkan diri sekarang, info lengkap klik di sini.
Advertisement
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 6 Februari 2026 12:42 -
Otomotif 6 Februari 2026 12:39 -
Bola Indonesia 6 Februari 2026 12:28 -
Tim Nasional 6 Februari 2026 11:53 -
Liga Spanyol 6 Februari 2026 11:41 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 11:33
MOST VIEWED
- 8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
- Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
- 10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
- Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493330/original/030865700_1770202741-IMG_6517.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493831/original/036137700_1770268087-1001596582.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495080/original/038575800_1770353381-Presiden_Prabowo_Subianto_menerima_Perdana_Menteri__PM__Australia__Anthony_Albanese.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2870049/original/061175000_1564651087-free-fire-02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495041/original/041361200_1770352557-Pandji_penuhi_panggilan_polda_metro_jaya.jpeg)
