FOLLOW US:


Kejutan Sampai Matchday 4 Liga Champions

06-11-2009 18:34
Lyon ketika memastikan dirinya lolos
(c)ap
Lyon ketika memastikan dirinya lolos (c)ap

Bola.net -

Oleh: Chandra Wijaya


Babak penyisihan grup Liga Champions 2009-2010 telah melewati setengah putaran. Dengan setiap klub telah memainkan 4 laga dari dari total 6 pertandingan yang, berarti sudah mulai terlihat mana klub yang berpeluang lolos atau tidak ke babak 16 besar. Bahkan tidak hanya sekedar peluang, beberapa sudah memastikan posisinya. Ternyata selain hal ini, perjalanan sampai matchday 4 ini ternyata juga diwarnai dengan beberapa kejutan.

Jika membicarakan tentang suatu kejutan, berarti telah terjadi hal-hal di luar dugaan yang telah ada sebelumnya. Dugaan yang ada sebelumnya tentunya berhubungan dengan klub-klub unggulan yang ketika pembagian grup ditentukan sudah diperkirakan akan lolos ke babak knock-out. Ternyata dari beberapa dugaan itu ada yang meleset. Kita bisa melihatnya dari grup per grup.

Grup A

Grup ini terdiri dari Bordeaux, Juventus, Bayern Munich dan Maccabi Haifa. Dengan melihat 4 nama klub itu, kebanyakan orang pasti menduga Juventus dan Bayern Munich-lah yang akan lolos dari grup ini. Apalagi saat undian grup, Bayern masuk dalam Pot 1 (8 klub dengan koefisien UEFA tertinggi) sedangkan Juventus berada dalam Pot 2. Ternyata dugaan itu salah besar. Klub mana yang memastikan pertama kali lolos? Bordeaux!

Memang peluang Juventus untuk lolos masih sangat besar. Tetapi yang paling mengejutkan di sini adalah Bayern Munich yang menjadi unggulan tertinggi harus puas menempati peringkat ketiga klasemen dengan poin 4. Parahnya mereka telah dikalahkan Bordeaux 2 kali, baik di partai tandang maupun kandang. Memang Bayern masih bisa menyamai perolehan poin Bordeaux, itu jika Bayern terus menang dan Bordeaux selalu kalah di 2 pertandingan terakhir. Tetapi dilihat dari rekor head-to-head maka tetap unggul Bordeaux, dan cara bagaimanapun mereka tidak bisa menggeser Bordeaux yang sudah pasti lolos.

Mau tidak mau, harapan yang tersisa hanyalah menggantungkan pada hasil yang dicapai Juventus. Padahal Juventus tinggal meraih satu kemenangan saja, maka dipastikan mereka akan menutup rapat-rapat pintu lolos bagi Bayern. Satu-satunya yang bisa menjamin mereka lolos adalah Juventus kalah 2 kali dan Bayern harus menang di 2 laga terakhir.

Karena itu bisa dikatakan Bayern sedang menghadapi situasi yang cukup sulit sekarang. Penyebab utama kenapa Bayern sampai berada di situasi seperti ini adalah kesalahan mereka sendiri kenapa sampai kalah 2 kali lawan Bordeaux. Jika benar-benar tidak lolos akan menjadi suatu kemunduran besar bagi klub sebesar Bayern yang pada musim lalu mencapai perempat final Liga Champions.

Grup B

Komposisi grup ini adalah Manchester United, Wolfsburg, CSKA Moscow dan Besiktas. Tidak banyak terjadi kejutan di grup ini, Manchester United yang menjadi unggulan utama di grup ini telah memastikan dirinya lolos setelah mengumpulkan 10 poin.

Satu-satunya yang menjadi catatan di sini adalah gagalnya MU meneruskan hasil 100% yang diraihnya di 3 pertandingan sebelumnya. Bahkan di matchday 4 ini, The Red Devils nyaris menelan kekalahan di kandang setelah sempat tertinggal 1-3 atas CSKA Moscow sebelumnya akhirnya pertandingan berakhir dengan kedudukan 3-3.

Grup C

Grup yang disebut grup neraka ini terdiri Real Madrid, AC Milan, Marseille dan FC Zurich. Keempat tim termasuk AC Milan dan Real Madrid (yang menjadi unggulan utama) masih berpeluang semuanya lolos ke babak lanjutan.

Yang menjadi kejutan di sini adalah kekalahan kandang AC Milan atas FC Zurich pada 1 Oktober yang lalu. Kekalahan ini sempat membuat posisi Leonardo sebagai pelatih Milan semakin tertekan karena hasil di liga domestik juga mengecewakan. Hasil ini pula sempat membuat Real Madrid merasa di atas angin karena berhasil meraih poin penuh di 2 pertandingan awal.

Tetapi kejutan belum berhenti sampai di sini, pada 22 Oktober 2009, Madrid dikalahkan AC Milan 2-3 di kandang mereka sendiri. Hasil itu membawa efek berkebalikan bagi 2 tim itu. Tekanan pada Leonardo sedikit diringankan dengan kemenangan ini, sebaliknya pelatih Madrid Manuel Pellegrini yang saat itu mulai menjadi sorotan setelah kalah lawan Sevilla di Liga Spanyol, menjadi semakin tertekan.

