Kumpulan Alasan Aneh Ketika Timnya Menderita Kekalahan

Kumpulan Alasan Aneh Ketika Timnya Menderita Kekalahan
Alasan-alasan aneh untuk mengkambinghitamkan kekalahan (c) Bola

Bola.net - Bola.net - Dalam kehidupan ini, kekalahan dan kemenangan adalah suatu hal yang wajar, termasuk dalam dunia sepak bola. Namun beberapa orang yang tidak bisa menerima kekalahan lantas mengkambinghitamkan hal-hal lain yang terkadang cukup aneh dan menggelitik.

Rangkuman berikut ini adalah bukti bahwa bukan cuma pelajar saja yang bisa mengeluarkan alasan-alasan unik dan aneh untuk menutupi kesalahannya, para penggelut sepak bola pun memiliki berbagai macam alasan yang tak kalah uniknya.

Langsung saja simak rangkuman berikut ini.

1 dari 11 halaman

Xavi

Xavi

Di musim 2012/13, Barcelona tercatat hanya menelan dua kekalahan saja di pentas La Liga yang salah satunya terjadi saat melakoni laga tandang ke Anoeta, markas Real Sociedad. Saat itu Blaugrana takluk dengan skor 3-2. Menanggapi kekalahan tersebut, Xavi lantas berkata, "Sangat sulit bermain di Anoeta, lapangannya sangat lebar dan permukaannya terlalu empuk."

Entah hal itu benar adanya atau tidak, namun beberapa lawan Barcelona kini memilih untuk tidak menyirami rumput stadion mereka akibat komentar yang dilontarkan Xavi tersebut.
2 dari 11 halaman

Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson

Di pentas Premier League tahun 1996, Manchester United tertinggal 3-0 dari Southampton di babak pertama. Di babak kedua, Sir Alex memutuskan untuk mengganti jersey abu-abu yang dikenakan para pemainnya dengan yang berwarna biru putih. "Para pemain kesulitan untuk melihat rekannya. Kami harus mengganti jersey kami." kilah Fergie.

Pada akhirnya United tetap saja kalah dengan skor 3-1. Di musim depan, United kembali mengunjungi Southampton, kali ini langsung mengenakan jersey berwarna biru putih. Bukannya menang, saat itu mereka justru dibantai dengan skor 6-3.
3 dari 11 halaman

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Real Madrid dikalahkan oleh Barcelona di ajang Piala Super Spanyol. Jose Mourinho yang saat itu masih menjabat sebagai manajer Real menyalahkan minimnya ball-boy di Camp Nou. "Tidak ada ball-boy di babak kedua. Hal itu memang umum bagi tim kecil (Barcelona)."
4 dari 11 halaman

Ketagihan Playstation

Ketagihan Playstation

Saat masih bermain untuk Liverpool, David James sempat bermain sangat buruk kala The Reds ditumbangkan oleh Newcastle United di tahun 1997. James beralasan dirinya ketagihan bermain Playstation. "Saya ketagihan bermain Tekken 2 dan Tomb Raider. Saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain."
5 dari 11 halaman

Cheerleader Seksi

Cheerleader Seksi

Para suporter Crystal Palace menyalahkan cheerleader mereka saat tim tampil buruk. Seorang suporter bahkan berkata "The Crystals (sebutan untuk cheerleader Crystal Palace) mengganggu konsentrasi pemain, mereka seperti duyung yang menarik para pemain ke jurang degradasi."
6 dari 11 halaman

Kutukan

Kutukan

Salah satu alasan mengapa Birmingham kesulitan untuk promosi ke Premier League ditengarai merupakan akibat dari kutukan. Sang mantan manajer, Barry Fry  bahkan sampai mengencingi tiap sudut lapangan demi menghilangkan kutukan tersebut. "Kami menjalani tiga bulan tanpa kemenangan. Kami sangat putus asa, jadi saya mengencingi setiap sudut lapangan. Apakah hal itu berhasil? Well, kami mulai meraih kemenangan dan saya rasa tindakan saya mujarab, namun mereka justru memecat saya."
7 dari 11 halaman

Kodok Ngorek

Kodok Ngorek

Ukraina menyalahkan kodok terkait pembantaian 4-0 yang dilakukan oleh Spanyol di Piala Dunia 2006. Bek Ukraina, Vladislav Vashchuk berkata, "Kami kesulitan tidur karena suara kodok yang sangat keras. Kami semua akhirnya setuju untuk pergi keluar dan memburu kodok-kodok tersebut."
8 dari 11 halaman

Kenny Dalglish

Kenny Dalglish

Saat Newcastle United dipermalukan oleh Stevanage dengan skor 3-1 di ajang Piala FA tahun 1988, manajer Kanny Dalglish justru menyalahkan bola. "Bola yang digunakan memantul terlalu tinggi." katanya.
9 dari 11 halaman

Luis Suarez

Luis Suarez

Saat Suarez menggigit Giorgio Chiellini, ia mendapatkan hukuman yang cukup berat karena tidak mau mengakui perbuatannya. Penyerang asal Uruguay tersebut berdalih jika dirinya kehilangan keseimbangan. "Saya kehilangan keseimbangan, tubuh saya tidak stabil hingga akhirnya saya terjatuh ke atas tubuh lawan. Saat wajah saya menghantam tubuh lawan (Chiellini), pipi saya bengkak dan gigi saya sangat kesakitan."

Pada akhirnya bukti menunjukkan kalau Suarez memang dengan sengaja menggigit Chiellini.
10 dari 11 halaman

Mouricio Pocchetino

Mouricio Pocchetino

Pada bulan Oktober 2014 Tottenham mengalami tiga kekalahan dari lima pertandingan, manajer Spurs saat itu, Mouricio Pocchetino menyalahkan ukuran lapangan stadion dengan berkata, "Gaya bermain kami membutuhkan ruang yang lebih luas karena kami memainkan possesion football."

Alasan yang cukup unik karena standar lapangan jelas sudah diatur oleh FA.
11 dari 11 halaman

Emlyn Hughes (Legenda Liverpool)

Emlyn Hughes (Legenda Liverpool)

Di final Piala FA 1971 antara Arsenal dan Liverpool, The Gunners berhasil keluar sebagai juara. Menurut Emlyn Hughes, timnya kalah dikarenakan jersey baru berbahan wool yang mereka kenakan terlalu berat.

Berita Terkait