Grup D

Grup yang terdiri dari Chelsea, FC Porto, Atletico Madrid dan APOEL Nicosia ini, tidak menyajikan banyak kejutan. Chelsea dan Porto yang menjadi unggulan di grup ini sudah memastikan dirinya lolos ke babak 16 besar.

Yang sedikit mengherankan di sini adalah dari 4 laga yang sudah dijalani, Atletico Madrid, yang diharapkan banyak orang bisa bersinar ternyata hanya berhasil mendapatkan 2 poin sampai saat ini. Apalagi mengingat, mereka diperkuat oleh penyerang kelas dunia seperti Sergio Aguero. Namun nampaknya Atletico sendiri sudah pasrah dengan kenyataan mereka tidak lolos ke babak selanjutnya. Aguero sendiri mengatakan,"Keinginan kami adalah menang, mendapatkan poin sebanyak mungkin, tetapi (berlaga di) Liga Eropa bukanlah suatu kegagalan."

Grup E

Dengan Liverpool dan Lyon yang menjadi unggulan di atas Fiorentina dan Debrecen, Liverpool yang menempati Pot 1 diramalkan akan dengan mudah lolos ke babak selanjutnya. Tetapi apa yang terjadi saat ini? Lyon sudah memastikan dirinya lolos, sedangkan Livepool sekarang malah harus menghadapi posisi kritis.

2 kali kekalahan Liverpool atas Fiorentina dan kekalahan mengejutkan di kandang atas Lyon, membuat mereka hanya mengumpulkan 4 poin dan duduk di peringkat ketiga klasemen. Sedangkan Fiorentina saat ini sudah mengumpulkan 9 poin. Mau tidak mau, The Reds harus menang di 2 laga terakhir. Namun itu saja belum cukup, Liverpool masih harus menggantungkan nasibnya pada hasil yang diperoleh Fiorentina. Sedangkan Lyon sudah tidak mungkin lagi mereka geser.

Fiorentina harus kalah 2 kali, agar benar-benar bisa menjamin mereka bisa lolos. Tetapi tentunya hasil seperti itu tidak akan mudah didapat.

Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, pun mengakui sendiri kalau timnya butuh keajaiban agar bisa lolos ke babak selanjutnya. "Kami masih punya peluang. Kami tidak bisa bicara terlalu banyak tentang hasil lain sampai kami memenangkan pertandingan kami. Jadi kami harus memastikan melakukan itu, dan kemudian berharap keajaiban itu akan terjadi," katanya mencoba optimis. Pada musim lalu, Liverpool berhasil mencapai babak perempat final.

Grup F

Di grup yang terdiri dari Inter Milan, Barcelona, Rubin Kazan dan Dynamo Kiev ini, semuanya belum ada yang memastikan diri lolos ke babak knock-out. Jarak poin mereka tidak terpisah terlalu banyak.

Kejutan di sini adalah keberhasilan Rubin Kazan duduk di peringkat kedua klasemen, mengungguli sang juara bertahan, Barcelona. Padahal di grup ini Rubin Kazan punya nilai koefisien UEFA yang paling kecil. Hebatnya lagi hasil ini didapat Rubin Kazan dengan menahan imbang Inter Milan dan Barcelona di kandang mereka, 2 tim terkuat di grup ini. Yang paling fenomenal adalah keberhasilan mereka mengalahkan Barcelona 1-2 di Nou Camp.

Catatan penting lainnya adalah baru di matchday 4 ini, Inter Milan baru mampu mencatatkan kemenangan setelah pada 3 pertandingan sebelumnya mereka selalu meraih hasil imbang.

Grup G

Di grup ini Sevilla dipastikan sudah mendahului Unirea, Stuttgart dan Rangers untuk lolos ke babak perdelapan final. Hal ini cukup lazim karena Sevilla masuk dalam Pot 1.

Yang menjadi kejutan di sini adalah Rangers yang masuk dalam Pot 2, malah harus terjerembab di peringkat terbawah klasemen dengan hanya berhasil mengumpulkan 2 poin. Sedangkan Unirea yang punya koefisien terkecil malah duduk di peringkat 2 klasemen. Belum lagi kemenangan fenomenal 4-1 klub Rumania ini di kandang Rangers pada 21 Oktober yang lalu. Memang Rangers masih berpeluang untuk lolos ke babak selanjutnya, tetapi lawan mereka berikutnya bisa dibilang cukup berat yaitu Sevilla dan Stuttgart.

Grup H

Di grup yang menempatkan Arsenal AZ Alkmaar sebagai unggulan di atas Olympiakos dan Standard Liege ini, masih belum memastikan wakilnya yang lolos ke babak selanjutnya. Arsenal hanya butuh 1 poin tambahan untuk memastikan mereka lolos ke babak 16 besar.

Yang menjadi kejutan di sini adalah AZ Alkmaar yang menempati Pot 2, harus menjadi juru kunci klasemen dengan hanya mengumpulkan 2 poin. Padahal Alkmaar pada musim lalu mengunci gelar Liga Belanda dengan begitu meyakinkan dengan unggul 11 poin dengan peringkat kedua klasemen Liga Belanda. Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Alkmaar kembali harus menggantungkan diri dengan hasil yang diperoleh oleh tim lainnya.